Rabu, 10 Oktober 2012

5 Ikan Asin Paling Mewah di Dunia yang Berasal Indonesia

1.Ikan Teri Medan(Halus) 
 
Price: Rp.± 70.000Ikan teri medan yang gurih dan lezat menjadikan ikan asin ini menjadi ikan asin terfavorit diantara ikan asin lain dan menjadikan ikan ini menjadi ikan asin termahal di Indonesia.2.Ikan Asin Cumi- Cumi Price:Rp.± 47.500Ikan Cumi- Cumi adalah ikan yang familyar bagi penduduk indonesia karna ikan yang terasa gurih ini juga mudah didapat, akan terasa lebih enak jika dibuat ikan asin. Dan menjadikan ikan ini menjadi Top 2 Ikan asin.3.Ikan Teri Biasa (ITB)Price:Rp.± 32.000Ikan Teri, rasanya yang enak dan mudah didapat, juga gampang diolah membuat ikan ini berhasil menjadi peringkat ke 3 di nominasi ikan asin.4.Ikan KatambaPrice:Rp.± 30.500Ikan Ketamba, ikan yang familiar bagi beberapa orang. biasanya ikan ini mudah ditemui di pelelangan ikan (Bagian Ikan Asin). Dagingnya yang lunak juga rasanya yang enak membuat ikan ini menjadi Top 4.Video:5.Gurita AsinPrice: Rp.± 20.500Gurita, hewan yang biasa ditemukan di pinggiran pantai ini ternyata dapat dijadikan ikan asin. Rasanya lumayan jika dibandingkan ikan asin yang lain.

Pemanasan Global Memperkecil Ukuran Ikan



 Kegagalan untuk mengontrol emisi gas rumah kaca berpotensi menimbulkan dampak pada ekosistem laut yang lebih buruk dari perkiraan. Para peneliti menyatakan, pemanasan global akibat emisi gas rumah kaca berpeluang memperkecil ukuran ikan.

Pernyataan tersebut didasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan dengan melakukan pemodelan reaksi ikan terhadap rendahnya level oksigen di laut. Meningkatnya suhu air laut menyebabkan oksigen terlarut menurun. Para peneliti menggunakan data Panel Ahli Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) untuk pemodelan.

Berdasarkan pemodelan dampak meningkatnya temperatur air laut pada 600 spesies ikan antara tahun 2001 hingga 2050, diketahui bahwa dengan peningkatan suhu, ukuran ikan laut bisa berkurang antara 14 - 24 persen dari ukuran semula. 

Dr William Cheung dari University of British Columbia yang melakukan penelitian mengatakan, "Kenaikan temperatur akan meningkatkan kecepatan metabolisme ikan. Ini memicu peningkatan permintaan oksigen untuk aktivitas normal. Dengan demikian, ikan akan kehilangan oksigen untuk tumbuh saat ukuran kecil."

Penelitian juga menyimpulkan pergerakan ikan akibat pemanasan global. Menurut hasil riset itu, ikan akan bergerak menuju ke kutub dengan kecepatan 36 kilometer per dekade sebagai dampak dari meningkatnya suhu air laut.

Dr Alan Baudron dari University of Aberdeen di inggris yang tak terlibat penelitian mengatakan bahwa pengecilan ukuran ikan bisa berdampak negatif di dunia perikanan maupun kelangsungan hidup masing-masing spesies ikan itu sendiri.

"Individu yang lebih kecil memproduksi telur yang lebih sedikit dan lebih kecil. Ini akan berdampak pada potensi reproduksi ikan dan dapat mengurangi ketahanannya pada faktor lain seperti tekanan perikanan dan polusi," kata Baudron seperti dikutip BBC, Minggu (30/9/2012).

Ke depan, perlu diselidiki respon biologis tubuh terhadap peningkatan suhu. hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Climate Change.

7 hal yang Paling Banyak ditakuti Manusia


Secara umum, ketakutan-ketakutan yang banyak dialami orang berkisar pada hal-hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari, mulai dari hubungan, keluarga hingga keuangan.

Seperti dirangkum dari phobia-fear-release.com, about.com, livestrong.com berikut adalah hal-hal yang paling banyak ditakuti orang.
 
