Rabu, 30 April 2014

InboX ..

 Alkisah ..

Seorang pemuda duduk di hadapan laptopnya. Login facebook.

Pertama kali yang dia cek adalah inbox.

Hari ini terlihat sesuatu yang tidak dia perdulikan selama ini.

Bagian ‘OTHER’ di inboxnya. Ada dua pesan. Pesan pertama, spam. Pesan kedua, dia membukanya. Ternyata pesan 3 bulan yang lalu.

Dia baca isinya:
“Salam.
Ini kali pertama abah mencoba menggunakan
facebook. Abah coba tambah kamu sebagai teman tapi tidak bisa.

Abah juga tidak terlalu paham benda ini.
Abah coba kirim pesan ini kepada kamu.

Maaf, abah tidak pandai mengetik. Ini pun kawan abah yang mengajarkan.

Ingatkah saat pertama kali kamu punya HP? Saat itu kamu kelas 4 MI.

Abah kasihan semua anak-anak sekarang punya HP.

Jadi, abah hadiahkan pada kamu satu.

Dengan harapan kamu akan telpon abah kalau kamu mau cerita tentang masalah asrama, sekolah atau apa-apa saja.

Tapi, kamu hanya telpon abah seminggu sekali. Tanya tentang uang makan dan jajan.

Abah berpikir juga, isi ulang pulsa 100 ribu tapi telpon abah tidak sampai 5 menit. Sudah habiskah pulsanya?

Saat kamu kecil dulu, abah masih ingat pertama kali kamu bisa ngomong.

Kamu asyik panggil, ‘Abah, abah, abah’. Abah
bahagia sekali anak lelaki abah panggil abah. Panggil Umi.

Abah senang bisa berbicara dengan kamu walaupun kamu mungkin tidak ingat dan tidak paham apa yang abah ucapkan di umur kamu 4 atau 5 tahun.

Tapi, percayalah. Abah dan Umi bicara dengan kamu banyak sekali. Kamulah penghibur kami di saat kami berduka.

Walaupun hanya dengan gelak tawamu.
Saat kamu masuk MI.

Abah ingat kamu selalu bercerita dengan
abah ketika membonceng motor dengan abah setiap pergi dan pulang sekolah. Banyak yang kamu ceritakan pada abah.

Tentang ibu guru, sekolah, teman-teman. Abah jadi makin bersemangat bekerja keras mencari uang untuk biaya kamu ke sekolah.

Sebab kamu lucu sekali. Menyenangkan.

Ayah mana yang tidak gembira kalau anaknya suka ke sekolah untuk belajar.

Ketika kamu masuk MTs.

Kamu mulai punya kawan-kawan baru.

Kamu pulang dari sekolah, kamu langsung masuk kamar.

Kamu keluar pas waktu makan saja. Kamu keluar rumah dengan kawan-kawanmu.

Kamu mulai jarang bercerita dengan abah.

Kamu pandai.
Akhirnya masuk asrama di Aliyah. Di asrama,
jarak antara kita makin jauh. Kamu mencari kami saat perlu. Kamu biarkan kami saat tidak perlu.

Abah tahu, naluri remaja. Abah pun pernah muda. Akhirnya, abah tahu kalau ternyata kamu menyukai seorang gadis.

Ketika masuk kuliah, sikap kamu sama saja dengan ketika di Aliyah. Jarang hubungi kami.

Sewaktu pulang liburan, kamu
sibuk dengan HP kamu, dengan laptop kamu, dengan internet kamu, dengan dunia kamu.

Abah bertanya-tanya sendiri dalam hati.

Adakah kawan istimewa itu lebih penting dari Abah dan Umi?

Adakah Abah dan Umi cuma diperlukan saat kamu mau nikah saja sebagai pemberi restu? Adakah kami ibarat tabungan kamu saja?

Akhirnya, kamu jarang berbicara dengan abah lagi. Kalau pun bicara, dengan jari-jemari.

Berjumpa tapi tak berkata-kata.
Berbicara tapi seperti tak bersuara.
Bertegur cuma waktu hari raya. Tanya sepatah kata, dijawab sepatah kata. Ditegur, kamu buang muka.

Dimarahi, kamu tidak pulang liburan lagi.
Malam ini, abah sebenarnya rindu sekali pada kamu.

Bukan mau marah atau mengungkit-ungkit masa lalu.

Cuma abah sudah terlalu tua. Abah sudah di penghujung usia 60 an.

Kekuatan abah tidak sekuat dulu lagi.
Abah tidak minta banyak…

Kadang-kadang, abah cuma mau kamu berada di sisi abah.

