Selasa, 05 Januari 2016

Intermezzo ..


Allahu Akbar..!!! AGAMA SYIAH RESMI DILARANG DI INDONESIA ..


HIMBAUAN KEPADA UMAT ISLAM DI SELURUH PELOSOK NEGERI INDONESIA !!!

…….…….

Mulai hari ini, jika ada diantara Kalian menemukan atau melihat para misionaris syi’ah dan para pengikut ajaran syi’ah yang menyebarkan ajaran sesat, fitnah, kebencian, kedustaan dan propaganda dari sekte syi’ah imamiyah itsna asyariyah, yang mana penyebaran itu melakukan penodaan dan penistaan terhadap Islam.
Silahkan segera Kalian laporkan para makhluk-makhluk sesat itu ke Pos-Pos Polisi terdekat dengan Laporan Polisi, delik aduan Pasal 156a KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) juncto Pasal 4 UU Pencegahan Penodaan Agama.
Sertakan pula dalam Laporan Polisi itu, dengan membawa dan melampirkan bukti-bukti berupa screenshoot percakapan di medsos (berupa hujatan),
rekaman video propaganda syi’ah, buku-buku dan majalah-majalah serta selebaran sekte syi’ah yang mengandung Kebencian dan Permusuhan terhadap Islam dan umat Islam.
.
Tidak perlu khawatir, bimbang, ragu dan takut, mereka pasti akan dipenjara selama 5 tahun berdasarkan aturan Hukum yang berlaku, karena sudah ada Keputusan Hukum Final dan Incraht (berkekuatan Hukum Tetap) dari Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1787 K/Pid/2012 (penolakan terhadap Banding pasal 156a KUHP yang diajukan terpidana Tajul Muluk alumni YAPI Bangil, Jatim), yang menyatakan bahwa ajaran syi’ah telah menodai dan menistakan Agama Islam.
Dari isi putusan tersebut, bisa diartikan dan diasumsikan bahwa Mahkamah Agung mengaminkan ajaran syi’ah merupakan ajaran yang sesat yang menodai dan menistakan Agama Islam.
.
INGAT !!!
Hanya ada 5 AGAMA di Indonesia ini yang diakui oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu :
1. ISLAM
2. KATOLIK
3. PROTESTAN
4. HINDU
5. BUDHA
.
Sementara ajaran syi’ah mengaku-ngaku sebagai ISLAM, padahal fakta dan kenyataannya ajaran syi’ah bukan ajaran Agama ISLAM. Bahkan ajaran syi’ah diluar dari pada ajaran Agama ISLAM !!

• Pasal 156a KUHP menyatakan :
“Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun (5 tahun) barangsiapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan :
a. yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga, yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa.”

• Pasal 4 UU Pencegahan Penodaan Agama menyatakan :
“Pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana diadakan pasal baru yang berbunyi sebagai berikut :
Pasal 156a Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun (5 tahun) barangsiapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan :
a. yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apapun juga, yang bersendikan ke-Tuhanan Yang Maha Esa.”

Sebarluaskan !!
[14/12 07.33] B. Dwi Um Affan Pondok: ini surat putusannya :
Seorang syiah yang menyebarkan pahamnya dan digugat lalu dinyatakan bersalah
Laporan : Wulan Salim
(nahimunkar.com)

SEBENARNYA SIAPAKAH ISTERI ? ..



Orang selalu berkata, "ada bekas istri/suami, tapi tidak ada bekas anak atau bekas orangtua".
Seorang Profesor melakukan riset kecil kepada mahasiswa2nya yang sudah berkeluarga. Dia lalu meminta 1 orang mahasiswa untuk maju ke depan papan tulis.
Professor : "Tuliskan 10 nama orang yang paling dekat denganmu."
Lalu mahasiswa itu menulis 10 nama, ada nama tetangga, orgtua, teman kerja, istri, anaknya, saudara, dst.
Profesor : "Sekarang silahkan pilih 7 orang diantara 10 nama tsb yang kamu benar2 ingin hidup terus bersamanya."
Mahasiswa itu lalu mencoret 3 nama.
Profesor : "Silahkan coret 2 nama lagi." Tinggalah 5 nama tersisa.
Profesor : "Coret lagi 2 nama."
Tersisalah 3 nama yaitu nama ibu, istri & anak.
Suasana kelas jadi hening. Mereka mengira semuanya sudah selesai & tak ada lagi yang harus dipilih.
Tiba2 Profesor itu berkata : "Silahkan coret 1 nama lagi!"
Mahasiswa itu tertegun untuk sementara waktu. Lalu ia dengan perlahan mengambil pilihan yang amat sulit itu dan mencoret nama ibunya.
Profesor : "Silahkan coret 1 nama lagi!"
Hati sang mahasiswa makin bingung. Suasana kelas makin tegang. Mereka semua juga berpikir keras mencari pilihan yg terbaik. Mahasiswa itu kemudian mengangkat spidolnya & dengan sangat lambat ia mencoret nama anaknya. Pada saat itulah sang mahasiswa tidak kuat lagi membendung air matanya, ia menangis. Awan kesedihan meliputi seluruh sudut ruang kuliah. Setelah suasana lebih tenang, Sang Professor akhirnya bertanya kepada mahasiswa itu, "Kamu tidak memilih orang tua yang membesarkanmu, tidak juga memilih anak yang adalah darah dagingmu; kenapa kamu memilih istrimu? Toh istri bisa dicari lagi kan?"
Semua orang di dalam ruang kuliah terpana menunggu jawaban dari mulut mahasiswa itu. Lalu mahasiswa itu berkata lirih, "Seiring waktu berlalu, orang tua saya harus pergi & meninggalkan saya. Demikian juga anak saya. Jika dia sudah dewasa lalu menikah. Artinya dia pasti meninggalkan saya juga. Akhirnya orang yang benar2 bisa menemani saya dalam hidup ini, bahkan yang dengan sabar dan setia mendampingi dan mensupport saya saat tertatih dan terseok2 berjalan menghadapi himpitan kehidupan untuk meraih karir hanyalah ISTRI saya".
Setelah nenarik nafas panjang dia melanjutkan, "Orangtua & anak bukanlah saya yang memilih, tapi Tuhan yang menganugerahkan. Sedangkan isteri? Saya sendirilah yang memilihnya dari sekian milyar wanita yang ada di dunia".

