Rabu, 04 April 2012

5 Kesalahan Ketika Anda Mencoba Melakukan Sesuatu

“Pilihlah sebuah metode lalu cobalah metode tersebut. Jika gagal, akuilah dan coba metode yang lain. Namun yang terpenting, lakukan sesuatu.”

- Franklin D. Roosevelt –

“Seringkali perbedaan antara orang sukses dan gagal adalah bukan karena yang satu tidak memiliki keahlian atau ide, melainkan keberanian untuk mengambil risiko atas ide yang ada dan melaksanakannya.”
- Maxwell Maltz -


Apa yang menghentikan anda dari melakukan sesuatu? Berikut merupakan lima kesalahan yang telah saya lakukan berulang kali. Dan saya masih tetap melakukan kesalahan-kesalahan ini, namun tidak sebanyak yang saya lakukan dulu. Saya terus memperbaiki diri secara bertahap.

Berikut merupakan tindakan-tindakan yang dapat membuat anda menahan diri, bahkan menghentikan diri anda dari mengambil tindakan dan memperoleh apa yang anda inginkan. Dalam kenyataan memang terdapat lebih dari 5 hal, namun saat ini saya ingin memfokuskan diri pada 5 hal yang menurut pendapat saya dapat menghentikan saya dan orang-orang lain pada umumnya.

1. Terlalu Serius Dalam Memikirkan Sesuatu

Berpikir seringkali sebut-sebut sebagai hal terbaik dalam dunia ini. Dalam beberapa kasus, berpikir justru menghambat anda. Menurut pendapat saya: saya bukanlah hasil pemikiran saya, saya adalah pengamat dari pemikiran saya. Pemikiran seperti ini membuat anda tidak terlalu terikat pada pemikiran-pemikiran yang ada. Dan untuk menghindari pemikiran bahwa apa yang dikatakan orang-orang merupakan kebenaran. Seringkali pemikiran semacam ini tidak berguna dan hanya akan memenuhi kepala anda. Dan anda menyadari bahwa anda tidak harus menganggap terlalu serius pemikiran-pemikiran tersebut. Anda bisa melupakannya jika anda menginginkannya.

Dengan sudut pandang seperti ini, akan lebih mudah bagi anda untuk mengambil jarak dari pemikiran-pemikiran anda dan mengendalikannya daripada membiarkan diri anda dikendalikan oleh pemikiran-pemikiran tersebut. Akal sehat memang penting, namun seringkali kita menyadari pemikiran apa yang harus kita dengarkan dan pemikiran mana yang hanya omong kosong belaka.

2. Terlalu Menganggap Serius Emosi Anda

Ada waktunya bagi anda untuk mendengarkan emosi anda. Namun seringkali hal itu bukanlah ide yang bagus. Sekali lagi, bagi saya emosi merupakan sesuatu yang saya amati. Hal ini memungkinkan saya untuk mengambil jarak dari emosi dan tidak terlalu mengganggap serius emosi anda, kecuali jika emosi tersebut dapat membantu anda dalam situasi tertentu.
Jika anda memiliki emosi negatif yang menahan diri anda dari mengambil tindakan, lalu apa yang bisa anda lakukan agar anda tidak terlalu menganggap serius emosi anda?

Satu hal yang bisa anda lakukan adalah dengan menerima fakta bahwa perasaan tersebut ada di dalam diri anda. Daripada anda menolak perasaan anda dan tidak menerima perasaan tersebut; biarkan perasaan itu masuk dan terimalah. Dengan menerima perasaan tersebut tanpa memberikan label apapun dan hanya mengamatinya; anda bisa mengurangi perasaan-perasaan negatif yang muncul dalam hitungan menit. Lalu anda bisa melanjutkan kegiatan anda tanpa merasakan adanya hal-hal negatif dalam diri anda.

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan melihat kembali situasi yang sedang anda hadapi dari sudut pandang yang berbeda. Jika anda melihat sesuatu dengan rasa takut, anda mungkin tidak akan mengambil tindakan apapun. Jika anda mengubah sudut pandang anda, anda bisa mengubah emosi nagatif yang muncul menjadi positif. Cara paling mudah untuk mengubah sudut pandang anda adalah dengan bertanya pada diri anda sendiri: hal baik apa yang bisa saya ambil dari situasi ini? Dengan cara ini anda bisa mulai melihat sesuatu melalui sudut pandang yang baru dan lebih positif, dan pada saat yang bersamaan memicu semangat anda dalam memulai sesuatu.