Berbicara tentang hidup kamu.
Meluapkan apa saja yang terpendam dalam hati kamu.

Menangis pada abah. Mengadu pada abah.

Bercerita pada abah seperti saat kamu keci dulu.

Apapun.
Maafkan abah atas curhat abah ini.

Jagalah sholat. Jagalah hati.

Jagalah Iman. Mungkin kamu tidak punya waktu berbicara dengan abah.

Namun, jangan sampai kamu tidak punya waktu
berbicara dengan Allah SWT.

Jangan letakkan cinta di hati pada
seseorang melebihi cinta kepada Allah SWT.

Mungkin kamu mengabaikan abah.
Namun jangan kamu mengabaikan Allah SWT. Maafkan abah atas segalanya.”

Pemuda meneteskan air mata.
Dalam hati perih tidak terkira.
Bagaimana tidak, tulisan ayahandanya itu dibaca setelah 3 bulan beliau pergi untuk selama-lamanya.

Di saat tidak mungkin lagi mampu memeluk tubuh tua ayahnya.

# Hargai orang tua kita selama dia masih hidup...kadang kala kita terlalu sibuk dengan kerja.

Sampaikah kita lupa akan dia yang membesarkan kita..

memberi pendidikan untuk kita
bekerja..

mengajar kita berjalan untuk bekerja..

Jangan sampai anak kita nanti melupakan kita seperti kita melupakan kedua orangtua kita.

Wallahu A'lam Bishawab.

Pembuat Jam Tangan ..

Alkisah ..

seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya ..

"Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.104.000 kali selama setahun?"

"Ha?.." kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"

"Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?"

"Delapan puluh ribu enam empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.

"Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?"

"Dalam satu jam harus berdetak 3.600 kali? Banyak sekali itu". Tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam,

"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"

"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup" kata jam dengan penuh antusias.

Maka setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.

Sahabat..
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap tidak mungkin untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.

intinya, jangan pernah menyerah
tetap semangat demi menggapai cita-cita,
hargailah sebuah proses, karena itu adalah
ciri para pekerja keras, pantang menyerah
dan selalu optimis dalam segala hal yang dijalaninya ..

Wallahu A'lam Bishawab.

Cukang Taneuh : Green Canyon Indonesia ..

Ingin menikmati indahnya green canyon? Anda tak perlu jauh-jauh ke Amrik untuk mewujudkannya. Jawa Barat memiliki Cukang Taneuh yang dijuluki sebagai Green Canyon Indonesia. Anda akan dibius oleh keindahan aliran sungai Cijulang dengan tebing-tebing tinggi di kedua sisinya.






Perpaduan cantik antara sungai, lembah hijau, hutan lindung dan aneka stalaktit-stalakmit ini mulanya dikembangkan pada 1989. Nama Green Canyon sendiri dipopulerkan oleh seorang warga Perancis pada 1993. Awalnya penduduk setempat menyebutnya “Cukang Taneuh” yang berarti “Jemabatan Tanah”. Pada jaman dahulu, jembatan ini digunakan para petani menyeberang sungai untuk pergi ke kebun mereka. Jembatan tersebut memiliki lebar 3 meter dan panjang mencapai 40 meter. Jembatan ini menghubungkan 2 desa yakni desa Kertayasa dan desa Batukaras. Uniknya, jembatan ini berada di terowongan antar tebing-tebing yang mengapit sungai ini.


Waktu terbaik untuk mengunjungi Green Canyon ini adalah di awal musim kemarau. Pada musim hujan kemungkinan besar Green Canyon ditutup akibat debit air yang meningkat. Selain itu airnya akan menjadi kecoklatan. Sedangkan di musim kemarau, air sungai berwarna hijau jernih dan lebih tenang jadi Anda bisa berenang di sini. Sebaiknya Anda juga tidak datang di akhir pekan jika Anda tidak ingin mengantri.


Hal lain yang perlu diperhatikan adalah biaya. Karena di sini tidak ada ATM, sebaiknya Anda membawa uang tunai yang cukup. Perahu adalah satu-satunya transportasi dari dermaga menuju Green Canyon dan perahu ini bisa disewa seharga Rp 125.000,- untuk 6 orang. Jika Anda ingin berenang Anda akan dikenakan biaya tambahan.

Salah Kaprah Penggunaan Lampu Hazard, Ini Fungsi Sebenarnya ..