KAMU SUDAH KAYA? ATAU MASIH MISKIN? ..


Kenalan saya seorang perencana keuangan di Jakarta punya banyak klien dari kalangan artis, dia cerita waktu itu pernah dicurhati seorang artis yang tiap hari nongol di tv, terkenal dimana-mana, tapi buat bayar cicilan mobil 5 juta saja tidak punya.. Gaya hidup akhirnya meremukkan hidupnya.
Saya pernah kenal seorang presenter TV nasional, kalo sedang tampil rapi pakai jas rapi sekali, hanya sekali ketemu di seminar, dia minta nomer HP. Sebulan kemudian dia SMS..
"Mas, saya pinjam uangnya 1 juta bisa? Minggu depan saya kembalikan.."
Walaaah..
Tahun 2009 malah ada vokalis band terkenal, saya kenal sejak 2003 ketika dulu masih kerja di EO sering saya ketemu waktu saya jadi stage manager. Lagunya ngehits di semua radio, satu sore ngajak ketemu.. Ujung-ujungnya pinjam uang dengan alasan ini itu.. Dan sampai hari ini tidak pernah dikembalikan hingga tahun-tahun berlalu..
Kisah Ustad Luqmanul Hakim gak kalah unik, waktu masih kuliah S2 di Malaysia dia diundang makan di sebuah restoran mewah oleh salah satu kawannya. Ustad Luqman bahkan diminta memindahkan parkiran motor bututnya agar tidak menggangu pemandangan di halaman depannya. Usai makan, kawannya justru curhat dan minta nasehat, sambil menunjuk mobil mewah di halaman depan yang sudah 6 bulan cicilannya belum terbayar..
Betul kan, rejeki dari Allah itu PASTI CUKUP untuk hidup, tapi TAK AKAN CUKUP untuk gaya hidup..
Kisah nyata sebaliknya dari Ustad Luqman,
Seorang ibu tua dengan kain jarik datang ke sebuah masjid usai jumatan, panitia dan takmir sedang berkumpul sambil duduk menghitung uang hasil infak jamaah hari itu. Ketika ibu itu datang dengan baju sangat biasa dan berkain jarik, salah seorang dari mereka berdiri, mendekati ibu itu sambil berkata, "maaf bu, disini tidak menerima sumbangan.."
Ibu itu membuka lipatan kain jariknya, mengeluarkan uang berwarna merah, biru, merah, biru, merah, biru.. berlembar-lembar banyaknya, sambil berkata
"Maaf nak, saya mau ikut bersedekah untuk pembangunan masjid ini.. Ini uangnya mohon diterima.."
Seketika para takmir itu menunduk, tak ada yang berani memandang wajah ibu itu.. Salah tingkah dan menahan malu...
------
Tulisan dari Ustad Salim A. Fillah ini juga menarik, menahan nafas membacanya..
Tertulis dalam bukunya "Barakallahu Laka, Bahagianya Merayakan Cinta"
"Suatu malam, Ustadz Muhammad Nazhif Masykur berkunjung ke rumah. Setelah membicarakan beberapa hal, beliau bercerita tentang tukang becak di sebuah kota di Jawa Timur"
Ustadz Salim melanjutkan, “Ini baru cerita, kata saya. Yang saya catat adalah, pernyataan misi hidup tukang becak itu, yakni:
(1) jangan pernah menyakiti
(2) hati-hati memberi makan istri."
“Antum pasti tanya,” kembali Salim melanjutkan ceritanya sembari menirukan kata-kata Ustadz Muhammad.
"Tukang becak macam apakah ini, sehingga punya mission statement segala?".
Saya juga takjub dan berulang kali berseru, “Subhanallah,” mendengar kisah hidup bapak berusia 55 tahun ini.
Tukang becak ini Hafidz Qira’at Sab’ah! Beliau menghafal Al-qur’an lengkap dengan tujuh lagu qira’at seperti saat ia diturunkan: qira’at Imam Hafsh, Imam Warasy, dan lainnya.
Dua kalimat itu sederhana. Tetapi bayangkanlah sulitnya mewujudkan hal itu bagi kita.
Jangan pernah menyakiti. Dalam tafsir beliau di antaranya adalah soal tarif becaknya.
Jangan sampai ada yang menawar, karena menawar menunjukkan ketidakrelaan dan ketersakitan.
Misalnya ada yang berkata, “Pak, terminal Rp 5.000 ya." Lalu dijawab,“Waduh, enggak bisa, Rp 7.000 Mbak."
Itu namanya sudah menyakiti. Makanya, beliau tak pernah pasang tarif.
“Pak, terminal Rp 5.000 ya.” Jawabnya pasti OK. “Pak, terminal Rp 3.000 ya."
Jawabnya juga OK. Bahkan kalau,“Pak, terminal Rp 1.000 ya.” Jawabnya juga sama, OK.
Gusti Allah, manusia macam apa ini!
Kalimat kedua, hati-hati memberi makan istri. Artinya, sang istri hanya akan makan dari keringat dan becak tuanya. Rumahnya berdinding gedek. Istrinya berjualan gorengan. Stop! Jangan dikira beliau tidak bisa mengambil yang lebih dari itu. Harap tahu, putra beliau dua orang. Hafidz Al-qur’an semua.
Salah satunya sudah menjadi dosen terkenal di perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Jakarta. Adiknya, tak kalah sukses. Pejabat strategis di pemerintah. Uniknya, saat pulang, anak-anak sukses ini tak berani berpenampilan mewah. Mobil ditinggal beberapa blok dari rumah. Semua aksesoris, seperti arloji dan handphone dilucuti. Bahkan, baju parlente diganti kaus oblong dan celana sederhana.
Ini adab, tata krama.
Sudah berulang kali sang putra mencoba meminta bapak dan ibunya ikut ke Jakarta. Tetapi tidak pernah tersampaikan. Setiap kali akan bicara serasa tercekat di tenggorokan, lalu mereka hanya bisa menangis.
Menangis. Sang bapak selalu bercerita tentang kebahagiaannya, dan dia mempersilakan putra-putranya menikmati kebahagiaan mereka sendiri.
Ustadz Salim melanjutkan, “Waktu saya ceritakan ini pada istri di Gedung Bedah Sentral RSUP Dr. Sardjito keesokan harinya, kami menangis.
Ada banyak kekasih Allah yang tak kita kenal."
Ah, benar sekali: banyak kekasih Allah dan "manusia langit" yang tidak kita kenal.
Oleh:
Ustadz Salim A.Fillah
---------
Kawanku.. Hari terus berganti, matahari datang pagi ini, dan menghilang sore nanti..
Usia kita terus bertambah, tanpa sadar banyak hal yang begitu saja kita lewatkan hanya untuk mengejar dunia yang sementara..
Padahal esok pada waktunya, kita semua saat pulang ternyata hanya dibungkus kain kafan tak bersaku.. Tak ada bekal uang yang berlaku..
Semua harta yang selama ini kita kejar habis-habisan, ternyata semu belaka.. Pangkat, jabatan, kemewahan yang selama ini dibanggakan akan berakhir ditimpun tanah kuburan..
Banyak orang yang mengejar label kaya dengan menggadaikan dunianya, harga diri sudah musnah entah kemana..
Sementara, banyak orang yang diam-diam ternyata kaya raya, dan lebih suka mencari muka hanya pada Tuhannya..
Benar kata kawan saya Mas Arief Budiman..
ORANG KAYA adalah orang yang selalu merasa cukup, sehingga dia terus berbagi..
ORANG MISKIN adalah orang yang selalu merasa kurang, hingga dia selalu meminta-minta