Tidak terlalu menganggap serius pikiran dan emosi anda sifatnya sama seperti hal-hal lain yang biasa anda lakukan. Hal tersebut merupakan kebiasaan yang anda bangun dan tumbuh semakin kuat. Perlahan anda akan mempu melepaskan diri anda dari beban pikiran dan emosi yang mengikat anda.

3. Terlalu Sering Mendengarkan Pendapat Negatif Orang Lain.

Saya telah menyebutkan hal ini beberapa kali. Apa yang orang katakan mengenai dunia dan anda mungkin tidak benar. Seringkali yang ia katakan lebih merupakan perasaan orang tersebut mengenai dirinya sendiri dan ia menyampaikannya kepada orang-orang di sekelilingnya. Jika mereka membagikan hal-hal negatif maka hal tersebut lebih merupakan cerminan dari diri mereka dibandingkan dengan kenyataan yang ada.

Tentu saja, ada kemungkinan kritikan yang orang tersebut berikan terhadap diri anda atau ide-ide anda benar. Namun pada sisi lain, seringkali kritik yang muncul merupakan pendapat negatif seseorang mengenai sudut pandang nya terhadap lingkungannya, bagaimana ia ingin terlihat benar dalam sebuah percakapan, atau bagaimana ia ingin mempertegas sudut pandang nya mengenai kenyataan dan untuk menciptakan rasa aman dan perasaan bahwa semua terjadi seperti biasanya.
Menurut saya anda perlu mendengarkan pendapat orang lain. Khususnya orang-orang yang telah berada pada posisi dimana anda ingin menuju. Namun pada akhirnya cobalah untuk membuat keputusan sendiri. Cobalah lakukan banyak hal dan lihatlah mana yang berhasil daripada hanya mendengarkan prediksi orang lain.

4. Tidak Menciptakan Cukup Banyak Energi Dalam Diri Anda

Tanpa ada kekuatan diri, sangatlah sulit untuk melakukan sesuatu. Jika anda menguasai hal-hal yang mendasar dalam menjaga diri anda maka anda akan memiliki lebih banyak kekuatan untuk mengubah ide-ide anda menjadi kenyataan. Jadi jika anda cukup beristirahat, makan makanan sehat dan berolah raga maka anda memberikan nilai lebih bagi diri anda sendiri.

Bagi saya – karena saya selalu tidur dan makan secara teratur – hal terpenting bagi saya adalah berolehraga dengan teratur. Olahraga membuat anda memiliki lebih banyak energi dan lebih mudah dalam melakukan sesuatu.

5. Terlalu Banyak Berencana, Membaca, Dan Berpikir

Melakukan sesuatu dengan lebih banyak kadang bukanlah ide yang bagus. Kedengarannya mungkin bagus pada awalnya, namun berdasarkan pengalaman saya, hal tersebut malah membuat anda bingung dan bahkan hanya bisa menyelesaikan lebih sedikit pekerjaan.

Salah satu kesalahan yang sering anda lakukan adalah terlalu lama menyusun rencana. Untuk memastikan pekerjaan anda berjalan dengan lancar, hal terpenting yang anda lakukan adalah menyusun sebuah rencana dengan sempurna. Anda bisa menyusun sebuah rencana dengan menganalisa masalah potensial yang dapat muncul ketika anda sedang menerapkan rencana anda. Masalahnya adalah ketika anda melaksanakan rencana anda; anda belum memikirkan kemungkinan yang bisa terjadi.

Rencana yang betul-betul sempurna akan sangat sulit untuk disusun. Jadi setelah anda menyusun rencana, segeralah memulai rencana tersebut, bekerjalah dengan menerapkan rencana dan mengatasi masalah-masalah yang muncul ketika anda mulai bekerja.

Membaca terlalu banyak merupakan cara lain yang dapat menghambat diri anda. Anda merasa anda perlu membaca satu atau lebih buku atau artikel lalu mengambil tindakan. Mungkin besok atau minggu depan. Terlalu banyak membaca juga dapat menyebabkan muncul kebingungan karena pakar-pakar yang berbeda memiliki nasihat yang berbeda terhadap diri anda.

Membaca membuat anda merasa lebih baik karena anda sedang melangkah menuju sasaran anda dan mendidik diri anda sendiri. Namun, untuk memperoleh hasil yang lebih baik, alanglah baiknya jika anda membaca untuk memperoleh informasi mengenai langkah-langkah dasar yang bisa anda lakukan, juga kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh orang lain, lalu mulailah berolahraga di pusat kebugaran.