Jakarta, KompasOtomotif – Salah kaprah dan penyalahgunaan lampu hazard oleh pengguna mobil coba diluruskan Polisi. Divisi Humas Mabes Polri, Minggu (23/3/2014), merilis informasi tentang penggunaan lampu darurat ini. Termasuk aturan perundang-undangan, fungsi, dan waktu yang tepat untuk mengaktifkannya.


Dikatakan dalam media sosial Facebook, Hazard Lamp (lampu darurat) atau biasa disebut lampu hazard adalah lampu yang hidup bersamaan ketika tombol (bergambar segitiga merah) ditekan. Fungsi utamanya adalah penanda keadaan darurat yang dialami oleh pengemudi.


Hal tersebut tertulis dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 yang menyatakan, ”Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan".


Maksud ”isyarat lain” adalah lampu darurat dan senter. Lalu kata ”keadaan darurat” diartikan sebagai kendaraan dalam keadaan mogok, mengalami kecelakaan lalu lintas, atau sedang mengganti ban.


Nah, yang ditekankan oleh Polri dan untuk menjadi perhatian pengemudi, terdapat kebiasaan yang menyalahgunakan fungsi lampu hazard. Di antaranya sebagai berikut:


1. Menggunakan Saat Hujan


Ini hanya akan membingungkan pengemudi di belakang karena saat lampu hazard dinyalakan, lampu sein tidak berfungsi. Pengemudi cukup berhati-hati saja saat hujan atau dengan menghidupkan lampu utama.


2. Saat Memberi Tanda Lurus di Persimpangan


Ini tidak perlu, karena dengan tanpa menghidupkan lampu sein berarti sudah menandakan akan bergerak lurus.


3. Ketika Berada di Lorong Gelap




Misalnya masuk terowongan, hazard tidak perlu dinyalakan karena tidak ada efeknya. Yang ada hanya membingungkan kendaraan di belakang. Cukup menyalakan lampu senja atau lampu utama, karena lampu merah di belakang mobil sudah menyala yang artinya memberi tanda bahwa ada mobil di depan.


4. Dalam Kondisi Berkabut


Cukup menyalakan lampu kabut (fog lamp) yang berwarna kuning atau lampu utama.


”Dengan mengetahui hal-hal yang disebutkan di atas, diharapkan para pengguna jalan dapat lebih cerdas dalam mengemudi. Tidak mengikuti kebiasaan yang lumrah namun salah,” begitu pesan yang ditulis Humas Mabes Polri.

Nikmat Yang Tidak Terhitung ..

 Alkisah ..

Suatu ketika ada peristiwa kematian di kampungku.
Mbah Diman telah meninggal dunia.
Serangan jantung katanya,
tepat jam 12 malam ketika hujan lebat
dan kilat yang saling menyambar.
Mungkin sekali ia kaget,
dan terkejut setengah mati
ketika ada bunyi guntur menggelegar
teramat keras, tepat tengah malam.

Ya, guntur itupun tak hanya mematikan listrik
di kampung kami, tapi juga menyebabkan
serangan jantung akut bagi Mbah Diman.
Tepat ketika beberapa saat kemudian listrik menyala
seluruh isi rumah berteriak histeris.
Ya, Mbah Diman telah menghembuskan nafasnya
yang terakhir,

Entah napas yang ke berapa trilyun
dalam sejarah hidupnya yang panjang.
Sayang memang belum ditemukan alat penghitung nafas,
sehingga kita tidak tahu
sudah berapa juta kalikah kita bernapas.
Seandainya alat itu memang ada,
sungguh ia bisa menambah keimanan kita
pada yang Maha Memberi Nafas.
Mungkin kita akan selalu ingat
dan mawas diri, senantiasa bersyukur
bahwa kita masih diberi kesempatan bernafas
dengan hidung ciptaan Allah SWT,
jantung ciptaan Allah SWT,
paru-paru ciptaan Allah SWT
dan udara yang juga pemberian Allah SWT.
Suatu hal esensial yang jarang sekali
kita pikirkan dan kita syukuri.

Untung Allah SWT tidak komersil.
Coba saja jika Allah SWT Maha Pelit.
Sungguh, sholat seumur hiduppun
tak akan mampu membayar biaya sewa jantung,
paru-paru, hidung dan udara yang kita hirup
tiap hembusan nafasnya.
Bahkan jelas ibadah kita takkan mampu
menukar biaya sewa segala fasilitas
yang telah diberikan Tuhan pada kita
sebagai modal hidup di dunia.

Lalu mengapakah kita tidak bersyukur,
wahai orang-orang yang berakal?
Lantas mengapakah kita tidak berbakti padanya,
dengan senantiasa menjadi hamba
yang baik di muka bumi?

