Senin, 09 Juni 2014

Bukan Untuk Marah ..

Alkisah,
Pada suatu hari Seorang bos yang sangat menyukai
bunga Anggrek ingin pergi meninggalkan rumahnya
sebelum keberangkatannya Ia berpesan kepada
pegawai kepercayaannya untuk selalu menjaga
bunga Anggrek miliknya itu

Maka, Selama sang bos pergi
seseorang yang diberi amanah itu
dengan teliti memelihara bunga-bunga
anggrek tersebut. Namun, karena sudah takdir
ketika si penjaga bunga itu menyiramnya,
tanpa sengaja menyenggol rak-rak
pohon sehingga semua pohon anggrek berjatuhan
& pot anggrek itu pecah berantakan
& pohon anggrek berserakan.

Penjaga bunga Anggrek itu sangat ketakutan,
sekali dia takut apa yang sudah dibuatnya
berujung pemecatan atas dirinya
karena itu Ia bertekad untuk meminta maaf
kepada sang tuan, ketika sang Bos pulang
dari berpergian, Ia memanggil penjaga Bungga itu
tanpa sedikitpun menunjukkan kekesalannya
bahkan berkata, "Saya menanam bunga anggrek,
alasan pertama adalah utk dipersembahkan kpd org yg suka
melihatnya & yg kedua adlh utk memperindah lingkungan
di daerah ini, bukan demi utk marah
saya menanam pohon anggrek ini."

Perkataan tuan ini sungguh benar, "
Bukan demi utk marah
menanam pohon anggrek."

Dia bisa demikian toleran,
karena walaupun
menyukai bunga anggrek,
tetapi di hatinya tidak ada
rasa keterikatan akan bunga

anggrek. Oleh sebab itu
ketika dia kehilangan
bunga-bunga anggrek
tsb, tidak menimbulkan
kemarahan dlm hatinya.

Sedangkan kita dalam kehidupan kita,
sering terlalu banyak kekhawatiran,
terlalu peduli pada kehilangan, mendapatkn
sehingga menyebabkan keadaan emosi kita tidak stabil.
Kita merasa tidak bahagia. Maka seandainya
kita sedang marah, kita bisa berpikir sejenak:

"Bukan demi marah menjadi sahabat."

"Bukan demi marah menjadi suami istri."

"Bukan demi marah melahirkan & mendidik anak."

"Bukan demi marah menjadi atasan dan pemimpin."

"Bukan demi marah menjadi sakit dan tidak berdaya.".

Maka kita bisa mencairkan rasa
marah & kesusahan yg ada dalam hati
kita & merubahnya menjadi
rasa damai.

Setelah membaca ini, saat emosimu tinggi
dan hendak bertengkar (dgn siapapun juga),

ingatlah perjumpaan kalian di dunia,
bukan untuk marah ..

Wallahu A'lam Bishawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The World Its Mine