Terlalu banyak berpikir merupakan cara paling popular untuk menunda sesuatu. Penundaan bisa menyita waktu anda selagi anda membayangkan masa depan anda, atau scenario negatif yang mungkin tidak akan pernah terjadi dalam dunia nyata. Berdasarkan pengalaman saya, terlalu banyak berpikir hanya membuat hal yang anda pikirkan menjadi lebih rumit dan dapat menarik anda ke dalam lingkaran pikiran negatif sehingga anda merasa takut untuk mengambil tindakan.

Jadi, melakukan sesuatu lebih banyak kedengarannya memang seperti sebuah ide yang bagus. Anda mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi. Merencanakan, membaca, dan memikirkannya merupakan tiga hal yang dinilai sebagai sesuatu yang sangat baik dalam masyarakat kita. Dan ketiga hal tersebut merupakan hal yang baik. Tapi anda tidak bisa tidak mengambil tindakan dengan melakukan ketiga hal tersebut lebih banyak.

Masalah lain yang muncul adalah ketiga hal tersebut dapat membuat anda merasa anda mengalami kemajuan. Sehingga anda terus melakukan ketiga hal tersebut, dan tidak mengambil tindakan, serta menggantikan perasaan nyata bahwa anda telah melakukan kemajuan dengan perasaan yang keliru.

100 Pelajaran Hidup Paling Mendasar yang Perlu Anda Ketahui

1. Buatlah rasa bahagia menjadi sebuah prioritas.

2. Travel; lihatlah tempat-tempat di dunia sebanyak yang anda bisa.

3. Belajarlah bermain musik.

4. Hiduplah sederhana atau tidak melebihi kemampuan keuangan anda.

5. Maafkan diri anda sendiri. Maafkan orang lain. Demi kepentingan anda sendiri.

6. Belajarlah berenang.

7. Jangan menunda keceriaan.

8. Ambillah tanggung jawab terhadap hidup anda.

9. Ingatlah kata-kata Henry Ford : ”Apakah anda berpikir bisa atau anda berpikir anda tidak bisa, anda benar.” – maksudnya bisa dan tidak bisa ada di tangan anda sendiri.

10. Tetapkan target yang S.M.A.R.T (Specific, Measurable, Attainable, Realistic and Timely) – untuk lebih jelas dan detilnya, saya sarankan anda memiliki buku saya, dengan mengunjungiwww.menggapai-impian.com

11. Buatlah target yang kecil untuk jangka pendek dan target yang besar untuk jangka panjang.

12. Bayarlah keperluan anda pribadi pertama-tama, kemudian menabunglah minimal 10% dari penghasilan anda.

13. Ingatlah bahwa selalu ada 2 sisi untuk setiap peristiwa.

14. Sisihkan 5% dari penghasilan anda pada yang kurang beruntung.

15. Jangan melakukan pinjaman/hutang yang buruk (lihat artikel 5 Hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan).

16. Buatlah definisi anda sendiri tentang kesuksesan (lihat artikel Apa Arti Sukses Menurut Anda).

17. Jauhkan diri anda dari rokok, minuman beralkohol dan obat-obatan.

18. Ada istilah dalam bahasa Inggris : 4 R – Reduce, Reuse, Recycle, Recover.

19. Ikuti aturan emas : perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan.

20. Berolah raga secara teratur.

21. Konsumsi makanan-makanan yang sehat (anda bisa lihat juga artikel Makanan-Makanan Pembuat Awet Muda).

22. Belajarlah cara-cara melakukan pertolongan pertama.

23. Kuasai minimal 1 bahasa asing.

24. Jadilah ahli / expert untuk suatu hal.

25. Tulislah sebuah buku, atau minimal artikel.

26. Perlakukan dengan baik anak-anak maupun binatang.

27. Kenalilah sejarah dasar dan geografi – dalam hal ini Indonesia.

28. Bangunlah kecerdasan emosi anda.

29. Taruhlah kotak pertolongan pertama, baik di rumah maupun mobil anda.

30. Periksakan kesehatan badan anda secara teratur.

31. Belajarlah menerima pujian.

32. Belajarlah menerima kritikan.

33. Jadilah diri anda sendiri.

34. Jangan mengambil tindakan ketika anda emosi / marah.

35. Pilihlah pasangan hidup anda dengan hati-hati; kebahagiaanhidup anda kelak banyak berasal dari keputusan anda yang satu ini.