Begitu sombongnyakah kita sehingga bersujud,
menyentuhkan kepala pada tanah-pun begitu enggan?

Untung saja Allah SWT bukan kapitalis
yang selalu menghitung biaya investasi
dengan kurs Rupiah atau Dollar.
Pun Allah SWT tidak sedang berjual beli surga
dengan pahala dan ibadah.
Adakah yang tahu berapakah harga tiket masuk surga?
Berapa pastinya jumlah akumulasi pahala
sebagai syarat standar masuk surga?
Sungguh besok di akhirat kelak,
seluruh ibadah dan amalan
yang telah kita lakukan ternyata
setelah ditimbang dalam “mizan”
tidak mampu untuk menukar sebiji bola matapun.
Lalu dengan apa kita akan menebus semua nikmat
dan karunia Allah SWT? Tidak perlu repot-repot,
sesungguhnya Allah SWT hanya meminta kita
untuk bertanggungjawab sebagai makhluk yang berakal.

Sebagai makhluk dengan penciptaan yang sempurna.
Allah SWT hanya meminta kita untuk bertanggungjawab
dengan “amanat” yang dititipkan pada kita.
Bumi dengan segala isinya,
tubuh kita dengan segala amal perbuatannya.
Keluarga kita, anak-anak kita, orang tua kita,
istri/suami kita, harta kita, kekuasaan kita,
pengetahuan kita. Saudara kita
yang sedang kesusahan,
tetangga kita yang selalu kelaparan,
anak yatim yang terlantar.

seringkali kita sok sibuk
dan sok tidak mau tahu dengan Allah SWT,
seolah-olah Allah SWT tidak mempunyai kontribusi
sedikitpun dalam hidup kita.

Jujur saja, berapa banyak dari kita
yang ketika bangun tidur
lantas mengucap syukur “Alhamdulillah,
kita masih hidup!”.

Berapa banyak dari kita
yang menyadari bahwa sesungguhnya
kita tidak berkuasa atas diri kita,
bahwa ketika kita bernafas,
ketika jantung kita berdetak,
ketika nadi kita berdenyut,
“saklar”nya bukan ada pada kita.

Kita tidak bisa bercanda dengan Allah SWT
untuk misalnya, berheti sejenak bernafas,
mem”pause” jantung yang sedang berdetak,
atau meng”cancel” nadi yang sedang berdenyut.
Atau meng”undo” rambut yang tumbuh,
dan darah yang sedang mengalir.
Sungguh jika Allah SWT berkehendak
maka “matilah” kita semua dengan sangat mudahnya.

Tapi berapa banyak dari kita yang ingat mati?
Bahkan seringkali kita bercanda
dengan kematian seolah-olah kita tidak takut mati?
Bahkan ketika Mbah Jambrong mati-pun,
orang tidak ingat kalau dirinya juga akan mengalami mati.
Orang lupa bahwa “kematian”
bisa datang kapan saja.
Bahwa Izrail bukanlah penagih hutang
yang dengan mudah kita “semayani”.

Allah SWT tidak bisa dibodohi
dengan kata-kata penghibur
“Maaf Tuhan, saya sedang sibuk.
Sholatnya nanti saja ya?”
Tuhan juga tidak lengah
ketika kita menomor 27kan Allah SWT
saat berjalan-jalan di Mall,
melihat panggung hiburan,
konser dangdut massal,
hura-hura tahun baru
atau bahkan ketika kita sedang Televisi.

Berapa banyak dari kita yang mengucap
“bismillah” ketika menyalakan televisi?
Betapa seolah-olah Tuhan
hanya sekedar wajib diingat
sebagai basa-basi ketika kita sholat.

Wallahu A'lam Bishawab.

Hidup adalah Anugerah ..

Sahabat ..

Tetaplah tenang dalam menjalani hidup
setiap masalah pasti ada jalan keluarnya

Hiburlah hatimu dengan mengatakan,

" Hidup adalah anugerah
terindah yang aku miliki "

Jangan pernah kamu menuduh
bahwa kehidupan tidak pernah adil
karena keadilan dimata Tuhan
berbeda dengan apa
yang disebut adil oleh manusia..

Keadilan dimata manusia
biasanya hanya sebatas materi
tetapi keadilan dimata Allah SWT

adalah sesuatu yg kadang kala
tidak pernah bisa kita mengerti ..

Ingatlah ..

"Bukan beban kehidupan yang membebani
dan menyedihkan hatimu, tapi caramu memikulnya."