1. Takut Mati

 

Takut mati adalah ketakutan yang paling utama yang dialami manusia. Hampir semua orang tidak siap akan mati meskipun tahu kematian itu cepat atau lambat pasti datang.

Banyak orang takut dan khawatir tentang apa yang mungkin terjadi setelah kematian.
 

Untuk mengatasi rasa takut ini, penting untuk memahami bahwa hidup adalah siklus yang terdiri dari kelahiran dan kematian, keduanya merupakan dua sisi mata uang yang sama. Ketakutan yang berlebihan terhadap kematian disebut Thanatofobia.
 
2. Takut Gagal

 

Ketika mencoba sesuatu, selalu ada dua kemungkinan, yaitu berhasil atau gagal. Atychiphobia adalah ketakutan yang tak rasional terhadap kegagalan yang pada akhirnya membuat seseorang tidak mau berbuat sesuatu karena takut menemui kegagalan.

Jika fobia tetap tidak diobati, gejalanya akan terus memburuk dari waktu ke waktu. Hilangnya motivasi dan penurunan rasa percaya diri akan segera mengikuti yang dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti depresi.
 
3. Takut Ditolak

 

Setiap orang ingin kehadirannya diterima, baik oleh lingkungan maupun orang yang disayangi. Beberapa orang bahkan ada yang begitu tergantung pada pengakuan, persetujuan atau penilaian orang lain terhadap dirinya sendiri.

Orang-orang ini begitu didorong oleh kebutuhan untuk diterima sehingga kehilangan identitasnya sendiri. Beberapa orang kemudian menarik diri karena takut ditolak. Mereka ini akhirnya menjauhkan diri dari teman-teman, keluarga dan pengasuh yang merawatnya.
4. Takut Gelap

 

Kecuali untuk kepentingan tidur, hampir semua manusia yang tidak dalam kondisi tidur akan takut dengan kegelapan. Daerah-daearh gelap juga sering jadi sumber kriminalitas.

Ketakutan ini muncul dari ketidakpastian yang dihadapi karena tidak dapat melihat objek di sekitarnya dengan jelas.

Ketakutan yang berlebihan terhadap gelap disebut Lygophobia, yaitu ketakutan yang intens terhadap sesuatu yang tidak menimbulkan bahaya secara nyata.

Pada banyak kasus, ketakutan ini bercampur dengan ketakutan terhadap hantu atau sosok-sosok mistis lainnya.
5. Takut Jatuh dari Ketinggian

 

Membayangkan diri sendiri berada di ketinggian sering membuat panik dan takut. Gejalanya antara lain keringat dingin, gemetar dan mual. Ketakutan yang berlebihan terhadap ketinggian disebut Hypsiphobia
6. Takut Kehilangan Orang yang Disayangi
 

Kebersamaan bersama orang yang disayangi adalah saat-saat yang paling membahagiakan dalam hidup. Ketika tiba saatnya harus mengakhiri kebersamaan tersebut, baik karena perpisahan, perceraian ataupun kematian, banyak orang yang kemudian jatuh sedih hingga depresi.

Luangkan banyak waktu bersama keluarga dan teman-teman yang dicintai. Ketika tiba saatnya harus kehilangan mereka, maka kenangan yang indah akan tetap membuat orang yang ditinggalkan merasa bersemangat menjalani hidup.
7. Takut Miskin

Jika pernah miskin atau tumbuh di lingkungan yang miskin, orang umumnya memiliki ketakutan yang sangat kuat terhadap kemiskinan. Cara terbaik untuk memerangi kemiskinan adalah dengan mendidik diri sendiri dan mempelajari bagaimana cara mendapatkan uang.

Uang memainkan peran sentral dalam kehidupan kita dan layak menjadi perhatian. Namun ada kalanya orang begitu takut jatuh miskin dan kehilangan kekayaan. Ketakutan berlebihan ini disebut Peniaphobia.