Memaknai Pergantian Tahun ..

Bumi yang kita diami ini sudah tua. Bilangan angka tahun nya sebagai pertanda betapa bumi ini kian tahun dan kian abad semakin menua. Sejarah panjang bumi ini pun telah dilalui. Tidak hanya bilangan angka 2.015 tahun saja bumi ini hidup, namun masa sebelum masehi bumi ini pun telah menjalani sejarah panjangnya yang telah berumur jutaan tahun. Kerusakan alam, bencana, dan rusaknya keseimbangan alam merupakan tanda bahwa bumi yang kita huni sudah tua dan suatu waktu tidak sanggup lagi menahan usianya yang tua itu. Dan kita manusia hidup hanya pada seper-sekian juta tahun usia bumi. Pada perbandingan usia manusia yang singkat itu, katakanlah usia manusia 80 tahun dan perbandingan usia bumi yang jutaan tahun kadangkala menimbulkan keraguan manusia akan kemungkinan berakhirnya kehidupan alam semesta ini. Namun lagi-lagi ini hanyalah dari perspektif pandang manusia, bagian yang kecil bila diperbandingkan dengan bagian yang besar bahkan sangat besar maka bagian yang kecil itu seringkali tidak tampak karena tertutup oleh bagian yang besar.
Sepatutnya dengan usia bumi yang semakin menua ini menjadi titik berangkat akan sebuah bangun rancang kehidupan kita. Untuk apa kita hidup, dan kemana setelah kita hidup. Usia bumi tidak akan lama lagi, begitu pula penduduk yang menetap didalamnya. Agar kehidupan yang kita laksanakan dihari ini menjadikan kita siap dalam segala-galanya. Siap dalam menjalani hidup saat ini agar hidup yang sementara ini bermakna pada aspek historisnya. Sehingga melakukan evaluasi dan introspeksi diri menjadi mutlak kita lakukan.
Saat ini merupakan tahun baru masehi, di awal tahun 2016. Hampir berdekatan pula dengan pergantian tahun 1437 H tiga bulan yang lalu. Bilangan angka tahun tersebut merupakan akumulasi dari proses sejarah yang menaunginya. Pada rentang waktu itulah berbagai macam pergulatan sejarah terjadi.
Sebuah kekhawatiran pun timbul. Pergantian tahun yang kita lakukan tiap tahunnya, jangan-jangan hanyalah sebuah pergantian bilangan angka tahun saja. Pergantian hanya terjadi pada sistem penanggalan, yang dulu 1436 H maka sekarang 1437 H, yang dulu 2015 maka sekarang 2016. Tentu jika kita memahami seperti itu, hampir dapat dipastikan pergantian tahun kapan itu kita kehilangan makna. Tidak ada titik refleksi disana. Berlalu hanya sebagai penambahan 1 angka dari bilangan matematik.
Menarik mencermati perayaan tahun baru masehi. Dari tahun ke tahun tidak ada yang berubah. Praktis sama. Lihat saja, tahun baru selalu disimbolkan dengan perayaan-perayaan. Layaknya pergantian tahun, tahun baru sejatinya merupakan sebuah pergantian waktu yang sejatinya pun sama pula dengan pergantian waktu yang lain. Dalam setahun ada 12 bulan, dan itu artinya ada pergantian waktu tiap bulannya. Lalu dalam setahun ada 52 pekan itu artinya ada pergantian waktu dalam tiap pekannya. Lebih kecil lagi, dalam 1 tahun merupakan kumpulan kecil dari detik demi detik waktu yang terakumulasi menjadi bilangan 1 tahun.
Segala bentuk perayaan malam tahun baru kehilangan makna bila bentuk perayaannya justru menjadikan diri kita semakin terpuruk. Atau bahkan menjadi semakin mundur daripada keadaan sebelumnya. Pergantian malam tahun baru yang seringkali hanya sebuah bentuk perayaan euphoria belaka dan setelah esok harinya tidak memiliki semangat apa yang akan ia jalankan. Atau celakanya semangat yang membara itu hanya ada saat pergantian waktu malam tahun baru itu, bahagianya hanya saat itu. Tidak mempunyai efek terhadap aktivitasnya selama setahun kemudian. Praktis hanya suka cita yang semu, dan larut dalam gegap gempita pergantian angka tahun yang terjadi sekali setahun itu.
