Kamis, 27 Maret 2014

Manusia dan Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia,bahwa setiap manusia pasti mempunyai tanggung jawab masing-masing. Tanggung jawab dapat dilihat dari dua sisi, yaitu sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus sadar dengan perbuatan yang telah dilakukannya,dengan demikian ia sendiri yang harus memulihkan kembali keadaan. Dari sisi pihak lain, apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab , pihak lain yang akan memulihkan kembali keadaan dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakatan

Macam – macam tanggung jawab
yaitu terdiri dari :

1 . Tanggung jawab terhadap diri sendiri

• Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiapp orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusian mengenai dirinya sendiri. Contohnya: Rudi membaca sambil berjalan. Meskipun sebentar-bentar ia melihat ke jalan tetap juga ia lengah dan terperosok ke sebuah lubang. Ia harus beristirahat diruma beberapa hari. Konsekuensi tinggal dirumah beberapa hari merupakan tanggung jawab ia sendiri akan kelengahannya.

2. Tanggung jawab terhadap keluarga

• Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan. Contohnya: Dalam sebuah keluarga biasanya memiliki peraturan-peraturan sendiri yang bersifat mendidik, suatu hal peraturan tersebut dilanggar oleh salah satu anggota keluarga. Sebagai kepala keluarga (Ayah) berhak menegur atau bahkan memberi hukuman. Hukuman tersebut merupakan tanggung jawab terhadap perbuatannya.

3. Tanggung jawab terhadap masyarakat

• Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk social. Dengan demikina manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat lainnya agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut.

4. Tanggung jawab kepada bangsa/negara

• Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, warga Negara suatu Negara. Sehingga dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau aturan-aturan yang dibuat oleh Negara. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.

5. Tanggung jawab terhadap Tuhan

• Tuhan menciptakan manusia di bumi bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya sehingga manusia mempunayai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Setiap tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang terdapat dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Mengabaikan perintah Tuhan berarti meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan, bahkan untuk memenuhi tanggung jawabnya manusia memerlukan pengorbanan.

PENGABDIAN

perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab

MACAM-MACAM PENGABDIAN :
• Pengabdian Kepada Agama/Tuhan
• Pengabdian Kepada Negara/Bangsa
• Pengabdian Kepada Masyarakat

CONTOH DARI PENGABDIAN :
• Seorang TNI yang mengabdikan dirinya kepada negara, demi keamanan bangsa dan negara.
• Seorang Tokoh Agama yang mensyiarkan syariat agama
• Seorang Mahasiswa mempunyai tanggung jawab terhadap pendidikannya
• Seorang anak mempunyai tanggung jawab terhadap pendidikan yang di jalaninya .


Pengorbanan

Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Suatu pemberian nyang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca atau mendengarkan kotbah agama.Perbedaan antara pengabdian dan penorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya dan waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

Macam-macam Pengorbanan :
• Pengorbanan kepada keluarga
• Pengorbanan kepada masyarakat
• Pengorbanan kepada bangsa dan negara


 Kesimpulan

Tanggung Jawab merupakan kewajiban bagi setiap orang dan juga merupakan kodrat manusia , dalam menyikapi berbagai permasalahan  dalam kehidupan tentu saja kita akan melakukan yang namanya bertanggung jawab,  bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga , masyarakat , negara, dan kepada yang Maha kuasa. tanggung jawab tentu saja memerlukan pengorbanan pengorbanan disini dapat berupa bentuk apapun , begitu pula dengan pengabdian yaitu  rasa cinta , ikhlas terhadap sesuatu yang nantinya menimbulkan rasa tanggung jawab.


 Pertanyaan dan Jawaban

1. Mengapa anak kecil tidak bertanggung jawab dan mengapa Orangtua nya yang harus   menanggung nya ?

Jawab: Karena anak kecil belum tahu menahu soal tanggung jawab, rasa tanggung jawab itu timbul ketika iya tumbuh dewasa dan melihat berbagai pengalaman yang nantinya menjadi pelajaran terhadap anak tersebut , peran orangtua sendiri tentu saja bertanggung jawab penuh terhadap anaknya seorang ayah bertanggung jawab untuk menafkahi keluarganya dan seorang ibu yang bertanggung jawab untuk mengurus anaknya. orang tua juga harus memberi pengajaran tentang tanggung jawab itu sendiri terhadap anaknya.
 
