Kamis, 13 April 2017

5 Cara Menghindari Sakit Pinggang ..


Banyak dari kita pernah mengalami sakit pinggang (low back pain), mulai dari yang ringan hingga yang membuat kita tidak bisa berjalan. Faktanya memang sekitar 80 persen orang dewasa pernah disinggahi nyeri ini.
Karenanya tidak heran bila obat sakit pinggang, obat encok, dan nyeri beredar luas dan mudah didapatkan. Sayangnya, menurut penelitian, obat-obatan seperti ibuprofen dan tylenol tidak efektif untuk menyembuhkan sakit itu, tapi hanya sekedar menghilangkan rasa nyerinya sementara. Sedangkan pergi ke tukang pijat, chiropractor, atau ikut fisioterapi kadang tidak menuntaskan masalah.
Lalu apa yang harus kita lakukan agar tidak mengalami sakit yang mengganggu aktivitas ini? Berikut adalah 5 hal yang menurut para ahli bisa mencegah atau menjaga agar pinggang tidak semakin gampang sakit.

1. Ubahlah Cara Anda Melatih Otot Perut
Apakah Anda biasa melakukan sit up untuk membentuk otot perut? Bila ya, bisa jadi itu salah satu sumber sakit pinggang Anda, terutama bila Anda banyak duduk. Menurut Stuart McGill, ahli pengobatan low back pain di University of Waterloo, Kanada, duduk sepanjang hari menyebabkan tulang belakang melengkung. Hal yang sama terjadi saat kita melakukan sit up atau crunch, sehingga gabungan keduanya menimbulkan nyeri di pinggang.
“Sebab utama pria berusia 25 hingga 55 tahun mengalami nyeri pinggang adalah karena pelengkungan tulang belakang yang berulang,” ujar McGill.
Berlatih dengan fitness ball(Goodshoot)
Meski demikian, itu bukan alasan untuk tidak melatih otot perut. Anda bahkan bisa memperkuat otot utama tubuh sekaligus mencegah sakit pinggang. Gerakan yang disarankan McGill adalah plank dan “stir the pots”.
Plank adalah gerakan dalam posisi push up, namun kita tidak menurunkan tubuh, melainkan menahan posisi itu dengan mengencangkan otot perut. Gerakan stir the pots dilakukan dalam posisi seperti push up, namun tangan berada di atasBOLA Swiss. Lalu lukislah bentuk lingkaran di lantai menggunakan bola itu dalam satu arah, dan arah sebaliknya.

2. Bangkit dari Kursi
Kita semua tahu bahwa terlalu lama duduk tidak baik untuk kesehatan, dan buruk untuk punggung Anda. Oleh karenanya usahakan berdiri setiap 20 atau 30 menit setiap kali Anda duduk, baik saat bekerja di kantor atau nonton TV di rumah.
Ilustrasi(Thinkstockphotos)
Agar kita selalu ingat, McGill menyarankan agar kita berdiri setiap kali mendapat telpon, saat mengambil minum, berbincang dengan rekan kerja, atau saat televisi menanyangkan iklan di rumah.
Lalu lakukan gerakan ini beberapa kali dalam sehari: berdiri, angkat tangan ke atas seolah hendak menyentuh plafon dan bernafaslah dalam-dalam selama 30 detik. Gerakan ini bisa meregangkan otot pinggang dan melepaskan ketegangannya.

3. Angkat dengan Otot Pinggang, Bukan Lutut
Kita sering mendengar bahwa untuk menghindarkan sakit pinggang, kita sebaiknya jongkok saat akan mengangkat barang dan bukan membungkuk. Namun kebanyakan orang kemudian memanfaatkan otot lututnya untuk mengangkat. Padahal akan lebih aman bila otot yang dipakai adalah otot pinggang dan bokong seperti saat melakukan squat.
Cara mengangkat barang dengan benar untuk menghindari sakit pinggang(neyro2008)
Pinggang, salah satu tempat yang memiliki otot utama tubuh, akan mampu mengangkat lebih baik dibanding otot di sekitar lutut. Jadi saat Anda akan mengangkat barang, jongkoklah, luruskan punggung, dan angkat tubuh menggunakan otot  di sekitar pinggang.