Sahabat..
Jika kamu ingin hidup ini indah
jalanilah hari-harimu dengan keberanian
kepada segala hal yang menghambat potensi dirimu

sehingga kamu bisa menjadi orang yang kuat
dan selalu percaya diri menghadapi ritme kehidupan
yang kadang2 mengalun lembut,
dan kadang2 mengalun keras
hingga memekakkan telinga ..

Sahabatku ..
Keberanian adalah modal
yang paling penting dan sangat
berharga dalam hidup ini.
Keberanian itu tidak melihat usia
karena keberanian adalah kejujuran
bahwa kita memiliki potensi
untuk menjadi yang terbaik
dan dilahirkan untuk menjadi pemenang.

Sahabatku ..
Kamu pasti pernah melihat nenek renta
yang tak sepenuhnya sehat,
bangun pagi untuk mencari rezeki
itulah sebuah keberanian kawan,

Jangan pernah mengeluh
selagi kita dikaruniai akal dan fisik yg sehat
kreatifitas tidak akan pernah hilang
Tetaplah optimis, untuk menghadapi masa depan.

" Bukan besarnya masalah
yang membekukanmu, tapi kecilnya keberanianmu ".

Sahabatku ..
Hidup Adalah Anugrah terindah dari Allah SWT
coba bayangkan jika jantung tak lagi berdetak
mata tak lagi berkedip dan akal tak lagi bisa
menunjukkan fungsinya, apa yang akan terjadi?

" Kematian" itulah yang akan terjadi sahabatku.

Mari kita semua bersyukur atas anugerah hidup
yang Allah SWT berikan, dengan selalu berbuat baik,

Berdamai dengan semua umat manusia dan menjaga
lidah kita agar tidak membahayakan diri kita sendiri.

Ketika musibah selalu menghantammu bertubi-tubi
ingatlah selalu kata-kata berikut ini sahabatku, ..

Tuhan tidak pernah menjanjikan
bahwa langit itu selalu biru,
bunga selalu mekar ,
dan mentari selalu bersinar, ..

Tapi Dia selalu memberi:
Pelangi di setiap badai,
Senyum di setiap air mata,
Berkah di setiap cobaan,
Dan jawaban di setiap doa ..

Jangan pernah menyerah
karena sesungguhnya
hanya Allah SWT Sang Perancang
sekenario terindah ..

Wallahu A'lam Bishawab.

Aku Hanya Ingin Kamu Berbaik Sangka ..

Alkisah, obrolan sepasang sahabat ..

Seorang kawan bertanya dengan nada mengeluh.

“Dimana keadilan ALLAH SWT?”, Ujarnya. “Telah lama aku memohon dan meminta padaNya satu hal saja. Kuiringi semua itu dengan segala kataatan padaNya. Kujauhi segala larangannya. Kutegakkan yang wajib. Kutekuni yang sunnah. Kutebarkan shadaqah. Aku berdiri di waktu malam. Aku bersujud di kala Dhuha. Aku baca KalamNya. Aku upayakan sepenuh kemampuan mengikuti jejak RasulNya. tapi hingga kini ALLAH SWT belum mewujudkan harapanku itu. Sama sekali.”

Saya menatapnya iba. Lalu tertunduk sedih.

“Padahal,” lanjutnya sambil kini berkaca-kaca.”Ada teman lain yang aku tahu ibadahnya berantakan. Wajib nya tak utuh. Sunnahnya tak tersentuh. Akhlaknya kacau. Otaknya kotor. Bicaranya bocor. tapi begitu dia berkata bahwa dia menginginkan sesuatu, hari berikutnya segalanya telah tersaji. Semua yang dia minta didapatkan. Dimana keadilan ALLAH SWT?”

Rasanya saya punya banyak kata-kata untuk manghakiminya. Saya bisa saja mengatakan “Kamu sombong. Kamu bangga diri dengan ibadahmu. Kamu menganggap hina orang lain. Kamu tertipu oleh kebaikanmu sebagaimana iblis telah terlena! Jangan heran kalau doamu tidak diijabah. Kesombonganmu telah menghapus segala kebaikan. Nilai dirimu hanya anai-anai beterbangan. Mungkin kawan yang kau rendahkan jauh lebih tinggi kedudukannya di sisi ALLAH SWT karena dia merahasiakan amal shalihnya!”

Saya bisa mengucapkan itu semua. Atau banyak kalimat kebenaran lainnya.

Tapi saya sadar. ini ujian dalam dekapan ukhuwah. maka saya memilih sudut pandang lain yang saya harap lebih bermakna baginya daripada sekedar terinsyafkan tapi sekaligus terluka. Saya khawatir, luka akan bertahan jauh lebih lama daripada kesadarannya.

