Kamis, 30 Juni 2016

Bukan Usia yang Tentukan Sehat Tidaknya Kita ..

 
 
Usia kronologis alias usia yang dihitung sejak kita lahir dapat menentukan banyak hal. Salah satunya adalah faktor risiko kesehatan.

Melalui proses biologis yang terjadi dalam tubuh yang berjalan sesuai usia, dokter bisa mengetahui apakah kita berisiko menderita penyakit tertentu. Misalnya, penyakit kanker dan jantung biasanya diderita oleh orang berusia lanjut.

Berusia di atas 70 tahun? Anda rentan mengalami patah tulang dan gangguan persendian. Lalu, dari gaya hidup kita, misalnya punya kebiasaan merokok atau berolahraga, bisa diprediksi penyakit lain yang mungkin akan diderita.

Meski begitu, menurut hasil studi-studi terbaru, penyakit yang spesifik atau organ yang spesifik berdasarkan usia kronologis bukan cara terakurat untuk menentukan seberapa sehat seseorang.

Anda mungkin tahu ada orang berusia di atas 80 tahun yang tetap aktif secara fisik dan kemampuan otaknya masih prima, atau sebaliknya, orang yang baru berumur 50 tahun, tetapi sudah menderita penyakit sendi dan jantung.

Dengan kata lain, konsep usia biologis sebagai lawan dari usia kronologis semakin mendapat tempat. Usia biologis bisa diartikan sebagai usia tubuh yang sebenarnya dan ini sering tak seiring dengan usia kronologis.

Dalam laporan yang dimuat dalam jurnal PNAS, Martha McClintock, profesor biologi dan perkembangan komparatif manusia, menjelaskan model terbaru untuk menilai proses penuaan. Model ini meliputi kesehatan mental, apakah pernah mengalami patah tulang dan seberapa banyak bergerak (mobile) seseorang.

"Perlu dipikirkan kembali bahwa penuaan tidak dilihat sebagai satu jalur rel yang maju ke depan, tetapi ada jalan berbeda. Seperti delta di sungai, kita akan sampai di ujung perjalanan, tetapi jalurnya berlainan," katanya.

Sampai saat ini, para ilmuwan menilai penuaan dari penyakit yang diderita dan usia. Misalnya saja, jika Anda menderita kanker, penyakit jantung atau diabetes di usia tertentu, maka gambaran penuaan Anda akan tampak seperti apa dan risiko kematian pun dihitung berdasarkan pola tertentu.

Padahal, setiap orang merespons suatu penyakit secara berbeda. Selain dasar kesehatan, ada kombinasi antara genetik dan gaya hidup sehingga hasil akhirnya bisa berbeda.

Dari hasil penelitin itu diketahui, orang yang mobile alias selalu aktif bergerak cenderung lebih sehat sampai tua, bahkan walau orang itu tergolong gemuk.

Memang hasil studi ini belum final, tetapi bisa membuka banyak faktor lain untuk mengetahui bagaimana menjadi tua dengan sehat.

8 Kebiasaan Orang yang Jarang Sakit ..

 
 
Anda pasti pernah menyaksikan satu situasi ketika semua orang terserang pilek dan demam, ada satu orang yang tetap sehat. Jika Anda bertanya-tanya apa yang dia lakukan, sehingga bisa terhindar dari virus penyakit dan tetap bisa beraktivitas dengan bugar, di sini Anda akan menemukan jawabannya.

Suplementasi vitamin C
Meski teori yang mengatakan bahwa vitamin C dapat meningkatkan kekebalan, sudah mulai tidak lagi populer, Sam Jernigan, dari Grass Valley, CA, masih menerapkannya.
"Setiap kali saya mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuh saya, saya akan mengonsumsi 2.000 unit vitamin C hingga empat kali sehari dan hasilnya langsung terasa. Hal yang sama saya lakukan setiap kali bertemu dengan orang lain yang sedang sakit. Saya tidak lagi mengalami flu berat, kecuali sekadar pilek ringan, dalam 15 tahun ini."