4. Berjalanlah
Berjalan terdengar sebagai sesuatu yang mudah, namun banyak orang malas melakukannya. Padahal berjalan adalah salah satu cara terbaik meredakan nyeri pinggang. Hitunglah berapa sering Anda berjalan dan meregangkan otot pinggang Anda dibanding waktu yang Anda habiskan untuk duduk?
Ilustrasi berjalan kaki.(Shutterstock)
Penelitian yang dimuat di journal 'Clinical Rehabilitation' mendapati bahwa orang yang berjalan hanya dua kali seminggu selama 20 menit mengalami gejala sakit pinggang lebih sering dibanding orang yang lebih sering bangkit dari kursinya.

5. Gunakan penyangga
Anda mungkin tidak bisa menghindar dari duduk di kantor. Namun Anda bisa mengurangi kemungkinan kena sakit pinggang dengan memperbaiki posisi duduk Anda menjadi tegak. Nah, agar posisi itu bisa bertahan, AndaBOLEH menggunakan penyangga tulang belakang yang berbentuk seperti bantalan punggung atau menegakkan kursi Anda.

Lakukan Ini Jika Anda Harus Menatap Layar Komputer Sepanjang Hari ..



Entah Anda seorang penulis, atau akuntan, atau bahkan pemusik, kadang pekerjaan mengharuskan Anda duduk di belakang meja sambil menatap layar komputer sepanjang hari.
Hal ini tidak baik untuk kesehatan, terutama untuk mata Anda. Lakukan enam trik ini untuk menghindari beragam keluhan akibat terlalu lama menatap layar komputer.

1. Sempurnakan posisi meja Anda
Posisi komputer di atas meja kerja erat kaitannya dengan kesehatan mata Anda. Jika posisi meja Anda terlalu pendek, sehingga posisi komputer Anda pun demikian, Anda bisa mudah sakit punggung dan leher karena harus selalu menunduk ketika bekerja.

Hal yang sama terjadi ketika posisi meja kerja Anda terlalu tinggi. Atur posisi komputer agar sejajar dengan pandangan mata.

Jika Anda harus menunduk, upayakan tidak lebih dari 10 derajat ke bawah, demikian saran dari American Optometric Association.

2. Tetap terhidrasi
Minum air sangat penting untuk kesehatan. Selain membantu penurunan berat badan, kesadaran untuk cukup minum juga akan memaksa Anda untuk bangun dari kursi untuk mengambil air minum atau sesekali buang air kecil. Hal ini, tanpa sadar, akan membuat mata Anda beristirahat sejenak.

3. Hindari lift
Jika Anda bekerja di gedung bertingkat upayakan untuk naik-turun tangga setidaknya sebanyak dua hingga tiga lantai.

Anda perlu memaksa diri Anda berolahraga untuk mencegah otot kaku akibat terlalu lama duduk di belakang meja, juga agara peredaran darah tetap lancar.

4. Besarkan hurufnya
Ukuran huruf terlalu kecil akan memaksa Anda menyipitkan mata. Hal ini merupakan penyebab nomor satu kelelahan mata dan sakit kepala.

5. Berkediplah
Ya, kita semua pasti berkedip. Tapi ternyata, jika Anda bekerja di depan komputer, Anda harus melakukannya lebih sering lagi.

Pasalnya, saat menatap layar komputer, berarti jumlah kedipan Anda hanya sekitar sepertiga dari biasanya. Kurang berkedip adalah salah satu penyebab sindrom mata kering.

Cobalah juga untuk mengikuti aturan 20-20-20. Setiap 20 menit layangkan pandangan mata ke arah lain sejauh 20 kaki (6,1 meter)) selama 20 detik.

6. Jangan lupa untuk mengistirahatkan mata Anda
Menatap layar komputer sepanjang hari tidak hanya melemahkan penglihatan Anda, tetapi juga bisa menyebabkan gangguan yang dikenal sebagai Computer Vision Syndrome, istilah umum untuk semua masalah mata karena menatap layar komputer untuk waktu yang lama. Demikian menurut American Optometric Association.