36. Kekhawatiran adalah hal yang membuang-buang waktu.

37. Jangan mengendarai kendaraan ketika anda sedang mabuk.

38. Jangan pernah menyerah.

39. Minumlah banyak air putih.

40. Belajarlah sesuatu hal yang baru setiap hari.

41. Teruslah merasa bersyukur atas hal-hal yang anda terima.

42. Jangan bergosip.

43. Belarlah mengenai manajemen waktu sebaik-baiknya (lihat juga artikel 7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Tidak Efektif).

44. Ikuti naluri anda.

45. Akuilah terhadap orang –orang yang membantu anda.

46. Temukan mentor.

47. Bacalah buku setiap hari.

48. Antusias juga terhadap kesuksesan orang lain sebagaimana anda merasakan kesuksesan anda sendiri.

49. Jangan menunda.

50. Buatlah daftar/list hal-hal yang harus anda lakukan.

51. Banyaklah tersenyum, juga tertawa.

52. Akuilah kesalahan anda.

53. Tetaplah mendapat informasi, apakah dengan membaca koran atau melihat berita di tv (informasi dan berita yang positif lho … :) ).

54. Meditasi. Aturlah waktu untuk menyendiri dan hening setiap hari.

55. Rapi dan teraturlah dengan hidup anda.

56. Jangan membeli barang karena barang tersebut sedang sale, padahal anda tidak terlalu membutuhkannya (lihat artikel Inilah Alasan Kenapa Anda Selalu Dililit Hutang).

57. Hargai teman-teman dan keluarga anda.

58. Pujilah orang lain jika ada kesempatan.

59. Jangan membawa diri anda terlalu serius.

60. Jika mengalami saat-saat yang sulit, ingatlah pesan “badai pasti berlalu”.

61. Jika sesuatu tidak berjalan dengan baik, ingatlah bahwa beberapa hal terlihat buruk pada saat pertama kali.

62. Ingatlah selalu bahwa kesalahan adalah batu loncatan untuk sukses. Jadi jangan takut untuk gagal.

63. Milikilah rencana.

64. Pilihlah teman-teman anda dengan bijak: 80% pengalaman hidup anda – entah itu baik atau buruk – datang dari orang-orang yang sering bersama anda.

65. Jadilah luar biasa.

66. Bertekunlah.

67. Ketahuilah kapan anda harus memotong kerugian anda (cut your losses).

68. Lakukan pekerjaan anda dengan sebaik-baiknya.

69. Ingatlah bahwa hidup bukanlah sebuah gladi.

70. Jika anda tidak mengetahui jawabannya, katakanlah demikian; kemudian anda pergi dan cari jawabannya.

71. Ingatlah bahwa satu-satunya hal konstan di dunia ini adalah perubahan.

72. Mintalah apa yang anda inginkan.

73. Buatlah nilai tambah untuk orang lain.

74. Terapkan leverage. Leverage dapat diartikan menghasilkan lebih banyak dengan sumber daya yang tetap atau lebih sedikit.

75. Bangunlah banyak sumber penghasilan, jangan mengandalkan 1 penghasilan saja.

76. Jadilah bos untuk anda sendiri : mulailah miliki bisnis pribadi.

77. Jangan tidak menepati janji, entah itu pada orang lain maupun pada diri sendiri.

78. Ujilah keyakinan anda dan tanyalah pada diri anda sendiri apakah yang anda yakini tersebut telah berjalan dengan semestinya (Maksudnya bukan keyakinan terhadap Sang Pencipta, namun misalkan keyakinan terhadap pekerjaan anda, teman wanita/pria anda, dll.).