2. Dalam Bertanggung jawab apakah membutuhkan pengorbanan ?

Jawab: Iya, dalam bertanggung jawab tentu saja membutuhkan pengorbanan sebagai contoh Seorang ibu yang bertanggung jawab terhadap anaknya, ,misalnya anak bayi yang menangis dimalam hari seorang ibu harus menenangkannya padahal ketika itu waktunya jam tidur. (pengorbanan waktu), Contoh lain seorang pengunjung toko furniture yang sedang melihat-lihat barang dan tak sengaja memecahkannya maka ia harus bertanggung jawab untuk mengganti barang tersebut ia mengorbankan uang nya untuk ganti rugi barang tersebut. (pengorbanan dalam bentuk materi).

3. Manakah yang harus didahulukan Tanggung jawab kepada diri sendiri atau Tanggung jawab kepada masyarakat? (sebagai contoh ketika ada tetangga yang meninggal dunia dan di saat itu pula kita harus bekerja)

Jawab: Menurut kelompok kami alangkah baiknya bertanggung jawab terhadap masyarakat dahulu dan kita tahu sudah menjadi kewajiban kita untuk saling bantu-membantu sesama manusia yang tentu saja dengan penuh rasa keikhlasan , namun terkadang ada juga manusia yang hanya mementingkan dirinya sendiri. untuk hal ini tergantung masing-masing individu sendiri.
 
4. Bagaimana bentuk tanggung jawab terhadap orang yang sakit hati ? (sebagai contoh sepasang kekasih yang dimana wanita nya tersakiti hatinya oleh pria dan pria tersebut harus bertanggung jawab)

Jawab: yang harus dilakukan yaitu meminta maaf kepada orang yang tersakiti melakukan perminta maaf sendiri juga merupakan bentuk suatu pertanggung jawaban , kita tidak boleh lari begitu saja dari permasalahan , selanjutnya bila keadaan sudah agak membaik rundingkan lah dan mencari jalan keluar yang terbaik untuk nanti kedepannya.
 
5. Anak paling besar dalam sebuah keluarga yang tidak sanggup untuk menafkahi adik-adiknya ,( yang dimana mereka ditinggalkan oleh kedua orang tua mereka) , apakah hal tersebut dapat dikatakan sebagai kegagalan dalam bertanggung jawab?

Jawab: iya , jika anak tersebut sudah cukup umur untuk bekerja , tetapi jika ia masih di bawah umur saudara merekalah yang mungkin harus bertanggung jawab untuk sementara dalam menafkahi nya, jika anak yang paling besar sudah cukup umur dan bisa bekerja maka kewajiban ia untuk bertanggung jawab terhadap adik-adiknya.  
 
6. Bagaimana bentuk Konkret dari Pengabdian?

Jawab: Pengabdian merupakan perbuatan baik yang berupa pikiran dan pendapat sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan yang di lakukan dengan ikhlas.Pengabdian itu ada hakekatnya yaitu rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras seharian penuh itu untuk mencukupi kebutuhannya. Lain halnya jika kita hanya membantu teman dalam kesulitan mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya sebuah bantuan saja.
 
7. Dalam Tanggung jawab kepada negara , Bagaimanakah tanggung jawab seorang Presiden kepada negaranya?

Jawab: Presiden harus menjalankan haluan negara menurut garis garis besar yang ditetapkan Majelis. Presiden diangkat oleh Majelis,bertunduk dan bertanggung jawab pada majelis. Ia ialah "mandataris" dari Majelis. Ia berwajib menjalankan putusan-putusan Majelis. Presiden tidak "neben",akan tetapi "untergeordnet" kepada majelis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The World Its Mine