Pergilah berjalan-jalan sore sejenak atau sekadar mengobrol dengan teman. Hindari menatap layar ponsel atau TV saat harusnya mata Anda beristirahat.

Kenali, Konsultasikan, dan Kendalikan Alergi pada Anak ..












Minimnya pengetahuan mengenai penanganan alergi terhadap anak menjadi salah satu masalah yang dihadapi banyak orangtua saat ini. Oleh karena itu, bertepatan dengan World Allergy Week, yang tahun ini jatuh pada 2-8 April 2017, Nutricia Sarihusada mengadakan kampanye Bunda Tanggap Alergi dengan 3K (Kenali, Konsultasikan, Kendalikan). Acara tersebut berlangsung di area parkir depan Gedung Sarinah, Thamrin, Minggu ( 9/4/2017) lalu.

"Tidak banyak orang tua yang tahu mengenai alergi ini dan cara penanganannya, jadi informasi yang mereka dapat kadang salah kaprah," tutur Zeinda Rismandari selaku Allergy Care Manager Sarihusada.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Nutricia Sarihusada menggelar kegiatan fun walk bertajuk "Si Kecil Tetap Ceria karena Bunda Tanggap Alergi," pada car free day. Dalam fun walk tersebut, Nutricia Sarihusada mengajak orang tua serta anak mereka untuk berjalan sebanyak 2017 langkah.

Jalan sehat dimulai dari Sarinah hingga Bundaran Hotel Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 700 peserta yang terdiri dari orangtua dan anak-anak.
Usai melakukan fun walk, acara dilanjutkan dengan talk show. Dalamsesi tersebut, NutriciaSarihusada mengundang Konsultan Alergi Imunologi Anak Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M. Kes, dan Psikolog Anak dan Keluarga Anna Surti Ariani S.Psi., M.Si., Psi sebagai pembicara.

"Sistem kekebalan pada seorang anak yang tidak normal terhadap zat yang masuk atau makanan yang masuk  ke dalam tubuh si anak, tetapi bagi orang lain zat tersebut mungkin tidak menimbulkan gejala. Ini yang disebut dengan alergi," tutur Budi.

Budi menjelaskan bahwa langkah pertama adalah kenali faktor risiko dan gejala alergi. Untuk mengetahuinya, Anda cukup mencari tahu riwayat alergi pada keluarga. Apabila salah satu anggota keluarga inti, entah itu ayah, ibu, atau saudara kandung mengidap alergi, kemungkinan anak tersebut memiliki risiko alergi yang lebih tinggi.

"Kalau kita sudah mengenalinya, harus segera dikonsultasikan ke dokter. Untuk memastikan anak kita ini betul alergi atau tidak," ungkap Budi.
Kemudian, menurut Budi, konsultasi tersebut bertujuan untuk mencari tahu jenis alergi yang diderita dan cara mengendalikannya. Sebaliknya, jika tidak dikonsultasikan, ada kemungkinan orangtua akan mendiagnosis dan mengobati secara mandiri. Hal itu justru akan memengaruhi tumbuh kembang anak atau bahkan memperparah alergi.

Selain itu, Anna menuturkan bahwa alergi tidak hanya dipengaruhi kondisi fisik, tetapi juga kondisi psikis orangtua ataupun sang anak.
"Dari sisi psikologis yang perlu kita kenali adalah sifatnya kayak gimana, sih? Dengan kita mengenali sifat anak kita, kita jadi tau jika ada perubahan dari anak kita," ungkap Anna.

Ibu Anna juga mengatakan bahwa orangtua juga harus mengenali lingkungan rumah atau tempat anak beraktivitas. Tujuannya adalah untuk mengetahui tempat mana dan seperti apa yang memengaruhi alergi anak tersebut. Tidak hanya itu saja, setiap orangtua harus bisa mengendalikan emosi dan memperhatikan sikapnya ketika alergi sang anak kambuh.