79. Rasakan ketakutan yang anda hadapi, namun tetap lakukan hal tersebut.

80. Jangan khawatir terhadap apa yang orang-orang pikirkan terhadap anda.

81. Dengarkanlah nasihat orang lain, namun tetap buat keputusan di tangan anda sendiri.

82. Rubahlah sesuatu yang bisa anda rubah dan terimalah sesuatu yang tidak bisa anda rubah.

83. Bangunlah kreativas anda.

84. Latihlah kemampuan anda untuk lebih banyak mendengarkan.

85. Putuskan apa yang anda inginkan.

86. Fokuslah pada hal yang anda inginkan dibanding memikirkan hal-hal yang tidak anda inginkan.

87. Mulailah segera; setiap perjalanan selalu dimulai dengan langkah pertama.

88. Bersenang-senanglah.

89. Setiap kali anda jatuh, bangkitlah kembali. Orang sukses hanya bangkit 1 kali lebih banyak dari orang gagal.

90. Kejarlah mutu/keunggulan, bukan menjadi perfectionist.

91. Belajarlah untuk hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu atau masa depan.

92. Pro aktif.

93. Pilihlah ‘perang’ anda dengan bijak.

94. Jangan berdebat soal keterbatasan anda.

95. Belajarlah melihat hal-hal luar biasa pada hal-hal yang biasa.

96. Coba dengarkan nasihat dari Eleanor Roosevelt : ”Tidak ada orang yang dapat memandang rendah anda tanpa seijin anda.”

97. Temukan pekerjaan yang anda cintai.

98. Ingatlah pepatah: ”anda menangkap lebih banyak lalat dengan madu.”

99. Miliki pengetahuan tentang keuangan.

100. Isilah hidup anda dengan cinta.

Pelajaran Berharga dari Para Juara Dunia (bagian 2)

Oke, inilah lanjutannya ….

8. Memahami kelemahan anda

Setiap orang pasti memiliki kelemahan, tidak terkecuali para juara dunia. Daripada terus merengek dan meratapi kelemahannya, mereka melakukan hal-hal terbaik untuk menutupi atau meminimalkan kelemahan mereka.

9. Optimalkan kekuatan anda

Masing-masing dari kita pasti memiliki kekuatan/kelebihan tersendiri, entah itu orang yang maaf, cacat sekalipun. Para juara dunia adalah orang-orang yang berhasil memaanfatkan dengan optimal kelebihannya dalam permainan mereka. Mereka melatih kelebihan mereka terus-menerus untuk mendapatkan potensi yang maksimal sehingga mereka memiliki keunggulan lebih dibanding lawan-lawannya.

10. Kemampuan untuk selalu bangkit kembali

Saya cukup sering melihat balapan motoGP. Sebetulnya Valentino Rossi bukan favorit saya, namun saya suka melihat semangatnya ketika ia terjatuh. Beberapa kali saya melihat Rossi terjatuh dan setiap kali juga ia berusaha keras untuk bangkit dan melanjutkan perlombaan. Dari posisi paling belakang akhirnya setahap demi setahap merangkak naik ke posisi depan meskipun tidak nomer 1. Pembalap lain kemungkinan besar akan berhenti berlomba jika mendapat kecelakaan seperti itu. Tak heran, Rossi menjadi juara dunia sebanyak 7 kali.
Apa pelajaran yang bisa dipetik: seorang juara dunia mempunyai kemampuan seperti pegas (memantul), artinya setiap kali ia jatuh setiap kali juga ia akan bangkit kembali, tidak peduli seberapa keras ia terjatuh. Para juara dunia tidak meratapi kekeliruannya, mereka mengambil banyak pelajaran dari kesalahannya tersebut dan bekerja lebih keras agar kesalahannya tidak terulang.

11. Bermain dengan penuh keberanian

Sebagai syarat untuk memenangkan permainan, para juara dunia belajar untuk mengatasi rasa takutnya. Mudah-mudahan anda masih ingat kata bijak berikut ini : “musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.” Selama anda berhasil mengatasi rasa takut anda, entah itu rasa takut berbuat kesalahan atau rasa takut untuk bertindak, maka tidak ada halangan yang dapat menghentikan anda. Para juara dunia mengetahui bahwa jika mereka takut akan sesuatu, mereka akan kehilangan permainan dan kesempatan menjadi juara.

12. Mentor

Semua juara dunia mempunyai mentor (pemandu/pembimbing) dan mereka rata-rata mengatakan bahwa mereka tidak bisa menjadi juara dunia tanpa mentor yang setia mendampingi mereka memberikan bimbingan-bimbingan. Seorang mentor yang hebat akan membantu anda untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan yang anda miliki serta memberikan dorongan ‘lebih’ ketika dibutuhkan.