Disini berarti perayaan yang terjadi hanyalah perayaan yang bersifat simbolistik belaka. Ya simbolistik yang lebih pada perubahan angka pada bilangan angka tahun itu. Padahal jika kita mau, kita dapat melakukan perayaan pergantian waktu itu tiap bulannya, tiap pekannya, tiap harinya, bahkan perayaan tiap detiknya dengan memanfaatkan waktu yang ada dengan segenap energi yang kita miliki. Saya kira itu lebih penting dari hal apapun dalam perspektif kita dalam memaknai waktu yang sesungguhnya. Perayaan yang saya maksud ialah perayaan atas tiap detik yang kita jalani menuju pematangan hidup dan kehidupan kita. Perayaan atas pergantian waktu yang terjadi sekali dalam setahun ini terlalu kecil untuk kita lakukan, karena sesungguhnya perayaan itu bisa sepanjang tahun bisa kita lakukan.
Secara teori mengatakan bahwa waktu sehari yang lalu yang telah kita lalui tidaklah sama dengan waktu saat dimana kita saat ini berada, kemarin telah berlalu, dan saat ini adalah waktu yang baru. Waktu yang sama sekali belum pernah kita berada di dalamnya. Sehingga disini mudah melogikakannya mengapa manusia yang dari bayi beranjak kanak-kanak, remaja, lalu dewasa, dan suatu ketika meninggal dunia. Itu karena setiap fase waktu yang telah ia miliki telah ia jalani hingga usia menggerus fisiknya hingga ia tidak sanggup lagi menjalani hidup ini yang ditandai dengan kematian.
Sehingga sebuah anggapan yang salah bila waktu yang saat ini kita berada itu adalah sama dengan waktu saat kemarin yang kita lalui. Waktu bila boleh dianalogikan dengan dua buah apel, katakanlah apel A dan apel B. Saat apel A dengan lahap kita makan maka yang tersisa adalah apel B. Apel B bukanlah apel A yang telah kita makan, namun apel lain yang masih tersisa, walaupun mungkin secara tampilan fisik tidak ada yang dapat membedakan kedua apel itu. Namun tetap kedua apel itu berbeda. Dari sini dapat kita pahami bahwa waktu yang dimiliki tiap manusia betul-betul merupakan aset. Dengan waktu yang ia miliki itulah ia dapat berbuat banyak hal demi kehidupannya yang lebih baik.
Nah disinilah kita kembali harus menemukan kembali makna waktu itu. Waktu sesunggunya merupakan aset kehidupan. Waktu merupakan investasi yang bisa menjadikan manusia siapapun, dan membalikkan sejarah manusia. Tengok saja, para tokoh ataupun ilmuwan dimasa lalu. Mereka pada mulanya bukanlah siapa-siapa, orang biasa. Namun, saat pemanfaatan waktu yang digunakan begitu ia maknai dengan sepenuh hidup dan jiwa raganya. Sehingga waktu yang ia jalani telah memberi warna pada sejarah hidupnya.
Sebagai makhluk yang dibekali akal, pergantian tahun harus memiliki makna yang lebih dari itu. Pergantian tahun haruslah dimaknai sebagai titik berangkat perubahan diri. Melakukan refleksi, evaluasi diri lalu selanjutnya lepas landas dan melakukan yang terbaik untuk kehidupan dimasa yang akan datang. Tidak berdiam diri, stagnan, dan tertinggal dari perputaran roda zaman. Oleh karena itu, dalam konteks pergantian tahun, kapanpun itu, selama kehidupan dimuka bumi belum berakhir, maka selama itu pula akan tetap ada pergantian waktu. Namun yang harus membedakannya haruslah dari pemaknaan kita terhadap tahun baru itu yang harus penuh makna.
Wallahu a’lam Bishawab.