Pada 2016 lalu, kampanye Bunda Tanggap Alergi dengan 3K telah mengedukasi lebih dari 53 juta ibu di seluruh Indonesia. Kali ini, Nutricia Sarihusada berkomitmen untuk mengedukasi setiap orangtua di Indonesia secara berkelanjutan. 

Untuk memeriahkan kampanye ini, Nutricia Sarihusada juga ingin mengajak setiap ibu untuk menyerukan komitmen tanggap alergi serta fakta seputar alergi atau mengunggah foto bersama si kecil ke situs alergianak.com/tetapceria. Foto juga bisa diunggah ke akun Instagram atau Twitter. Pastikan Anda mention @alergianakID dan menyertakan tagar #TetapCeria dan #TanggapAlergi.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo sebarkan informasi bermanfaat ini dan pastikan si kecil tetap ceria! 

Tingkatkan Kualitas Seks dengan 6 Aplikasi Gawai Ini ..



Di era teknologi ini, keasyikan mengulik gawai yang canggih merupakan salah satu faktor yang sering mematikan gairah bercinta. Padahal, sebenarnya kita dapat memanfaatkan aplikasi di gawai untuk meningkatkan kembali hasrat seks bersama pasangan.
Berikut adalah 6 aplikasi yang bisa membuat Anda kembali bersemangat saat menerima ajakan bercinta dari pasangan.

- Naughty Sex Tracker
Tersedia di iOS, aplikasi gratis ini sudah termasuk HelathKit yang secara otomatis membaca dan menyimpan data dari setiap aktivitas seksual, termasuk statistik kapan, di mana, dan berapa lama, setiap sesi bercinta Anda.

- Dirty Game
Usir rasa bosan bercinta dengan melakukan permainan "Truth" atau "Dare" dari aplikasi ini. Misalnya saja menanyakan fantasi terliar pasangan atau menantangnya melakukan aksi foreplay tertentu. Permainan-permainan di aplikasi iOS ini bisa memberi efek yang besar bagi timbulnya rangsangan.

- Desire
Aplikasi yang bisa diunduh pengguna Android dan iOS ini juga berisi permainan-permainan "nakal" di tempat tidur. Anda dan pasangan bisa saling menantang melakukan permainan dalam kategori seperti "fantasy", "dress code" atau "outdoor". Bila tantangan itu berhasil dilakukan Anda akan mendapat poin yang bisa dikumpulkan.

- Kindu
Bertanya pada pasangan tentang fantasi dan hasrat terpendamnya tak selalu mudah. Apalagi jika perkawinan Anda baru seumur jagung. Aplikasi Kindu ini bisa membantu Anda menggali fantasinya. Ada sekitar 600 skenario seks yang bisa Anda dan pasangan jawab dengan memilih tombol yang tersedia.

- Sex Position 3D
Kehidupan seks Anda mulai datar dan kurang tantangan? Perbarui dengan mencontek posisi-posisi seks di aplikasi ini.

- Pocket Kamasutra
"Kitab Kamasutra" sejak lama menjadi rujukan bagi banyak orang yang ingin mengeksplorasi kehidupan seksnya lebih luas. Tapi, membawa buku ini ke tempat tidur tak selalu ide yang bagus.
Di era teknologi ini, Anda cukup mengunduhnya untuk mendapatkan saran posisi bercinta atau foreplay yang bisa memanaskan suhu ruangan dengan cepat.

Taklukkan Stres dengan Kecerdasan Emosional ..

7, 20:10 WIB

Anda dan kolega menghadapi tekanan yang sama di kantor dan setiap hari harus berjuang melawan kemacetan Jakarta untuk berangkat dan pulang kantor. Tapi, mengapa ia terlihat tetap bahagia dan tak mudah stres?

Orang yang sering menghadapi stres namun terlihat damai, mungkin saja karena ia memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Pasalnya, kecerdasan inilah yang dibutuhkan bagi penduduk urban yang tingkat stresnya tinggi.

"Tingkat penerimaan setiap orang terhadap stres berbeda-beda, ini sangat dipengaruhi oleh kecerdasan emosionalnya," kata psikolog Liza Marielly Djaprie dalam acara diskusi bertema Urban Living & Stress Management yang diadakan Kedai Kopi dan PT.Kalbe Farma di Jakarta (12/4/2017).