13. Semangat

Cobalah tanya siapa saja orang-orang yang menjadi pemenang di bidangnya, apakah mereka menyukai apa yang mereka lakukan. Dijamin jawabannya adalah mereka menikmati dengan sangat dan mempunyai semangat yang berapi-api terhadap bidang tersebut. Tanpa semangat terhadap hal-hal yang anda lakukan, sudah bisa dipastikan anda akan sulit untuk meraih kesuksesan karena anda akan menyerah ketika menemui tantangan yang berat.
Cobalah renungkan sekali lagi apa yang sedang anda lakukan saat ini. Apakah anda melakukannya dengan semangat? Jika tidak, saya merekomendasikan anda untuk segera menggantinya. Sebagai contoh, jika anda adalah seorang blogger, apakah anda menikmati menulis sebuah artikel/post? Jika tidak, jangan menjadi seorang blogger.
Melakukan sesuatu dengan semangat akan meningkatkan kemungkinan anda untuk berhasil, karena anda menikmati setiap detik proses yang anda jalani.

14. Zona opmital

Para juara dunia mengetahui zona optimalnya masing-masing dan mereka fokus berada di zona tersebut. Mereka membuat aktivitas rutin dan dengan disiplin mereka menjaga pikiran dan tubuh mereka untuk selalu berada di kondisi yang optimal. Contoh yang sederhana adalah seorang petinju. Seorang petinju harus bisa menjaga fisik berat badannya dengan disiplin agar bisa tetap berada di kelas yang seharusnya. Karena kelebihan berat badan 100 gram saja, ia bisa didiskualifikasi atau harus masuk ke kelas yang lebih tinggi.

15. Mau belajar

Anda tidak dapat menjadi juara dunia jika anda tidak memiliki sikap untuk mau terus menerus belajar. Itu berarti anda harus selalu terbuka terhadap ide-ide baru dan mau mendengarkan orang lain dengan rendah hati. Para juara dunia mengetahui bahwa untuk menjadi yang terbaik, mereka harus menjaga pikiran mereka tetap terbuka dan menyerap ilmu-ilmu layaknya sepon.
Ada pertanyaan renungan : Ingin seperti apakah anda?
- Gelas yang setengah penuh? atau
- Gelas yang setengah kosong?

Sebagai penutup, jika anda ingin menuju suatu tempat yang belum pernah anda capai sebelumnya, cara paling baik dan bijak adalah dengan mengamati, belajar dan bahkan bertanya pada orang-orang yang sudah mencapai tempat tersebut sebelumnya. Jika anda ingin menjadi blogger yang berhasil misalkan, tanyalah pada blogger-blogger seperti Mas Hengky, Mas Arief Maulana atau Mas Fadly. Jika anda ingin menjadi jagoan SEO, tanyalah pada Mas Cosa Aranda, dst.
Carilah orang-orang terbaik yang bisa anda jadikan ’role model’ di bidang yang ingin anda tekuni.

Pelajaran Berharga dari Para Juara Dunia (bagian 1)

Kita selalu tertarik dengan para juara dunia karena mereka telah berhasil melakukan apa yang kebanyakan orang tidak dapat meraihnya. Sepertinya menyenangkan melihat mereka menaiki podium dan kemudian mengekspresikan perasaannya, seolah-olah ingin mengatakan bahwa perjuangan dan pengorbanan mereka akhirnya terbayar lunas.

Bagi anda yang menyukai balap motor, disitu ada Valentino Rossi, juara dunia moto GP sebanyak 7 kali. Bagi anda yang menyukai tenis, disitu ada Roger Federer. Bagi anda yang menyukai golf, disitu ada Tiger Woods, dst.
Indonesia pun tidak kalah hebat sebetulnya, kita memiliki legenda bulu tangkis Rudi Hartono, juara 8 kali All England.

Jika kita mengamati lebih dalam tentang diri mereka, ada beberapa kesamaan sikap dan pola pikir yang selalu ada pada diri seorang juara, kita sebut saja hal itu adalah kebiasaan seorang pemenang.

Berikut adalah kebiasaan-kebiasaan tersebut :

1. Persiapan adalah kunci

Para juara dunia memahami betul bahwa persiapan adalah kunci untuk memenangkan persaingan. Mereka tahu bahwa tanpa ribuan jam yang mereka habiskan untuk berlatih, menjadi pemenang sangatlah tidak mungkin. Itulah mengapa mereka rela setiap hari berlatih berjam-jam untuk mengasah terus kemampuan mereka. Tiger Woods berlatih 1000 pukulan setiap hari. Dalam golf, 1000 pukulan kurang lebih menghabiskan waktu 8 jam.