TAHUN BARU : ANTARA RUTINITAS DAN MAKNA ..

Jika ada pertanyaan, berapa kali anda menyaksikan tahun baru? Jawabannya tentu beragam. Masing masing kita memiliki jumlah yang sangat mungkin berbeda-beda dengan pergantian tahun. Sayangnya adalah, bahwa setiap pergantian tahun ada kecenderungan kuat untuk sekedar menjadi seremonial yang tanpa makna. Berbagai kemeriahan acara digelar. Ada pertunjukan musik dangdut, ada acara tiup lilin, dan lain-lain. Tentunya semua ini dengan biaya yang tidak sedikit pula. Tapi kumpulan jutaan manusia dan biaya trilyunan yang dikeluarkan di seluruh dunia pada akhirnya hanya menjadi sesuatu yang sia-sia alias tanpa makna. Mereka tidak menangkap hikmah dibalik pergantian waktu. Mereka hanya meneruskan kebiasaan sehari-hari dan malam-malam sebelumnya. Yaitu bersenang-senang dan bersenang-senang, Tanpa perenungan dan makna. apalagi cucuran air mata.
Yang menjadi persoalan sebenarnya bukan berapa kali seseorang mengalami pergantian tahun. Atau seberapa meriah acara pergantian tahun. Yang menjadi persoalan adalah adakah kesadaran baru, pencerahan baru, dan kesegaran baru tentang makna kehidupan yang saat ini kita lalui bersama sama? Apakah yang terlintas dalam benak kita ketika detik demi detik, bulan demi bulan, tahun demi tahun usia kita berkurang? Adakah kita menyikapi semua ini hanya sebagai fenomena rutinitas? Atau ada kesadaran baru dan semangat baru untuk mengisi kehidupan kita dengan lebih baik? Setidaknya ada tiga hal yang perlu menjadi bahan renungan kita setiap tahun baru tiba. Bahkan renungan ini bisa kita lakukan setiap pergantian bulan, pergantian hari atau bahkan hingga pergantian detik dalam kehidupan kita.
Pertama adalah bahwa dengan pergantian waktu, usia kita berarti semakin bertambah, yang dulu mungkin berusia 39 tahun, saat ini berusia 40 tahun. Yang dulu berusia 16 tahun, sekarang berusia 17 tahun. Demikian seterusnya. Ketika kita memasuki tahapan baru dalam setiap pergantian usia. sudah tentu pula kita harus menyesuaikan pola hidup kita dengan tahapan yang kita lalui tersebut. Sangat lucu jika misalnya seseorang yang berusia 40 tahun, namun pola hidupnya seperti anak 17 tahun. Atau anak 17 tahun namun pola hidupnya seperti anak 10 tahun.
Setiap tahapan usia haruslah berarti peningkatan kearifan kita. Setiap pertambahan usia haruslah bertambah kesantunan kita. Setiap pertambahan usia haruslah berarti peningkatan kedekatan kita kepada-Nya. jangan sampai terjadi sebaliknya. Setiap usia bertambah, kekanak kanakan semakin meningkat. Atau ahlak kita semakin rusak dan hidup kita semakin jauh dari Allah. Sudah tentu, ini adalah kesia-siaan. Setiap tahun baru juga harus berarti menyalanya kembali semangat untuk meningkatkan kualitas kemanusiaan dan keprofesian.
Kedua, setiap pergantian tahun berarti berkurang jatah kehidupan kita. Jika saat kemarin jatah usia kita masih 15 tahun, maka saat ini jatah itu tinggal 14 tahun. Jika kemarin jatah usia kita masih 10 tahun, maka saat ini tinggal 9 tahun. Jika kemarin jatah usia kita tinggal 2 tahun, maka saat ini entah berapa bulan lagi ajal menjemput. Kita tidak tahu masih berapa lama jatah hidup kita. Daripada kita terlalu banyak membuat perkiraan, lebih baik memperkecil perkiraan. Sangat rugi jika kita memprediksi usia kita masih panjang, sehingga kita bersantai-santai namun ternyata beberapa jam lagi ajal menjemput. Sekali lagi, lebih baik kita memperkecil prediksi usia kita. Bahwa mungkin nanti sore atau esok hari ajal menjemput kita. Atau mungkin satu dua jam lagi. Atau mungkin satu dua detik lagi,
Ketiga, pada tiap tahun baru, hendaknya setiap mukmin membuat perencanaan-perencanaan positif kedepan dalam rangka mewujudkan peran manusia sebagai khalifah fil ardh. Dengan adanya perencanaan-perencanaan ini, langkah seseorang diwaktu-waktu mendatang akan terarah. Tidak acak-acakan, disamping itu, berbagai perencanaan ini, entah terealisir atau tidak, ketikia itu sudah menjadi niat yang benar, hal tersebut menjadi bernilai Ibadah. Anas bin Malik RA berkata, "Kami pulang dari perang Tabuk bersama Rasulullah SAW. Beliau kemudian bersabda:'Sesungguhnya ada beberapa kaum dibelakang kita di Madinah. Tidaklah kita melewati lereng dan lembah, kecuali mereka menyertai kita. Mereka ditahan oleh halangan". (HR.Al-bukhari). Dalam hadits ini Rasulullah SAW mengisyaratkan bahwa mereka yang karena suatu hal tidak dapat menyertai beliau berperang, namun karena ada niat berjihad dalam hati, maka mereka tetap mendapatkan pahala berjihad tersebut.
Keempat, setiap pergantian tahun adalah saat kita menghitung untung rugi kita berdagang dengan Allah. Atau dalam bahasa Arab disebut dengan istilah muhaasabah atau koreksi diri. Sekian lama hidup kita, sudah berapa keuntungan kita berada di sisi-Nya dibanding dengan kerugian kita? Jika muhaasabah ini dikaitkan dengan poin keempat, tahun baru berarti adalah saat seseorang untuk mengevaluasi perencanaan-perencanaan pada tahun sebelumnya. Apa yang sudah tercapai dan apa yang belum tercapai? Mengapa bisa tidak tercapai? Bagaimana mengatasinya? Dan jika muhaasabah ini dikaitkan dengan poin nomor dua. Dimana usia kita yang tersisa, mungkin bukan lagi dalam hitungan tahun atau bulan. Mungkin tinggal dalam hitungan jam atau bahkan tinggal hitungan beberapa detik kedepan.
Nah, kalau sudah demikian, masih adakah ruang bagi kita untuk menunda-nunda berbuat kebaikan?
Wallahu a’lam Bishawab.