Ia menjelaskan, orang yang punya kecerdasan emosional cenderung akan lebih fleksibel dengan setiap kondisi yang dihadapinya.
Ada banyak komponen kecerdasan emosional, antara lain memahami emosi yang dialaminya dan mencari cara meluapkannya.

"Mereka juga lebih mudah berempati pada orang lain. Jadi tidak terlalu perfeksionis. Orang yang perfeksionis itu tuntutan terhadap dirinya juga tinggi sehingga gampang stres," kata psikolog dari Sanotarium Dharmawangsa Jakarta ini.

Kecerdasan emosional bisa dilatih sejak kecil. Liza mengatakan, karena kecerdasan ini belum masuk dalam kurikulum sekolah, seharusnya orangtua mulai mengajarkannya pada anak-anak sedini mungkin.

"Ajarkan dulu hal-hal sederhana seperti empati, jujur, mau berbagi, dan saling membantu," katanya.

Sementara pada orang dewasa, dibutuhkan kemauan dan motivasi diri untuk berubah. Mempelajari manajemen stres kepada psikolog juga membantu mengurangi stres jika efek stres dirasa sudah sangat mengganggu.

Fenomena Azan ..

azan (ilustrasi).Panggilan azan ini ternyata sangat luar biasa. Ia penuh dengan fenomena yang sangat menarik. Azan yang dilantunkan dari satu surau ke surau yang lain, dari satu masjid ke masjid lain, ternyata terus berlanjut hingga ke berbagai daerah dan negara. Ia bergerak dari timur ke barat, utara selatan, dan terus berputar tak pernah berhenti. Azan selalu sahut-menyahut dari satu tempat ke tempat lain.
Perbedaan waktu antara satu daerah dan daerah lain, dari satu negara ke negara lain, memberi manfaat yang sangat besar. Wilayah Indonesia yang terbagi dalam tiga perbedaan waktu dan terdiri atas ribuan pulau membuat azan bergerak dari ujung timur Papua hingga Sabang di Aceh.
Ketika pukul 12.00 azan Zuhur berkumandang di wilayah Indonesia bagian Timur yang diawali dari Papua, ia kemudian bergerak perlahan ke daerah sekitarnya hingga melebar sampai Pulau Maluku dan Sulawesi.
Selanjutnya, azan berkumandang di Makassar, ia akan segera disambut di wilayah Flores, Mataram, Lombok, dan Denpasar, kemudian Balikpapan, Tarakan, Samarinda, dan Banjarmasin.
Belum selesai azan didengungkan di kepulauan Kalimantan, ia akan segera disambut azan di Banyuwangi hingga Surabaya. Terus bergerak hingga sampai di Jakarta. Selanjutnya, ia makin meluas hingga Aceh.
Sebelum azan berakhir di Indonesia, ia sudah berkumandang di Malaysia.  Dalam beberapa waktu kemudian, azan mencapai New Delhi (India) dan Dacca, Bangladesh.
Begitu azan berakhir di Bangladesh, ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian, terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.
Dari Srinagar, azan bergerak makin ke barat hingga Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika dalam hitungan jam. Karena itu, kumandang keesaan Allah SWT yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudra Atlantik setelah sembilan setengah jam.
Sebelum mencapai pantai Atlantik, azan Isya sudah mulai berkumandang lagi di kepulauan Nusantara dan bergerak lagi hingga ke arah barat. Begitu terus-menerus, tak pernah berhenti. Inilah fenomena azan. Ia akan terus bergerak hingga hari kiamat tiba. Dari satu tempat menuju tempat lainnya secara estafet, ia memberikan makna bahwa selama bumi ini berputar, kalimat Allah senantiasa berkumandang di angkasa raya.