Cukup tidur
"Tidur 8 sampai 10 jam setiap malam adalah resep agar saya tetap sehat," kata Amelia Narcisi, dari Radnor, PA.
Para ahli setuju, bahwa cukup tidur adalah kunci untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Penelitian menunjukkan, bahwa orang yang tidur hanya 5 sampai 6 jam semalam memiliki risiko terkena flu sebesar 30 persen sedangkan yang tidur tujuh jam, risikonya berkurang hingga sebesar 17 persen.

Perkuat mental Anda
“Ketika orang-orang di sekitar saya mengeluh tentang bagaimana penyakit menyerang mereka beberapa kali dalam setahun, saya mengatakan bahwa saya jarang sakit dan tidak ingin sakit dan bertekad tidak mau sakit. Dan tekad saya sering terbukti menjadi kenyataan, " kata Elisa Lowe, seorang perawat di Bala Cynwyd, PA.

Mengelola stres
Stres terbukti dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Jadi, jadikan manajemen stres sebagai bagian dari kehidupan Anda sehari-hari terutama jika pola hidup Anda memang penuh tekanan, saran Kathy Gruver, PhD, penulis buku The Alternative Medicine Cabinet.
"Saya sendiri mengendalikan stres dengan cara menari, meditasi harian, visualisasi, dan afirmasi," tambahnya.

Cinta kebersihan
"Saya mencuci tangan saya sepanjang waktu setiap kali bersentuhan dengan pegangan pintu dan tombol lift. Sebisa mungkin saya memakai tisu agar tidak bersentuhan langsung dengan mereka, " kata Dan Collins, staf sebuah rumah sakit di Baltimore.
"Ketika kembali ke meja kerja, saya menggunakan cairan antiseptik untuk membersihkan tangan," tambahnya.

Bersahabat dengan gym
Olahraga teratur bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membuat Anda cenderung terhindar dari infeksi saluran pernapasan atas, menurut sebuah studi dalam Journal of Sport dan Ilmu Kesehatan.
"Suami saya dan saya berolahraga setidaknya tiga kali seminggu, dan kami telah berlatih dengan seorang pelatih pribadi untuk beberapa tahun," kata Julie Michener, dari Minneapolis.
"Saya pikir, itu sebabnya saya tidak sakit bahkan ketika orang lain di kantor, semuanya sakit."

Mengurangi angkutan publik
"Ketika saya masih harus pulang-pergi kantor setiap hari, menggunakan angkutan massal, saya sering sakit. Mungkin karena saya begitu lemah dan dikelilingi oleh kuman," kata Christina Halper GORINI, dari Belmar, NJ.
"Sejak menemukan pekerjaan baru yang memungkinkan saya bekerja dari rumah, saya hampir tidak pernah sakit lagi."

Tahu kapan harus beristirahat
"Saya tidak mengalami sakit flu dalam waktu 15 tahun terakhir ini," kata Ken Montgomery, dari San Francisco."
“Jika saya menduga bahwa sesuatu yang buruk mungkin akan datang, saya akan minta waktu cuti, tidak akan pergi ke gym, dan saya akan lebih banyak tidur. Hanya perlu satu hari dan saya kembali ke normal."

Stres Menantikan Kehamilan Bisa Ganggu Kesuburan ..


Stres yang berhubungan dengan infertilitas diketahui bisa memengaruhi kualitas hubungan, dan sebuah studi menunjukkan, bahwa kondisi itu juga dapat memengaruhi keberhasilan program kesuburan.
Para peneliti melaporkan bahwa stres akibat infertilitas pada pernikahan adalah prediktor kuat dari kegagalan program kesuburan.

Selain itu, wanita yang dilaporkan sering mengalami stres dalam kehidupan perkawinan mereka—termasuk akibat dari masalah infertilitas - cenderung memerlukan lebih banyak bantuan siklus reproduksi untuk bisa hamil ketimbang wanita yang menjalani pernikahan dengan bahagia, peneliti Jacky Boivin, PhD, mengatakan kepada WebMD.

"Intinya adalah bahwa ketidaksuburan menyebabkan banyak stres dalam suatu kehidupan pernikahan, itu bisa sangat berdampak pada apakah wanita bisa cepat hamil atau tidak," kata Boivin.
Awalnya, Boivin tidak percaya bahwa stres memainkan peran penting dalam infertilitas, namun bukti yang menemukan hubungan antara keduanya mustahil diabaikan.