Maka saya katakan padanya,

“Pernahkan engkau di datangi pengamen?”

“Maksudmu?”

“ya, pengamen,” lanjut saya seiring senyum, “pernah?”

“iya. Pernah” wajahnya serius. matanya menatap saya lekat-lekat.

“Bayangkan jika pengamennya adalah seorang yang berpenampilan seram, bertato, bertindik, dan wajahnya garang mengerikan. Nyanyiannya lebih mirip teriakan yang memekakkan telinga. Suaranya kacau, balau, parau, sumbang, dan cemprang.

Lagunya malah menyakitkan ulu hati, sama sekali tak dapat dinikmati. Apa yang akan kau lakukan?”

“Segera kuberi uang,” jawabnya, “Agar segera berhenti menyanyi dan cepat-cepat pergi.”

“Lalu bagaimana jika pengamen itu bersuara emas, mirip sempurna dengan Ebit G.Ade atau sam bimbo yang kau suka, menyanyi dengan sopan dan penampilannya rapi lagi wangi; apa yang kau lakukan?”

“Kudengarkan, kunikmati hingga akhir lagu,” dia menjawab sambil memejamkan mata, mungkin membayangkan kemerduan yang dicanduinya itu. “Lalu kuminta dia menyanyikan lagu yang lain lagi. Tambah lagi. dan lagi”

Saya tertawa.

Dia tertawa.

“Kau mengerti kan?” tanya saya.

“Bisa saja ALLAH SWT juga berlaku begitu pada kita, para hambaNya. JIka ada manusia yang fasik, keji, mungkar, banyak dosa, dan dibenciNya berdoa memohon padaNya, mungkin akan Dia firmankan pada malaikat : Cepat berikan apa yang dia minta. Aku muak mendengar ocehannya. Aku benci menyimak suaranya. Aki risi mendengar pintanya!”

“Tapi,” saya melanjutkan sambil memastikan dia mencerna setiap kata,

“Bila yang menadahkan tangan adalah hamba yang dicintaiNya, yang giat beribadah, yang rajin bersedekah, yang menyempurnakan wajib dan menegakkan yang sunnah; maka mungkin saja ALLAH SWT akan berfirman pada malaikatNya :

Tunggu! Tunda dulu apa yang menjadi hajatnya. Sungguh Aku bahagia bila diminta. Dan biarlah hambaKu ini terus meminta, terus berdoa, terus menghiba. Aku menyukai doa-doanya. Aku menyukai kata-kata dan tangis isaknya. Aku menyukai khusyuk dan tunduknya. Aku menyukai puja dan puji yang dilantunkannya. Aku tak ingin dia menjauh dariKu setelah mendapat apa yang dia pinta. Aku mencintai-Nya.”

“Oh ya?” matanya berbinar. “Betul demikiankah yang terjadi padaku?”

“Hmm .. Pastinya aku tak tahu,” jawab saya sambil tersenyum.

dia terkejut. segera saya sambung sambil menepuk pundak-nya, “aku hanya ingin kau berbaik sangka.”

Dan dia tersenyum. Alhamdulilah ..

Ada banyak hal yang tak pernah kita minta
tapi ALLAH SWT tiada alpa menyediakan untuk kita
seperti nafas sejuk, air segar, hangat mentari,
dan kicau burung yang mendamaikan hati
jika demikian, atas doa-doa yang kita panjatkan
bersiaplah untuk diijabah lebih dari apa yang kita mohonkan.

Wallahu A'lam Bishawab.

Jangan Tergesa-gesa Dalam Menilai ..

Alkisah ..

Seorang dokter sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi dikarenakan ada seorang pasien yang membutuhkan bantuannya.

Sang ayah dari pasien yang akan di operasi menghampirinya dan dengan gusar berkata "Kenapa lama sekali anda sampai ke sini? Apakah anda tidak tahu bahwa nyawa anak saya terancam jika tidak segera di operasi?"

Dokter itu tersenyum dan berkata, "Maaf, saya sedang tidak berada di rumah sakit, tapi secepatnya saya menuju kemari ketika pihak rumah sakit menghubungi saya"

Kemudian dokter tersebut bergegas menuju ke ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya dan berkata kepada ayah dari pasien tersebut "Syukurlah, anak anda sudah tertolong dan keadaannya sudah sangat stabil".

Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata lagi, "Suster akan membantu anda jika ada yang ingin anda tanyakan", setelah berkata dokter tersebut segera berlalu dengan tergesa-gesa.

Sang ayah berkata kepada suster, "Kenapa dokter itu angkuh sekali ? dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya !!!"