10 Pohon Hasil Turunan Ganja

Ganja adalah bahan psikotropika yang terlarang, jangankan memiliki, memakai saja pun salah di mata hukum. Semua orang tahu ganja adalah barang terlarang namun belum tentu semua orang tahu bentuk pohon ganja. Itulah yang menjadi pertanyaan saya selama ini, bagaimana membedakan pohon ganja dengan pohon biasa. Jadi sebenarnya seperti apakah pohon ganja tersebut? Sebenarnya banyak sekali jenis-jenis dari ganja, namun dalam postingan kali ini kita mengulas 10 turunan pohon ganja yang paling top:

1. Big Bud

 

Ini adalah jenis unggul pohon ganja, dengan daun lebat, lebih banyak juga ganja yang dihasilkan. Bisa tumbuh tinggi dan cocok dikembangkan indoor. Selain itu bunganya juga indah.

2. Ice
 

Bentuknya mirip daun yang mengkristal, ini juga salah satu jenis pohon ganja yang terkenal, pernah memenangkan penghargaan Cannabis Cup tahun 1998.

3. Skunk #1

Untuk jenis ini dibudidayakan khusus di dalam ruangan.

4. Northern Lights
 

Keunggulan ganja satu ini adalah mudah ditanam, mudah tumbuh di dalam ruangan, dan sekarang sedang diteliti manfaatnya untuk kesehatan.

5. New York City Diesel
 

Ganja satu ini tumbuh baik di dalam ruangan kecuali di iklim tropis, di dalam ruangan ganja ini bisa tumbuh setinggi 4 kaki, namun di luar ruangan bisa mencapai 12 kaki.

6. Lowryder
 

Lowryder termasuk pohon ganja berukuran mini sehingga bisa ditanam di pot, tingginya cuma 12 inchi. Pertumbuhannya pun cukup cepat, 2-3 minggu fase benih, dan 30-45 hari untuk berbunga. Dan yang paling penting ganja satu ini bisa beradaptasi dimana saja.

7. Blueberry

Disebut blueberry karena menurut beberapa referensi dari internet, ketika pecandu menghirup ganja satu ini aromanya mirip blueberry, tumbuh bagus di luar ruang, namun butuh perawatan lebih.

8. AK-47
 

Kurang jelas kenapa disebut AK-47, mungkin berhubungan dengan aromanya, yang jelas ganja satu ini bisa tumbuh baik di dalam dan di luar ruangan.

9. Purple Power

Seperti semua keturunan ganja outdoor, Purple Power membutuhkan banyak matahari dan kehangatan, tetapi juga dapat tumbuh subur bahkan di cuaca kurang dapat diandalkan. Tanaman ini dapat mencapai ketinggian lebih dari 6 kaki di rumah kaca dan iklim selatan sedangkan di daerah beriklim sedang Purple Power rata-rata tumbuh sekitar 5 kaki.

10. Afghan
 

Ketika mendekati saat-saat panen tanaman ini menyebarkan bau mirip bensin, kuncupnya sendiri berminyak. diluar efek memabukkan tanaman ini diketahui berkhasiat untuk meredakan insomnia dan nyeri kronis.

Rabu, 03 Oktober 2012

PIWEJANG KARUHUN SUNDA (SANGHIYANG SIKSA KANDANG KARESIAN)

Oleh: Richadiana Kartakusumah

Naskah Sangyang Siksakanda ng Karesian berjumlah 30 lembar, ditulis pada tahun 1440 Saka (1518 M). Naskah ini disimpan di Museum Pusat dengan nomor kode Kropak 630 (Mansukrip Sunda B) Sebagian isi dari naskah dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Dasakerta

Kesejahteraan hidup dapat dicapai bila kita mampu me

melihara 10 bagian tubuh yaitu :
[*]Telinga
[*]Mata
[*]Kulit
[*]Lidah
[*]Hidung
[*]Mulut
[*]Tangan
[*]Kaki
[*]Tumbung (Dubur)
[*]Alat kelamin (Purusa)
Jika 10 bagian tubuh tersebut tidak dijaga dapat mendatangkan musibah (dora bancana) tetapi bila digunakan dengan benar dapat membawa kesejahteraan (dasa kereta). Dahulu para paraji (dukun bayi) selalu membisikan wejangan pada telinga kiri bayi sesudah dimandikan “Ulah sadengena mun lain dengekeunana” (janganlah mendengar apa apa yang tidak pantas di dengar)

2. Dasa Prebakti

Ajaran ini menuntut ketataan seseorang pada orang lain karena kedudukannya, seperti : anak taat pada orangtua, istri taat pada suami, murid taat pada guru. Ini dimaksudkan agar kehidupan bermasyarakat dan bernegara dapat berjalan dengan baik dan lancar.