SYIAH = SESAT & MENYESATKAN .. KEJAM & BUKAN ISLAM!









IRAN BERDUKA BERAT....
DITELANJANGI HABIS OLEH WARGANYA SENDIRI .
INDONESIAKU BELAJARLAH TENTANG SIAPA NEGARA IRAN.
SYIAH DIPERMALUKAN OLEH SEORANG PENYAIR
================>
Harap dibaca sampai selesai :

إعدام الشاعر الشيعي العراقي أحمد النعيمي صاحب قصيدة "نحن شعب لا يستحي". قصيدة التي أحدثت ضجة كبيرة وزلزالاً في إران. حنان عبد الهادي نشر في فيتو يوم
27 - 12 – 2015
Eksekusi Penyair Syi’ah Irak ternama Ahmad Nu’aimi, pemilik Sya’ir yang berjudul
“KITA BANGSA YANG TAK PUNYA MALU”
Sya’ir yang berhasil membuat heboh bangsa iran.
Reporter Hanan Abdul Hadi baru baru ini (27-12-2015) melaporkan.
Berikut kami sajikan sya’ir bersama terjemahannya :
نحن شعب لا يستحي Kita bangsa yang tak punya malu
حقائق تاريخية يجب أن لا تنسى Fakta-fakta sejarah yang tak boleh di lupakan
من الذي فتح الشام والعراق وفارس؟ عمر بن الخطاب (سني)
Siapakah yang menaklukkan Syam, Irak dan Persia? Umar bin Khattab (Sunny)
من الذي فتح بلاد السند والهند وما وراء النهرين؟ محمد بن القاسم (سني)
Siapakah yang telah membuka negeri sindi, india dan negeri-negeri di sekitar sungai oxus (Uzbekistan, Kazakhstan, Tajikistan dan Turkmenistan.)? Muhammad bin Al-Qasim (Sunny)
من الذي فتح شمال إفريقيا؟
قتيبة بن مسلم الباهلي (سني)
Siapakah yang mengekspansi Afrika Utara? Qutaibah bin Muslim Al-Bahily (Sunny)
من الذي فتح الأندلس؟ طارق بن زياد (سني) وموسى بن نصير (سني)
Siapakah yang membuka Andalusia? Thariq bin Ziyad (Sunny) dan Musa bin Nushair (Sunny)
من الذي فتح القسطنطينية؟ محمد الفاتح (سني)
Siapa penakluk Konstantinovel? Muhammad Al-Fatih (Sunny)
من الذي فتح صقلية؟ أسد بن الفرات (سني)
Siapakah yang menaklukkan Sisilia? Asad bin Al-Furaat (Sunny)
من الذي أنشأ حضارة الأندلس وجعلها منارة علم؟ حكام الخلافة الأموية الثانية (أهل السنة)
Siapakah yang menciptakan peradaban di Andalusia dan menjadikannya pusat ilmu? Para khalifah umawiyyah yang ke dua (Sunny)
من الذي قاد المسلمين في حطين؟ صلاح الدين الأيوبي (سني)
Siapakah Panglima perang Kaum Muslimin pada peperangan Hittin? Shalahuddin Al-Ayyuby (Sunny)
من الذي قاد المسلمين في عين جالوت وهزم التتار؟ سيف الدين قطز (سني) وركن الدين بيبرس (سني)
Siapakah yang memimpin kaum muslimin pada peperangan A’in Jalut dan mengalahkan bangsa Tatar? Saifuddin Qutz (Sunny) dan Ruknuddin Baibars (Sunny)
من الذي كسر غرور إسبانيا بالريف المغربي؟ عبد الكريم الخطابي (سني)
Siapakah yang berhasil mematahkan kesombongan Spanyol di Negara Maroko? Abdul Karim Al-Khattaby (Sunny)
من الذي أجبر إيطاليا على إعادة حساباتها في ليبيا؟ عمر المختار (سني)
Siapakah yang memaksa Italia untuk memperhitungkan bangsa Libya? Umar Al-Mukhtar (Sunny)
وحديثا..
Dan terkini
من الذي قهر الروس في الشيشان وفتح مدينة غروزني؟ خطاب (سني)
Siapa yang mengusir Rusia dari bumi chechnya dan menaklukkan kota Grozny? Khattab (Sunny)
من الذي مرغ وجه الناتو في التراب بأفغانستان؟ (أهل السنة)
Siapa yang telah membungkamkan wajah NATO di Afghanistan? Ahlu Sunnah
من الذي أجبر الأمريكان على الخروج من العراق؟ (أهل السنة)
Siapa yang memaksa amerika untuk keluar meninggalkan Irak? Ahlu Sunnah
من الذي أقض مضاجع اليهود في فلسطين؟ أحمد ياسين (سني)