Dia menjelaskan, hanya saja faktor-faktor biologis seperti usia dan kualitas embrio juga penting dalam keberhasilan atau kegagalan program kesuburan.

Dan studi ini merupakan salah satu yang terbesar dalam meneliti peran stres terhadap keberhasilan atau kegagalan program kesuburan.

Boivin dan rekan peneliti Lone Schmidt, PhD, melibatkan sekitar 800 pasangan di Denmark untuk menjalani program kesuburan.

Semua peserta mengisi angket pada awal penelitian untuk menilai tingkat stres mereka. Para peneliti kemudian melihat kemungkinan kehamilan setelah satu tahun kemudian.

Selama masa studi satu tahun, peneliti menemukan, stres pada pria dampaknya jauh lebih kecil ketimbang dampak dari stres pada wanita.

Walau begitu, Boivin mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa tekanan yang berhubungan dengan infertilitas bisa memengaruhi kualitas sperma atau kesuburan pria juga.

"Selama ini kami berpikir bahwa kesuburan adalah tentang wanita dan apa yang terjadi dengan jiwa nya," kata Boivin.

"Tapi, studi ini menunjukkan bahwa tekanan atau stres dalam pernikahan bisa memengaruhi kesuburan pria juga."

Hati yang Bahagia dan Rileks Perbesar Peluang Hamil? ..


Bila Anda dan pasangan sedang merencanakan kehamilan, mungkin Anda banyak mendapat masukan dan saran dari orang di sekitar atau artikel di internet. Tak perlu bingung memilih saran mana, ketahui dulu mana yang sebetulnya hanya mitos dan mana kiat yang terbukti efektif.

1. Peluang hamil lebih besar jika kita rileks
Walau banyak orang yakin dengan saran ini, tapi sebenarnya tidak ada bukti penelitian yang menyebutkan akan ada perbedaan hasil jika kita sedang rileks atau tidak dalam menjalani program kehamilan.

Namun, stres berat memang bisa berpengaruh pada kemampuan ovulasi (pematangan dan pelepasan sel telur). Mungkin memang sebaiknya program kehamilan yang sedang dijalankan jangan terlalu dijadikan beban.

2. Bercinta siang hari dan kamar terang lebih efektif membuahkan kehamilan

Beberapa penelitian memang menyebut bahwa level sperma pria lebih tinggi di pagi hari. Tetapi mengenai apakah lampu kamar sebaiknya dimatikan atau tidak, itu tak ada kaitannya.

3. Berhubungan seks harus setiap hari

Anda bisa saja berhubungan seks 10 kali sehari dan tak akan menghasilkan kehamilan jika saat itu sedang tidak masa subur. Meski pun Anda sedang masa subur, sebenarnya juga tidak ada perbedaan keberhasilan kehamilan antara yang bercinta setiap hari dengan dua hari sekali.

4. Bila bercinta di awal masa subur bisa menghasilkan bayi laki-laki

Ada mitos yang mengatakan "sperma bayi laki-laki" berenang lebih cepat dibanding dengan sel sperma yang mengandung kromosom Y (perempuan).

5. Hobi bersepeda mengurangi jumlah sperma

Bila suami Anda adalah seorang atlet level Olimpiade atau hobi bersepeda jarak jauh, mungkin saja bisa terjadi. Teorinya, panas yang berlebih, dan desakan atau guncangan di bagian testis dapat berpengaruh pada kesuburan.

6. Banyak makan tauge meningkatkan kesuburan

Tauge adalah sayuran yang banyak mengandung vitamin E, yang salah satu manfaatnya meningkatkan kualitas sperma. Walau begitu, masih banyak sayuran lain yang tak kalah bergizi dan bermanfaat untuk kesuburan, misalnya bayam atau wortel.

Cek Kesehatan Tubuh Melalui Kondisi Kaki ..