3. Pancaaksara Guruning Janma

Dalam Siksakandang dituturkan : “Pancaaksara ma byakta nu katongton kawreton, kacakeuh ku indriya” (Pancaaksara adalah kenyataan yang terlihat dan teralami, serta tertangkap oleh indera). Artinya : “Pengalaman harus dijadikan sebagai pelajaran bagi manusia” dimana melalui pengalaman itu akan diperoleh hakikat dari diri manusia dan lingkungannya

4. Darma Mitutur

Wejangan ini berkaitan dengan keharusan untuk seorang untuk belajar dari pengalaman dan dalam menuntut ilmu sesepramg harus memiliki penyikapan untuk tidak memandang waktu, guru dan yang harus digurui dan harus bersikap teliti dan selektif. Darma Pitutur tersebut diuraikan melalui suatu siloka sunda kuno sebagai berikut
Tadaga kang carita hangsa (Ingin tahu tentang telaga, tanyalah angsa
Gajendra carita banen (Ingin tahu tentang hutan, tanyalah gajah)
Matsyanem carita sagarem (Ingin tahu tentang laut, tanyalah ikan)
Puspanen carita bangbarem (Ingin tahu tentang bunga, tanyalah kumbang)

5. Ngawakan Tapa di Nagara

Setiap orang harus memiliki kemampuan dan keahlian, mulai dari seorang penggembala hingga pembesar kerajaan. Pada Naskah ini, disebutkan : “Sing sawatek guna, aya na satya diguna kahuluan; eta kehna turutaneun, kena eta ngawakan tapa di nagara” (Segala keahlian yang dengan setia dilakukan untuk negara, harus ditiru, karena itu berartu melakukan tapa di negara)
Contoh dari pekerjaan dan keahlian yang bermanfaat bagi negara antaralain adalah mentri, bayangkhara, pengalasan, pelukis, pandai emas, pandai besi, penyadap, prajurit, pemanah, pemungut pajak, penangkap ikan, penyelam dll.

6. Tritangtu Di Nu Reya

Merupakan tiga sendi kemenangan dalam masyarakat yang meliputi sikap “teguh, pageuh, tuhu” dalam kebenaran, Sikap ini mutlak dilakukan demi tercapainya kesejahteraan hidup. Bila setiap orang jujur dan benar dalam menjalan tugasnya maka sejahtera di utara-selatan-barat-timur dan dimanapun yang ada dibawah langit.

7. Hidup yang pantas dan bersahaja

Setiap orang dianjurkan untuk selalu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya yaitu : “
pakeun nu tiwas kala manghurip,
emat-imeut rajeun leukeun, peda predana”
(agar tidak sengsara selama hidup, haruslah hemat dan rajin, cukup pakaian)
Sikap hidup yang bersahaja dan tidak berlebihan ini diuraikan :
“Jaga rang hees tamba tunduh,
nginum twak tamba hanaang,
nyatu tampa ponyo,
ulah urang kajongjonan.
Yatnakeun maring ku hanteu”
(Hendaknya kita tidur sekadar penghilang kantuk, minum tuak sekadar penghilang haus, makan sekadar penghilang lapar, jangan berlebihan. Ingatlah bila suatu saat kita tidak memiliki apa apa)

8. Jangan gila pujian

Dinyatakan, “lamun aya nu muji urang, suita, maka geuning urang guminta pulangkeun ka nu muji, pakeun urang nu kapentingan kku pamuji sakalih. Lamun urang daek dipuji na kadyanggantang galah dawa minambungan tuna”yang artinya : Jika ada orang yang memuji kita, lalu sadarlah, kembalikan kepada pemuji, janganlah sekali kali mengharapkan pujian orang lain. Bila kita senang dipuji, sama halnya dengan galah panjang diberi sambungan sampai tidak dapat digunakan karna terlalu panjang

9. Panca Parisuda

Panca Parisuda memiliki arti Lima Obat Penawar. Ini kaitannya dengan sikap menerima kritik “Lamun aya nu meda urang, aku sapameda sakalih” (Bila ada yang mengkritik kita, terimalah kritik orang lain itu). Anggaplah ibarat kita sedang dekil menemukan air untuk mandi, ibarat sedang lapar ada yang memberi nasi, ibarat sedang dahaga ada yang memberikan minuman. Dengan sikap tersebut dikatakannya
“Kadyangga ning galah cedek tunugalan teka” (Sama halnya dengan sodok dipapas menjadi runcing). Dengan kritik, akal budi kita akan makin kukuh dan tajam.