2. Usaha ekstra

Satu milidetik dapat membuat perbedaan antara menang dan kalah. Para atlit di olimpiade mengetahui dengan pasti bahwa satu milidetik dapat membuat mereka menjadi seorang juara atau hanya runner up. Untuk menjadi yang terbaik di dunia, mereka selalu mengeluarkan usaha ekstra dalam latihan mereka dan memacu diri mereka sendiri untuk melakukan lebih dan lebih meskipun mereka telah lelah.

3. Memiliki tujuan yang harus dicapai dalam benaknya

Ada sebuah kata bijak yang mengatakan bahwa: ”Jika anda tidak dapat melihatnya, anda tidak dapat meraihnya.” Adalah sesuatu yang tidak mungkin untuk dicapai jika anda tidak mengetahui kemana dan jalan apa yang harus dilalui untuk menjadi seorang pemenang.
Juara dunia tidak mengandalkan kesempatan atau keberuntungan untuk meraih kemenangan. Mereka menjadi juara karena memiliki tujuan yang harus dicapai dalam benaknya. Mereka membuat rencana bagaimana mencapainya dan melakukan rencana tersebut dengan penuh disiplin.

4. Melakukan segala sesuatu dengan tuntas

Sekali rencana telah dibuat, mereka selalu menyelesaikan semua tugas dengan tuntas. Tidak ada kata yang namanya ”nanti dahulu”. Dengan komitmen untuk selalu menyelesaikan segala tugas sampai selesai, tidak peduli betapa berat tugas tersebut, tidak perlu diragukan lagi bahwa mereka kelak akan mencapai hasil yang luar biasa.

5. Momentum

Orang-orang yang konsisten mengetahui dengan pasti rahasia momentum. Saya mengambil perumpamaan seperti ini: Anda pernah mendorong sebuah mobil? Awalnya pasti berat, tetapi ketika mobil mulai berjalan, makin lama makin ringan anda mendorong. Anda harus tetap konsisten mendorong mobil tersebut, karena sekali anda kehilangan dorongan sebentar saja, mobil akan melambat dan anda harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membuat mobil tersebut melaju kembali.
Seorang juara dunia dapat mengidentifikasi momentumnya sehingga akhirnya dapat mengalahkan lawan mereka.

6. Bermain untuk menang

Para pemenang sejati mempunyai pola pikir bahwa mereka bermain untuk menang. Mereka mengeluarkan segenap kemampuannya. Untuk menjadi yang terbaik, mereka mengetahui bahwa mereka harus mempunyai pola pikir untuk selalu menjadi nomer satu, bukan sekedar berusaha tidak menjadi yang terakhir.

7. Ketekunan

Tanpa ketekunan, rasanya mustahil bagi siapapun untuk mencapai puncak, sebab perjalanan menuju puncak penuh dengan kerikil dan batu-batu tajam. Para juara dunia memiliki ketekunan untuk terus melaju tidak peduli seberapa banyak rintangan yang mereka hadapi. Mereka sadar bahwa jalan yang mereka lalui sangat berat, namun mereka tetap bertahan karena mereka memiliki gambaran dengan sangat jelas bahwa jika mereka tidak menyerah, mereka pasti akan mencapai puncak. Hanya tinggal masalah waktu saja.

Selasa, 03 April 2012

Pria Selingkuh Rentan Serangan Jantung

Selain kekhawatiran akan ketahuan pasangan, ada alasan lain untuk berpikir dua kali sebelum berkencan dengan selingkuhan. Serangan jantung ternyata cukup sering ditemui pada pria yang sedang berhubungan seks dengan selingkuhannya.

Risiko kematian bahkan lebih tinggi pada pria yang terkena serangan jantung saat sedang berintim-intim bukan dengan pasangan resminya.

Menurut Profesor Glenn Levine dari Baylor College of Medicine di Houston, Amerika Serikat, hubungan seks yang dilakukan bukan dengan pasangan dan di tempat yang tidak diakrabi bisa menimbulkan stres yang lebih besar. Akibatnya, serangan jantung lebih mungkin terjadi.

Diungkapkan oleh Levine, berdasarkan laporan otopsi terhadap 6.000 kasus kematian mendadak, ditemukan 0,6 persen kematian yang terjadi ketika sedang berhubungan seks. Dari jumlah tersebut, 93 persen adalah hubungan seks dengan selingkuhan.

"Aktivitas seksual adalah salah satu penyebab serangan jantung, meski risikonya hanya kurang dari satu persen," katanya.