Kaki adalah alat diagnostik yang menakjubkan bagi dokter, karena kaki bisa menilai potensi penyakit yang mungkin Anda derita.
Tapi, Anda tidak perlu menjadi seorang dokter untuk memahami apa yang dikatakan kaki tentang kesehatan Anda.  Anda hanya perlu tahu tanda-tanda peringatan seperti yang dipaparkan oleh Lance Silverman, MD di bawah ini. Lance adalah dokter ahli bedah ortopedi di Minnesota.
Jika setelah memeriksa kondisi kaki, ada kecurigaan Anda menderita penyakit tertentu, segera konfirmasikan kecurigaan itu ke dokter.

1. Kulit Kering Terkelupas
Jika kulit di sekitar tumit Anda kering, pecah-pecah, atau terkelupas, mungkin ini pertanda ada yang tidak beres dengan kelenjar tiroid Anda. Kelenjar tiroid adalah penghasil hormon tiroid yang yang mengontrol tingkat metabolisme, tekanan darah, pertumbuhan jaringan, dan fungsi saraf.
Kulit kering juga bisa disebabkan oleh masalah cuaca. Namun, jika kulit kering disertai dengan gejala kehilangan atau pertambahan berat badan tanpa sebab yang jelas, tangan terasa mati rasa, dan penglihatan kabur, sebaiknya segera bikin janji bertemu dengan dokter.

2. Ibu jari botak
Wajarnya, ibu jari kaki manusia memiliki sedikit rambut. Rambut di ibu jari kaki pria lebih banyak dan tebal dibanding rambut di ibu jari kaki wanita.
Jika rambut di ibu jari Anda rontok atau bahkan menjadi botak sama sekali, ini bisa menjadi pertanda aliran darah tidak lancar. Salah satu penyebab kekurangan darah pada kaki dan jari-jari kaki adalah penyakit arteri perifer atau peripheral artery disease (PAD).
Hati-hati, jika tidak diobati, PAD dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke, atau bahkan menyebabkan kaki harus diamputasi. Karena itu, penting untuk segera berkonsultasi pada dokter.
Anda dapat mencegah penyakit arteri perifer dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti berhenti merokok, pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan mengelola kondisi kesehatan lainnya, seperti hipertensi atau diabetes. Pasalnya, hipertensi dan diabetes dapat menjadi pemicu timbulnya penyakit arteri perifer.

3. Kaki mati rasa
Seperti kebotakan pada ibu jari, kaki mati rasa juga bisa disebabkan oleh aliran darah yang tidak lancar dan merupakan salah satu gejala PAD. Anda mungkin pernah mengalami mati rasa di kaki ketika duduk dalam satu posisi terlalu lama. Tetapi, jika mati rasa terjadi secara teratur atau saat Anda sedang aktif bergerak, itu adalah masalah yang tidak boleh Anda abaikan.
Kaki mati rasa juga dapat merupakan  gejala neuropati perifer terkait dengan diabetes tipe-2. diabetes mempersulit aliran darah ke area kaki, membuat  luka lama atau sulit sembuh, sehingga  rentan terhadap infeksi.
Jika Anda sering mengalami mati rasa di kaki dan luka yang tidak kunjung sembuh, mintalah pada dokter memeriksa kadar gula darah Anda untuk mencari kemungkinan adanya diabetes tipe-2.

4. Flek hitam di bawah  kuku kaki
Ketika jari kaki  tertimpa benda berat, biasanya akan muncul flek hitam di bawah kuku. Ini adalah hal yang normal.
Tapi, jika flek atau garis hitam muncul di bawah kuku dan Anda tidak tahu apa penyebabnya, Anda harus curiga pada kemungkinan kanker kulit melanoma.
 Gejala ini sering diabaikan menyebabkan kanker terlambat untuk diatasi. Semakin dini Anda memeriksakan diri ketika menemukan  sesuatu yang mencurigakan, semakin besar kemungkinan sembuh (jika benar dokter mengatakan itu adalah melanoma).
Selain itu, flek hitam pada kuku juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur.


