Selasa, 10 Mei 2011

21 Things To Remember

1. No one can run your day without YOUR permission.

2. Most people will be about as happy, as they decide to be.

3. Others can stop you temporarily, but only you can do it permanently.

4. Whatever you are willing to put up with, is exactly what you will have.

5. Success stops when you do.

6. When your ship comes in…. make sure you are willing to unload it.

7. You will never have it all together.

8. Life is a journey…not a destination. Enjoy the trip!

9. The biggest lie on the planet When I get what I want I will be happy.

10. The best way to escape your problem is to solve it.

11. I’ve learned that ultimately , ‘takers’ lose and ‘givers’ win.

12. Life’s precious moments don’t have value, unless they are shared.

13. If you don’t start, it’s certain you won’t arrive.

14. We often fear the thing we want the most.

15. He or she who laughs…… lasts.

16. Yesterday was the deadline for all complaints.

17. Look for opportunities. ..not guarantees.

18. Life is what’s coming….not what was.

19. Success is getting up one more time.

20. Now is the most interesting time of all.

21. When things go wrong…..don’ t go with them.

Di mana letaknya kekuatan?

Ada kekuatan di dalam kemurahan, dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat kerana dia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan kebaikan sesama insan. Ada kekuatan di dalam kebaikan, dan orang yang baik adalah orang yang kuat kerana dia mampu melakukan yang kebaikan kepada semua orang.

Ada kekuatan di dalam cinta, dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat kerana dia mampu mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri.

Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan, dan orang tertawa gembira adalah orang yang kuat kerana ia tidak pernah gentar dengan ujian dan dugaan.

Ada kekuatan di dalam kedamaian diri, dan orang yang dirinya penuh kedamaian adalah orang yang kuat kerana dia tidak pernah tergugat dan tidak mudah diumbang-ambingkan.

Ada kekuatan di dalam kesabaran, dan orang yang sabar adalah orang yang kuat kerana dia sanggup menanggung segala sesuatu dan ia tidak pernah merasa disakiti.

Ada kekuatan di dalam kesetiaan, dan orang yang setia adalah orang yang kuat kerana dia mampu mengalahkan nafsu dan keinginan peribadi demi kesetiaannya kepada Allah dan orang lain.

Ada kekuatan di dalam kelemah lembutan, dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat kerana dia mampu menahan diri untuk tidak membalas dendam.

Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, dan orang yang mampu menguasai diri adalah orang yang kuat kerana mampu mengendalikan segala nafsu keduniawian.
Disitulah terletaknya kekuatan sejati. Dan sedarlah bahawa kita juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala masalah kita. Dimanapun juga, seberat dan serumit apapun juga.

Sesuatu dikumpulkan untuk di berikan

Seberapa tinggi anda mendaki karier.
Seberapa luas anda meraih cakrawala.
Selalu ada batas yang tak bisa dilewati.
Ini bukan batas yang menghentikan langkah;
tapi batas untuk menyesuaikan makna hidup ini.

Anda pun dapat melangkah lebih ringan.
Bila selama ini anda mengumpulkan sesuatu,
maka batas itu menuntun anda
untuk merelakannya lepas dari genggaman.

Sadarilah kapan saatnya batas itu tiba.
Meski ada jutaan dahan kayu di hutan,
seekor Pipit cukup membutuhkan sebatang ranting
untuk menggayutkan sarangnya.
Keselamatan telur-telur mereka lebih berharga
dibanding seberapa banyak ranting yang bisa dikuasai.
Bagaimana anda melihat kata “cukup”?
Apakah penting bagi anda memiliki kue sebanyak-banyaknya?
Padahal anda takkan bisa menelan lebih besar dari lubang tenggorokan.
Selalu ada batas untuk hal-hal yang anda miliki.
Namun, tiada kata cukup bila anda berkenan memberi.
Karena sesuatu yang kita raih akan berguna setelah kita memberikannya

THE WISDOM OF THREE LITTLE WORDS

Some of the most significant messages people deliver to one another

often come in just three words. When spoken or conveyed, those
statements have the power to forge new friendships, deepen old ones
and restore relationships that have cooled. The following three-word
phrases can enrich every relationship………

I’LL BE THERE
Being there for another person is the greatest gift we can give. When
we are truly present for other people, important things happen to
them and to us. We are renewed in love and friendship. We are
restored emotionally and spiritually. ‘Being there’ is at the very
core of civility.

I RESPECT YOU
Respect conveys the feeling that another person is a true equal. It
is a powerful way to affirm the importance of a relationship.

PLEASE FORGIVE ME
Many broken relationships could be restored and healed if people
would admit their mistakes and ask for forgiveness. All of us are
vulnerable to faults, foibles and failures. A man should never be
ashamed to own he has been in the wrong, which is but saying, in
other words, that he is wiser today than he was yesterday.

I THANK YOU
Gratitude is an exquisite form of courtesy. People who enjoy the
companionship of good, close friends are those who don’t take daily
courtesies for granted. They are quick to thank their friends for
their many expressions of kindness. On the other hand, people whose
circle of friends is severely constricted often do not have the
attitude of gratitude.

LET ME HELP
The best of friends see a need and try to fill it. When they spot a
hurt they do what they can to heal it. Without being asked, they
pitch in and help.

I UNDERSTAND YOU
People become closer and enjoy each other more if they feel the other
person accepts and understands them. Letting other people know in so
many little ways that you understand him or her is one of the most
powerful tools for healing your relationship.

And, certainly, last but not least
I LOVE YOU

Lima BOLA

Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 bula yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama: Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman dan spirit.

Kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang diuadara. kita aka segera mengerti bahwa ternyata ‘ PEKERJAAN ‘ hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantulkan kembali. Tetapi emapat bola lainnya Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit, terbuat dari gelas.

Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah, mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahami benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.

bagaimana caranya?

Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita spesial.

Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.

Jangan biarkan hidup kita terpuruk di masa lampau atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pasa suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.

Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.

Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.

Jangan takut mengahadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.

Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata ” tidak mungkin saya temukan”. Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untukmenjaga agar cinta tentap tumbuh adalah dengan memberi ‘sayap’.

Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan untuk merasa dihargai.

Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta yang selalu dapat kita bawa kemana pun tanpa membebani.

Dan akhirnya??
MASA LALU adalah SEJARAH
MASA DEPAN merupakan MISTERI
Dan SAAT INI adalah KARUNIA DAN PERJUANGAN…


MIMPI

Ketika kita masih muda, kita memiliki impian-impian dan harapan-harapan. Kita membayangkan banyak hal, kita terus berpikir tentang apa yang kita inginkan, apa yang kita ingin kerjakan, apa yang membuat kita bangga dan bahagia dan apa jadinya kita kemudian.

Kita bertumbuh, dan banyak hal sepertinya memiliki jalannya sendiri-sendiri. Kita menerima keberhasilan dan kegagalan kita dan maju terus. Perubahan yang cepat, kebutuhan untuk melakukan hal-hal yang penting, pekerjaan, tekanan dan kegagalan, semuanya membinasakan sebagian dari visi kita.

Banyak hal telah berubah, tapi tidak dapat mengambil alih impian kita. Kita masih harus bermimpi, membayangkan hasrat kita, keinginan kita, visi kita di masa depan, bahkan ketika kita dianggap terlalu tua untuk melakukan hal-hal seperti ini.

Kolonel Sanders memulai usahanya ketika dia berumur 60 tahun, dan mulai meraih sukses yang menyeluruh dalam usaha KFC. Hal utama bukanlah usia -apakah terlalu tua atau terlalu muda, melainkan keinginan untuk terus bermimpi, dan keberanian untuk menyadarinya.

Membayangkan dengan gamblang, membawanya dalam tidur, berpikir terus menerus mengenainya, membicarakannya, merencanakannya, menambah semua bumbu dalam mimpi-mimpi kita, hal ini akan membawa kita lebih dekat dalam merealisasikan mimpi-mimpi kita.

Entreprenership mulai dengan sebuah impian, sebuah keinginan yang sederhana akan restaurant kecil, atau bisnis pengembang real estate yang besar, atau sebuah pusat pendidikan bahasa Inggris yang sedang-sedang saja, atau hanya usaha swakarsa lainnya untuk memperoleh uang secara menyenangkan.

Kemampuan untuk bermimpi terus adalah salah satu kualitas yang baik dari umat manusia yang tidak dimiliki oleh spesies yang lain. Oleh karena itu, bermimpilah terus dan tetapkan batas akhir: buatlah menjadi impian yang besar, yang kecil, yang abadi, yang baru, yang berkaitan dengan hobby, yang merubah hidup, yang religius, yang bodoh, yang jenius, atau apapun … hanya teruslah bermimpi …. Kemudian, majulah dan kerjakan !

Hidup adalah sebuah Perjalanan

Dulu, ada seorang Kaisar yg mengatakan pada seorang penunggang kuda, bahwa jika dia bisa menjelajahi daerah seluas apapun, maka Kaisar akan memberikan kepadanya daerah seluas yg sanggup dijelajahinya itu. Kontan si penunggang kuda itu melompat ke punggung kudanya & melesat secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin.Dia melaju & terus melaju, melecuti kudanya untuk lari secepat mungkin untuk menjelajahi dataran seluas mungkin. Ketika lapar & letih, dia tidak berhenti untuk makan dan minum karena dia mau memiliki tanah yg maha seluas.

Akhirnya tiba ia pada suatu tempat setelah berhasil menjelajahi daerah cukup luas, tetapi ia sudah sangat lelah & hampir mati. Lalu dia berkata terhadap dirinya sendiri, “Mengapa aku paksa diri begitu keras untuk menguasai tanah yg seluas ini? Kini aku sudah sekarat, & hampir mati & aku hanya butuh tanah seluas 2 meter untuk menguburkan diriku sendiri.

Cerita ini mirip dgn perjalanan hidup kita. Kita cenderung memaksa diri sangat keras tiap hari untuk mencari uang, kuasa, dan keyakinan diri. Kita cenderung mengabaikan kesehatan kita, waktu bersama keluarga, dan kesempatan mengagumi keindahan di sekeliling kita, hal-hal yg ingin kita lakukan. Kita cenderung mengabaikan kehidupan rohani kita. Kita cenderung tidak memikirkan dengan serius hidup kita sesudah mati.

Anda percaya ada kehidupan sesudah mati? Suatu hari ketika kita menoleh ke belakang, kita akan melihat betapa kita tidak membutuhkan sebanyak itu, tapi kita tidak mampu memutar mundur waktu atas semua hal yg tidak sempat lakukan. Maka mulai sat ini luangkanlah waktu memikirkan sejenak hal yg akan terjadi jika kita mati kelak. Atau apa yg akan kita lakukan saat ini seandainya kita tahu bahwa kita akan meninggal dalam waktu seminggu lagi? Sebulan lagi? Setahun lagi? 10tahun lagi? Atau 40tahun lagi? Bukankah suatu hal yg menyenangkan sekaligus menyeramkan seandainya kita bisa mengetahui kapan kita akan mati? Cuma kita tidak tahu, kita semua tidak ada yg tahu.

Kita hanya bisa bersiap meninggalkan semuanya. Jalanilah hidup yg seimbang, belajarlah menghargai dan menikmati hidup ini apa adanya, dan terutama: TAHU APA YG TERPENTING DALAM HIDUPMU

The World Its Mine