Rabu, 03 April 2013

Sebuah Penelitian Sistem Kerja Otak Messi


Sebuah Penelitian Sistem Kerja Otak Messi


 Melihat Lionel Messi dengan lincahnya menggocek bola  melewati sudut-sudut sempit pertahanan lawan meski dikawal satu hinggal empat pemain adalah pemandangan menakjubkan dalam sepak bola. Seolah-olah mempunyai indra keenam dan mata di belakang kepalanya.

Baru-baru ini, ada dua orang peneliti ternama yang meneliti ada "kekuatan" apa dengan Messi dari sudut pandang ilmiah. Mereka berdu adalahNorbert Hagemann dari University of Kassel Jerman dan Daniel Kahnemann, seorang psikolog olahraga.

"Kami tertarik meneliti mekanisme yang mendasari kinerja otak dalam olahraga," ucap Profesor Norbert Hagemann di sebuah artikel di UEFA.com.

Messi tidak hanya melihat apa yang ada di lapangan sepak bola. Messi bagaikan pemburu yang terlatih, dia mampu memperoleh informasi situasi lebih dari sekelilingnya dibanding pemain yang kurang terampil.

Para ilmuwan percaya bahwa pemain dengan yang diberkati bakat alami di sepak bola mempunyai 'mitos' indra keenam.

Namun, kemampuan untuk melihat lebih dalam setiap situasi ini tidak hanya untuk bakat bawaan. Pengalaman juga. Pemain dengan skill rendah dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang permainan dengan memperoleh basis pengetahuan yang lebih besar.

Awalnya, para peneliti percaya bahwa pemain terbaik memiliki rentang visual yang lebih luas yang memungkinkan mereka untuk melihat lebih sisi lapangan dan posisi  lawan dan setim pada satu waktu daripada pemain kurang terampil.

Untuk menguji keyakinan ini, mereka mempelajari cara bermain pemain amatir diberbagai situasi sepak bola. Namun, hasilnya benar-benar bertentangan teori.

"Para pemain yang kurang terampil harus mempelajari struktur bermain, pola-pola gerakan dan seterusnya. Mereka harus membangun basis pengetahuan yang membantu mereka menemukan informasi yang relevan dalam situasi saat ini", kata Prof Hagemann.

Yang membedakan adalah bagaimana cara Messi memandang keadaan.

Messi gambarkan sebagai pecatur yang melihat papan catur tidak hanya berupa 64 kotak hitam putih, tetapi berupa lima atau enam potongan kotak yang bisa dirangkai atau dirombak sesuai dengan imajinasi otak.

"Pemain sepak bola terbaik sudah tahu apa yang akan terjadi maka mereka akan tahu bagaimana mengarahkan perhatian mereka," ujar Hagemann

Pada akhirnya, semua sepakat bahwa pemain sekaliber Lionel Messi merupakan seorang “pengambil keputusan” dan pemecah kebuntuan di lapangan. Mereka yang sekaliber Messi memiliki berbagai cara efektif untuk mengatasi strategi yang telah dirancang oleh pihak lawan.

Masih ingat dengan EL Clasico edisi Copa del Rey beberapa waktu lalu?  Bagaimana dia mampu mengatasi masalah di babak kedua, ketika di babak pertama dia sempat tak berkutik, pada akhirnya dia melahirkan sebuah assist yang skill full dengan melewati area 6 pemain tangguh Real Madrid untuk gol kemenangan dari Eric Abidal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The World Its Mine