5.  Nyeri kaki di pagi hari
Nyeri seperti terbakar atau linu yang terjadi saat Anda bangun pagi,  dapat menunjukkan sejumlah potensi masalah.
Pertama,  bisa saja itu gejala rheumatoid arthritis (RA), yang menyebabkan persendian terasa senut-senut.  Anda dapat mengontrol  gejala rheumatoid arthritis dengan minum obat dokter dan olahraga yang  teratur.
Nyeri kaki di waktu pagi juga bisa disebabkan oleh kram otot, karena tidur dalam posisi yang menekan otot kaki dalam waktu lama. Anda dapat mencegah kram otot kaki dengan melakukan peregangan sebelum Anda meninggalkan tempat tidur.
Kram juga bisa disebabkan oleh kekurangan kalsium, potasium dan magnesium. Perhatikan pola makan Anda dan pastikan Anda cukup minum air putih setiap hari.

3 Gejala Utama Sindrom Karpal Tunnel ..


 

Sindrom karpal tunnel mungkin masih terdengar asing di telinga, padahal sindrom ini cukup banyak diderita orang modern yang sering menggunakan gadget atau pekerjaannya sering memakai tangan.

Tidak ada penyebab tunggal sindrom karpal tunnel. Kapan pun terjadi inflamasi atau pembengkakan, saraf median akan tertekan dan menyebabkan nyeri. Wanita beresika 3 kali lebih besar menderita gangguan ini.
Beberapa kondisi yang juga memperbesar terjadinya sindrom ini adalah menderita diabetes, gout, hipotiroid, artritis, kehamilan, atau ada fraktur di pergelangan tangan.

Seringkali gejala ini tidak terjadi terus menerus, tetapi sesekali atau bisa hilang timbul dan biasanya dikaitkan dengan adanya aktivitas tertentu seperti menyetir, membaca koran, melukis dan lainnya.

Berikut adalah 3 gejala utama sindrom karpal tunnel

1. Seperti ditusuk jarum

Karpal tunnel berkembang dengan perlahan. Pada awalnya, mungkin Anda baru merasakannya pada malam hari atau bangun tidur pagi. Rasa nyerinya mirip dengan sensasi seperti ditusuk jarum di jari-jari saat tertidur. Di siang hari, Anda juga baru menyadarinya saat merasa nyeri atau kesemutan ketika memegang benda seperti buku, ponsel, atau menyetir.

2. Kelemahan

Ketika sindrom ini semakin berkembang, Anda akan mengalami kelemahan di bagian telunjuk dan dua jari, sehingga mulai sulit menggenggam objek yang cukup kecil, misalnya mengancingkan baju atau memegang perkakas.

3. Gangguan sensasi

Sindrom karpal tunnel juga menyebabkan rasa baal di tangan. Sebagian orang merasa jari-jari mereka bengkak, walau sebenarnya tidak, atau kepekaan terhadap rasa panas dan dingin berkurang.

Ini yang Terjadi pada Internet per Detik ..

Internet. Ilustrasi

Semua orang mungkin sudah tahu bahwa internet merupakan salah satu tempat paling sibuk.
Terlebih lagi pada era globalisasi seperti saat ini, dimana setiap orang membutuhkan internet untuk membantu menyemarakkan hidup dengan komunikasi lintas tempat dan waktu, belajar, serta mencari informasi yang dibutuhkan.

Dilansir laman Foxnews Rabu (29/6) dengan kesibukkan yang dirundung internet, per detik internet mampu menerima lebih dari 2000 panggilan masuk melalui Skype dan menampung 700 foto yang diunggah para pemula melalui Instagram.

Seperti yang dilaporkan Eric Brantner di Motherboard, penelusuran melalui web berkembang pesat, sebanyak 3.4 miliar orang atau 46.1 persen dari jumlah populasi di berbagai dunia online setiap detik. Rata-rata, remaja dewasa mengakses internet 27 jam seminggu.

Setiap detik internet secara kotor menampung lalu lintas telusur sebesar 35, 950 GB, sama besarnya dengan 5,800 keping kopi sekuel pertama film Lord of The Rings: The Fellowship Of The Ring yang kita tahu itu merupakan film yang tidak pendek.

Jika pada 1999, dalam sebulan indeks Google bisa diakses sebanyak 50 juta halaman, saat ini dengan teknologi yang jauh lebih maju, hal tersebut bisa dicapai dibawah satu menit.

The World Its Mine