Siapa yang telah mengganggu tidurnya kaum yahudi di Palestina? Ahmad Yasin (Sunny)
لكن، ماذا نحن تركنا لأبنائنا من الشيعة في المقابل..؟؟!!!
Lalu, Jasa apa yang telah kita tinggalkan bagi anak cucu kita dari syi’ah sebagai imbalan??!!!
من الذي غدر بالحسين حين أخرجه ثم تخلى عنه في كربلاءة؟ المختار الثقفي (شيعي)
Siapa yang telah mengkhiyanati Al-Husein, membujuknya untuk keluar menuju kufah kemudian membelot darinya di karbala? Al-Mukhtar Ats-Tsaqafy (Syi’ah)
من الذي غدر بالخليفة العباسي الراضي بالله؟ البويهيون (شيعة)
Siapa yang mengkhiyanati khalifah Abbasiyah Al-Radhi billah? Kaum Buwaihy (syi’ah)
من الذي مكن للتتار دخول بغداد؟ ابن العلقمي (شيعي)
Siapa yang membuka jalan bagi bangsa Tatar masuk ke Baghdad? Ibnu Al-Alqamy (Syi’ah)
من الذي كان يزين لهولاكو سوء أعماله؟ نصير الطوسي (شيعي)
Siapa yang menganggap baik tindakan Hulagu Khan? Naseer Ath-Thusy (Syi’ah)
من الذي أعان التتار في هجومهم على الشام؟ (الشيعة)
Siapa yang membantu Tatar dalam penyerbuannya ke Syam? (Syi’ah)
من الذي حالف الفرنجة ضد المسلمين؟ الفاطميون (شيعة)
Siapakah yang bersekutu dengan prancis melawan kaum muslimin? Negara Fathimiyyah (Syi’ah)
من الذي غدر بالسلطان السلجوقي؟ طغرل بك البساسيري (شيعي)
Siapa yang mengkhianati kesulthanan Seljuk Raya (Syi’ah)
من الذي أعان الصليبيين على الاستيلاء على بيت المقدس؟ أحمد بن عطاء (شيعي)
Siapa yang membantu kaum salib menguasai Baitul Maqdis? Ahmad bin Atha’ (Syi’ah)
من الذي دبر لقتل صلاح الدين؟ كنز الدولة (شيعي)
Siapa yang mendalangi pembunuhan Sulthan Shalahuddin Al-Ayyuby? Kanzud daulah (Syi’ah)
من الذي استقبل هولاكو بالشام؟ كمال الدين بن بدر التفليسي(شيعي)
Siapa yang menyambut kedatangan Hulagu Khan di Syam? Kamaluddin bin badr Ath-Taflisy (Syi’ah)
من الذي سرق الحجر الأسود وقتل الحجيج في الحرم؟ أبو طاهر القرمطي
(شيعي)
Siapakah yang mencuri Hajar Aswad dan membantai jama’ah haji di Masjidil Haram? Abu Thahir Al-Qarmathy (Syi’ah)
من الذي ساعد محمد علي في هجومه على الشام؟ (الشيعة)
Siapa yang membantu Muhammad Aly dalam penyerangannya terhadap Syam? (Syi’ah)
من الذي ساعد نابليون في هجومه على الشام؟ (الشيعة)
Siapa yang membantu Napoleon Bonaparte dalam penyerangannya terhadap Syam? (Syi’ah)
وحديثاً.... Dan terkini
من الذي يهاجم المراكز الإسلامية باليمن؟ الحوثيون (شيعة)
Siapa yang menyerang Markaz-Markaz Islamiyah di yaman? Kaum Hutsi (Syi’ah)
من الذي بارك الغزو الأمريكي لبلاد العراق؟ السيستاني والحكيم (شيعة)
Siapa yang memberkati invasi Amerika atas Syam? As-Sistany & Al-Hakim (Syi’ah)
من الذي بارك الغزو الصليبي لبلاد أفغانستان؟ إيران (شيعة)
Siapa yang mengapresisi invasi salibis atas Afghanistan? Iran (Syi’ah)
من الذي يحارب الثورة السورية ببلاد الشام؟ إيرانيون وعراقيون وأفغان ومرتزقة آخرون (شيعة)
Siapa yang memerangi revolusi suria di Syam? Iran, Iraq, Afghan, dan mafia-mafia bayaran lainnya (Syi’ah)
من الذي قال نحن مع بورما في حربها على الإرهاب؟ نجاد (شيعي)
Siapakah yang berkata: “kami bersama Burma dalam memberantas terorisme”? Ahmadi Nejad (Syi’ah)
من الذي وقف مع النظام الفاسد بسوريا الذي يقصف الشعب ببراميل متفجرة بحجة قتال التكفيريين ثمّ يؤيد روسيا الملحدة في تدخلها في سوريا؟ خامنئي (شيعي)
Siapa yang berdiri bersama rezim Basyar di suria, yang telah membom rakyatnya dengan bom barel dengan dalih memerangi kelompok-kelompok ekstrimis, kemudian mendukung rusia ateis dalam intervensi suria? Aly Khaman’iy (Syi’ah)