Keajaiban Azan ..

azan (ilustrasi).
Tak hanya fenomena, lafal azan yang berisi kalimat tauhid mampu menggugah sebagian pendengarnya. Dengan suara yang merdu, jernih, dan penuh penghayatan, azan mampu memberi hikmah dan hidayah bagi sekelompok orang. Beberapa di antaranya bahkan masuk Islam karena seringnya mendengar azan. Tak hanya terbatas pada waktu dan kondisi tertentu, seseorang yang dibukakan hidayah hatinya oleh Allah bisa mendengarkan suara azan kendati berada di atas ketinggian.

Itulah yang dialami Yenni Farida. Ia justru mendengar seruan azan saat berada di atas pesawat pada ketinggian sekitar 3000-3600 kaki dari permukaan laut. Konon, Neil Armstrong pernah mendengar kalimat serupa ketika sedang berada di bulan. Namun, kebenaran Neil Armstrong ini masih banyak diperdebatkan khalayak.

Tak hanya mereka, Wahyu Soeparno Putro dan Cicha Koeswoyo akhirnya memeluk Islam karena mendengar kesyahduan dan kerinduan hatinya pada kalimat tauhid itu. Bahkan, banyak mualaf lainnya yang juga akhirnya memeluk agama Islam dari azan. Inilah keajaiban azan, kalimat tauhid, penyeru umat untuk segera melaksanakan shalat.

Namun demikian, ternyata ada sekelompok orang yang 'rupanya kurang senang' dengan seruan azan ini. Bahkan, tak jarang ada yang marah dan menggugat lantunan azan yang diperdengarkan dari pengeras suara yang terdapat di menara-menara masjid, mushala, atau lainnya. Mereka merasa terusik dengan lantunan tauhid tersebut. Bahkan, hanya gara-gara pengeras suara yang mereka anggap berlebihan akhirnya merusak silaturahim di antara umat.

Itulah yang pernah dikemukakan seorang menteri di Maroko yang meminta masjid-masjid di negara Muslim itu untuk mengatur waktu kumandang azan. Menurut menteri perempuan yang bernama Nazha Shaqli itu, azan yang dikumandangkan saat waktu istirahat (Subuh) mengganggu para wisatawan. Namun, permintaan itu ditolak menteri wakaf Maroko yang menyatakan bahwa hal itu merupakan kewajiban bagi umat Islam untuk memanggil saudaranya agar segera mengerjakan shalat.

''Hanya orang-orang yang telah ditutup telinganya oleh Allah yang merasa terganggu. Apalagi, perbedaan waktu antara satu daerah dan daerah lain tentu tidak memungkinkan azan dikumandangkan secara bersamaan,'' terang Ahmad Taufik yang menjabat sebagai menteri wakaf dan agama, Maroko.
Di Indonesia pun terjadi hal serupa. Sekelompok umat Islam yang tinggal di sekitar masjid dan mushala juga ada yang merasa terganggu dengan lantunan kalimat tauhid yang diserukan oleh muazin melalui pengeras suara di masjid dan mushala.

Sebuah buku yang ditulis berdasarkan hasil diskusi kelompok anak muda Muslim mengenai azan dengan judul Islam tanpa TOA, seolah menyindir para muazin yang melantunkan kalimat tauhid sebagai pertanda waktu shalat.
Benarkah suara azan yang dilantunkan melalui pengeras suara mengganggu istirahat warga? Bukankah sesuatu yang baik harus disampaikan dan diserukan? Kurang bijaksanakah ketika Rasulullah memerintahkan Bilal untuk mengumandangkan azan di puncak menara untuk memanggil umat Islam agar segera shalat sehingga suaranya bisa terdengar di mana-mana?

Hanya orang-orang yang tertutup hatinya yang enggan menerima hidayah Allah. Mungkin, sangat tepat Allah berfirman bahwa mereka punya mata, namun tak pernah digunakan untuk melihat; punya telinga, namun tak mau mendengar; dan punya hati, namun hatinya telah tertutup. ''Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi.'' (Alfurqan ayat 44, Al-A'raf ayat 179, dan Albaqarah ayat 171). Na'udzubillah.

Semoga Allah membukakan pintu hati umat manusia sehingga lapang dada menerima firman-firman Allah. Wa Allahu A'lam.

The World Its Mine