Sambil meneteskan air mata suster menjawab, "Anak dokter tersebut meninggal dalam kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Sekarang anak anda sudah selamat dan ia bisa kembali berkabung".

Pesan:
Janganlah kita tergesa-gesa memberikan penilaian terhadap seseorang, tapi maklumilah bahwa setiap orang di sekeliling kita menyimpan cerita kehidupan yang mungkin tidak terbayang di benak kita.

Ada air mata di balik senyuman,
Ada kasih sayang di balik setiap amarah,
Ada PENGORBANAN di balik setiap ketidak-pedulian,
Ada harapan di balik setiap kesakitan,
Ada kekecewaan di balik setiap derai tawa.

Semoga kita semua bisa menjadi manusia dengan rasa toleransi yang semakin luas dan bersyukur dengan apa yang telah kita miliki dalam hidup ini.
Ingatlah, kita bukannya satu-satu manusia dengan segudang masalah.
Tersenyumlah, karena senyum mampu membasuh setiap luka.
Maafkanlah, karena maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit.

Wallahu A'lam Bishawab.

Meninggal Mendadak Setelah Olahraga, Apa Sebabnya?

Beberapa kali kita pernah mendengar kasus seorang atlet yang meninggal mendadak setelah melakukan latihan olahraga. Padahal, anggapan umum terhadap atlet adalah orang yang sehat. Lantas kenapa mereka bisa meninggal secara mendadak?
Salah satu penyebab kematian mendadak pada atlet adalah berhentinya kerja jantung secara tiba-tiba. Kejadian tersebut dipicu oleh olahraga dengan intensitas tinggi yang dilakukan dalam waktu lama.
Dokter konsultan jantung dan elektrofisiologis Jeremy Chow menjelaskan, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang bisa mengalami kematian jantung mendadak atau sudden cardiac death (SCD). Berikut di antaranya.

1. Kelainan jantung kongenital
Kelainan jantung kongenital merupakan kondisi cacat pada jantung atau dikenal juga dengan kelainan bawaan. Kondisi ini sudah ada sejak seorang individu dilahirkan. Umumnya seseorang yang mengalami kelainan jantung kongenital tidak dapat hidup lama, kecuali mendapat tindakan operatif pada jantungnya.

2. Kelainan otot jantung
Kondisi ini bisa berupa hipertropi (pembesaran) otot jantung yang berakibat dari gagalnya jantung untuk berfungsi secara normal. Chow mengatakan, 80 persen SCD disebabkan oleh kondisi ini.
"Ini merupakan faktor genetik sehingga tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegahnya," ujar dokter dari Asian Heart & Vascular Centre, Gleneagles Medical Centre, Singapura, dalam sebuah wawancara Selasa  di Jakarta.

3. Aritmia
Aritmia dikenal juga sebagai gangguan irama jantung. Kondisi ini disebabkan oleh permasalahan kelistrikan jantung. Saat terjadinya aritmia, detak jantung bisa terjadi sangat lambat bahkan berhenti. Inilah yang menyebabkan kematian.

4. Abnormalitas arteri jantung
Gangguan ini berupa adanya penyumbatan pada arteri ke jantung sehingga mengakibatkan fungsi jantung yang terganggu. Abnormalitas arteri juga bisa berarti kelainan pada letak maupun cabang dari arteri.

5. Infeksi atau inflamasi
Virus atau bakteri bisa menginfeksi organ-organ dalam tubuh manusia, termasuk jantung. Infeksi menyebabkan inflamasi atau peradangan di jantung yang memicunya tidak berfungsi dengan baik.
"Dengan memiliki salah satu faktor di atas, seseorang memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami SCD. Bahkan, di usia muda, di bawah 40 tahun, mereka bisa mengalaminya, terutama saat melakukan olahraga dengan intensitas tinggi dalam waktu panjang," ujar Chow.

Tak bergejala
Chow menegaskan, SCD berbeda dengan serangan jantung meskipun sama-sama menyebabkan jantung gagal berfungsi dan berujung pada kematian. SCD, kata dia, umumnya tidak bergejala, tidak seperti serangan jantung.
"Biasanya, saat mengalami serangan jantung, ada rasa nyeri di dada yang menjalar dan orang bisa bertahan beberapa waktu. Namun, pada SCD, kematian bisa langsung terjadi saat itu juga dan sayangnya tidak ada gejala," ujarnya.
Serangan jantung kebanyakan disebabkan oleh penyakit jantung yang berlangsung kronik dalam waktu lama. Misalnya, penumpukan plak di pembuluh darah yang mempersempit pembuluh darah bisa menyebabkan serangan jantung jika sudah tersumbat. Ini berbeda dengan SCD, yang kebanyakan faktor pemicunya merupakan bawaan atau faktor genetik.