على مر التاريخ لسان وأقلام الشيعة ضد الكفار بزعمهم وقلوبهم معهم...
بينما لسانهم وأقلامهم وسيوفهم في صدور المسلمين السنة...
هذا هو الغزو الفكري الحقيقي للسائل عنه.
ولو أردنا سرد جميع الحقائق لاحتاج الأمر لمجلدات..!!!
Sepanjang sejarah pena-pena syi’ah dipakai untuk melawan kaum kuffar dengan klaim yang mereka bangun, sedangkan hati-hati mereka bersama kaum kuffar…
Adapun lisan-lisan syi’ah dan pena-pena mereka begitu pula pedang-pedang mereka tertuju ke dada-dada kaum muslimin
Inilah perang pemikiran yang sebenarnya bagi yang bertanya
Jika kita mengurutkan fakta-fakta yang ada, maka hal itu membutuhkan berjilid jilid kertas
ألسنا من بايع الحسين ثم خنّاه؟
Bukankah kita yang membaiat Al Husain, lalu kita pula yang mengkhianatinya?
ألم تكن قلوبنا معه وبسيوفنا ذبحناه؟
Bukankah hati kita bersamanya, lalu mengapa pedang-pedang kita pula yang membunuhnya?
ألم نبكي الحسن بعد أن سممناه؟
Bukankah kita yang menangisi Al Hasan setelah kita meracunnya?
ألسنا من والى علي وفي صلاته طعناه؟
Bukankah kita yang mengangkat Ali menjadi khalifah? Lalu kita pula yang menusuknya dalam shalatnya!
ألسنا من عاهد عمر ثم غدرناه؟
Bukankah kita yang mengikat janji dengan Umar? Kita pula yang mengkhianatinya!
ألم ندعي حبه، وفي الصلاة لعّناه؟
Bukankah kita mengaku cinta padanya? Tetapi kita laknat pula ia dalam shalat kita
قسمًا!.. نحن شعب لا يستحي
Sungguh..! kita memang bangsa yang tak punya malu. !!
نحن قطاع الطرق وخونة الدار
Kita adalah para perampok dan pengkhianat di rumah sediri
نهدر دم المسلم ونهجم على الجار
Kita tumpah darah muslim lalu kita tuduhkan pada tetangga
نعتمر عمائم بيضاء وسوداء وما تحتهما عار
Kita kenakan sorban hitam dan putih Tetapi isinya tidak lebih dari sesuatu yang memalukan
والله نحن شعب لا يستحي
Demi Allah, kita memang bangsa yang tak punya malu.
نحن جيش القادسية وجيش القدس وجيش ام المعارك وجيش المهدي
Kita mengaku sebagai tentara Qadisiah dan Al-Quds, tentara Ummul Ma’rik dan Al Mahdi yang ditunggu
ونحن أيضًا أتباع الأعور الدجال
Tetapi kita juga adalah para pengikut Dajjal si mata satu !
نحن خدم الحسينيات والجوامع والمساجد والكنائس والملاهي والبارات
Kita ada para pelayanan husainiyat, jawami’, masjid dan gereja. Tetapi kita juga pelayan nigh club dan bar !
ونحن أيضًا أتباع الشيطان تحت السروال
Kita adalah para pengikut setan dalam urusan di balik celana
نحن شعب لا يستحي
Kita, memang bangsa yang tak punya malu !
قاتلنا إيران مع صدام
Kita perangi Iran bersama Saddam
وحاربنا مع إيران ضد صدام
Lalu bersama Iran kita habisi Saddam
بربكم هل رأيتم كهذا الحجم من الإنفصام
Demi Allah, pernahkah kalian menyaksikan paradok semacam ini?
نحن شعب لا يستحي
Kita, memang bangsa yang tak punya malu !
مبروك.... عراقنا أكبر حديقة حيوان بشرية حكومتها إيرانية تحكم قطعانًا عراقية"
Selamat…
Irak, kini adalah kebun binatang terbesar sedunia,
pemiliknya Iran dan binatang-binatangnya adalah Irak
‪#‎YAA‬ ALLAH BERIKANLAH KEMENANGAN KEPADA MUJAHID DIMEDAN JIHAD
SEMOGA ALLAH MENURUNKAN ADZAB KEPADA KAUM SYIAH DAN KAUM KUFFAR LAINNYA
AAMIIN AAMIIN YAA ROBBAL 'ALAMIIN













The World Its Mine