Meski begitu, pasien penyakit jantung tidak perlu khawatir untuk berhubungan seks. "Seminggu setelah serangan jantung ringan sebenarnya sudah aman untuk berhubungan seks. Indikasinya bisa dilihat jika pasien bisa menaiki beberapa anak tangga tanpa ada nyeri dada," katanya.

Obat anti-impotensi secara umum juga aman untuk pasien yang penyakit jantungnya stabil.

Pusing Saat Berdiri, Tanda Jantung Bermasalah

Sebuah riset terbaru mengindikasikan, seseorang yang mengalami sakit kepala atau pusing ketika berdiri yang disebabkan tekanan darah turun secara tiba-tiba, memiliki risiko lebih besar mengalami gagal jantung. Dalam istilah medis kondisi ini umumnya dikenal sebagaihipotensi ortostatik.

Penelitian mengindikasikan, mereka yang memiliki hipotensi ortostatik berisiko 54 persen lebih mungkin mengalami gagal jantung ketimbang rekan-rekan mereka yang tidak memiliki tekanan darah rendah ketika berdiri. Sementara pada orang dengan hipertensi risikonya cenderung berkurang menjadi 34 persen.

"Beberapa faktor risiko dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan gagal jantung, termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, diabetes dan hipotensi ortostatik," jelas peneliti, Dr Christine DeLong Jones dari University of North Carolina, Chapel Hill.

Gagal jantung adalah suatu keadaan dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung setiap menitnya tidak mampu memenuhi kebutuhan normal tubuh. U.S. National Heart, Lung and Blood Institutemencatat hampir sekitar 5,7 juta orang di Amerika Serikat mengalami gagal jantung, dan sekitar 300.000 orang meninggal setiap tahunnya.

Peneliti mengaku tidak tahu persis bagaimana hipotensi ortostatik dapat menyebabkan gagal jantung. "Kami berspekulasi bahwa hipotensi ortostatik dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan resiko gagal jantung melalui jalur yang sama, seperti misalnya ketika hipertensi terjadi saat orang sedang tidur," tambahnya.

Dalam riset terbarunya, para peneliti melibatkan lebih dari 12.000 peserta (usia 45-64 tahun) dari empat wilayah di AS. Hampir 11 persen orang yang mengembangkan gagal jantung selama sekitar 17,5 tahun masa studi diketahui memiliki hipotensi ortostatik pada awal penelitian. Sementara mereka yang tidak memiliki hipotensi ortostatik hanya 4 persen yang mengembangkan gagal jantung.

Hubungan antara hipotensi ortostatik dan gagal jantung terlihat jelas di antara orang yang berusia 45-55 tahun. Temuan dipublikasikan pada 19 Maret 2012 dalam Hypertension.

Peneliti mengatakan, orang dengan hipotensi ortostatik yang juga memiliki hipertensi harus mengambil langkah mengontrol tekanan darah, dan memastikan kondisi jantung mereka dalam keadaan sehat.

Para ilmuwan berspekulasi, hipotensi ortostatik mungkin menjadi indikator awal perkembangan aterosklerosis - penumpukan plak di arteri - yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Namun, studi ini tidak menunjukkan bahwa hipotensi ortostatik sebagai penyebab dari gagal jantung.

Sementara itu dr Robert Myerburg, profesor kardiologi dari University of Miami Miller School of Medicine mengatakan, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa hipotensi ortostatik sebagai faktor risiko untuk gagal jantung.

"Hipotensi ortostatik dapat menyebabkan menyebabkan hilangnya kesadaran yang berujung pada kecelakaan, tapi ini bukan sesuatu yang menyebabkan serangan jantung," katanya.

Myerburg juga menyarankan untuk mengonsumsi lebih banyak cairan, khususnya untuk orang dengan hipotensi ortostatik. "Jika tidak mengganggu atau tidak menyebabkan gejala yang signifikan, Anda tak perlu mengobatinya," tambahya.

Di sisi lain, dr Tara Narula, seorang ahli jantung dari Lenox Hill Hospital, New York City, mengatakan bahwa temuan apa pun yang dapat membantu untuk mendiagnosa gagal jantung lebih dini akan sangat bermanfaat.

"Ini merupakan temuan yang menarik, dan jika hipotensi ortostatik terbukti menjadi sebab atau menyebabkan gagal jantung, kita mungkin bisa mengidentifikasi gagal jantung lebih awal dari yang kita bisa sekarang."


The World Its Mine