Takut Kena Penyakit Liver? Ini 10 Makanan Pembersih Organ Hati

Takut Kena Penyakit Liver? Ini 10 Makanan Pembersih Organ Hati
Organ hati 
 
Tak mudah untuk menghindari makanan yang mengandung pengawet, lemak jenuh, pewarna makanan dan bahan kimia lainnya yang meskipun pada awalnya digunakan untuk meningkatkan rasa dan tekstur, pada akhirnya justru berbahaya.
Ini membuat hati (liver) harus bekerja ekstra untuk membersihkan tubuh Anda dari racun tersebut. Inilah 10 makanan yang dapat membersihkan hati Anda.

1. Apel
Apel mengandung jumlah pektin yang tinggi, membantu hati untuk membersihkan dan menghilangkan limbah beracun seperti yang tidak diinginkan dari sistem pencernaan.

2. Kubis
Kubis mengandung enzim penting yang membantu hati dalam mendetoksifikasi dan membersihkan saluran pencernaan. Makan lebih banyak hidangan yang mengandung kubis seperti kubis salad, coleslaw dan asinan kubis. Kembang kol dan brokoli juga mengandung enzim yang sama, dan sama-sama membantu membersihkan hati.

3. Bawang putih
Bawang putih mengandung allicin dan selenium dalam jumlah yang sangat tinggi. Dua senyawa alami ini membantu hati untuk secara alami membersihkan sistem dan menyingkirkan racun yang tidak diinginkan. Bahkan dalam jumlah kecil pun bawang putih tetap sangat bermanfaat.

4. Anggur
Anggur juga termasuk makanan yang dapat membersihkan hati berkat kandungan vitamin C dan antioksidannya, yang berguna membantu hati dalam detoksifikasi dan pembersihan sistem pencernaan racun berbahaya seperti karsinogen. Oleh karena itu, segelas jus anggur setiap hari sangat bagus untuk tubuh!

5. Teh hijau
Teh hijau mengandung antioksidan yang disebut catechin yang berasal dari tanaman, karena itu sangat berguna bagi hati untuk menjalankan fungsi pembersihannya. Selain itu, teh hijau memiliki beberapa manfaat lain juga termasuk penurunan berat badan.

6. Sayuran berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau adalah agen pembersih alami hati yang sangat kuat. Kandungan klorofilnya menyerap segala macam racun dari tubuh dan secara alami membersihkan sistem, sehingga membantu hati.
Sayuran hijau dapat menetralisir pestisida dan bahan kimia berbahaya lainnya dan dengan demikian  secara efektif menambahkan pada fungsi hati. Selain itu, hal terbaik tentang sayuran tersebut adalah mereka dapat dimakan dalam beberapa cara - dimasak, dijus, direbus, dikukus atau bahkan mentah.

7. Minyak zaitun
Minyak zaitun dan minyak organik lainnya seperti rami dan biji rami secara efektif menyerap racun berbahaya sebelum mereka dapat mempengaruhi tubuh. Dengan demikian, beban pada hati pun berkurang dan hati dapat berfungsi lancar. Tapi minyak tersebut tak boleh digunakan dengan berlebihan, ya.

8. Jeruk limun (lemon)
Seperti anggur, lemon dan limau juga mengandung vitamin C yang membantu dalam proses pembersihan hati. Air jeruk nipis terutama membantu dalam merangsang hati untuk berfungsi dengan lancar dan lebih efektif. Sehingga, lemon termasuk makanan yang membersihkan hati Anda.

9. Kunyit
Kunyit membantu hati menghilangkan unsur-unsur beracun berbahaya dari sistem pencernaan. Pastikan bahwa Anda menambahkan rempah-rempah ini dalam hidangan sehari-hari.

10. Kenari
Kenari juga tergolong makanan yang dapat membersihkan hati. Kenari khusus membantu dalam menghilangkan racun ammonia. Kenari mengandung arginin dalam jumlah tinggi dan asam amino. Kenari juga mengandung omega-3 asam lemak dan glutathione, yang sangat membantu hati agar dapat berfungsi secara efisien.
Masih banyak lagi makanan yang dapat membersihkan hati Anda agar terhindar dari penyakit. Tapi, coba masukkan dulu 10 makanan di atas dalam hidangan makan Anda sehari-hari. Selamat menjaga hati! 

The World Its Mine