10. Hidup yang penuh berkah

Pelengkap hidup agar selamat dalam kehidupan dan mendapat berkah dalam hidup harus :
[*]Cermat
[*]Teliti
[*]Rajin
[*]Tekun
[*]Cukup Sandang
[*]Bersemangat
[*]Berpribadi pahlawan
[*]Bijaksana
[*]Berani Berkorban
[*]Dermawan
[*]Gesit
[*]Cekatan

11. Parigeuing dan Dasa pasanta

Dalam kehidupan masyarakat Jawa Barat tradisional ada 3 posisi yang menjadi tonggak kehidupan, yaitu Rama (Pendiri kampung dan Pemimpin masyarakat) Resi (Ulama atau Pendeta) Prabu (Raja yang memiliki kekuasaan) Dalam naskah, dianjuran agar orang berusaha memiliki wibawa seorang prabu, ucapan seorang rama dan tekad seorang resi

Makin Gemuk, Sperma Makin Sedikit

PRIA yang kegemukan ternyata punya kemungkinan tiga kali lebih besar memiliki lebih sedikit sperma dibandingkan dengan pria dengan berat tubuh normal. Hal itu disimpulkan dari studi yang disiarkan di Jurnal Fertility and Sterility dan dikutip Xinhua.

"Pria dengan bobot berat menghadapi resiko tiga kali lipat memiliki sedikit sperma motil progresif," ungkap temuan studi Dr. Ahmad O. Hammoud dari University of Utah, Salt Lake City, dan rekannya.

"Ada hubungan kuat antara kelebihan berat badan serta kegemukan dan perubahan parameter sperma," kata Hammoud dan timnya.

Kegemukan mungkin merusak kesuburan pada pria, kata para peneliti tersebut, sementara peningkatan lemak tubuh dapat memberi sumbangan pada tingkat tertosterone yang lebih rendah dan tingkat estrogen yang lebih tinggi.

Untuk mengkaji bagaimana indeks massa tubuh (BMI) mempengaruhi kualitas sperma, mereka mengevaluasi 390 pria yang berusaha menjalani perawatan kesuburan dengan pasangan mereka selama kurun waktu dua tahun.

Sebanyak 24 persen pria memiliki berat normal, sedangkan 43 persen memiliki kelebihan berat badan, dan 33 persen kegemukan. Secara keseluruhan, 10.5 persen memiliki sedikit jumlah sperma.

Prevalensi jumlah sperma yang rendah muncul saat BMI meningkat; pria kegemukan 3,3 kali lebih mungkin untuk memiliki sedikit jumlah sperma dibandingkan dengan pria dengan berat normal.

Risiko memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif juga naik sejalan dengan BMI; pria yang sangat gemuk 3,4 kali lebih mungkin dibandingkan dengan pria bertubuh normal untuk memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif.

Pria yang bertubuh sangat gemuk juga 1,6 kali lipat lebih mungkin memiliki sperma berbentuk tidak normal jika dibandingkan dengan pria yang kelebihan berat badan atau berat normal.

Kenyataan itu membuat lebih mungkin bahwa kelompok studi tersebut memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibandingkan pria pada umumnya, kata Hammoud dan rekannya.

Wanita Gemuk Riskan Terserang Kanker Ovarium

PARA wanita perlu menjaga berat badan karena mereka yang memiliki berat badan berlebihan memiliki risiko terserang kanker indung telur (ovarium) lebih tinggi dibanding dengan wanita yang tidak mengalami obesitas (kegemukan).

Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua jenis kanker ginekologi. Jenis kanker ini sulit diobati lebih awal karena pada stadium dini biasanya muncul hampir tanpa gejala. Meski demikian ada beberapa gejala yang perlu dicurigai sebagai kanker ovarium.

Pada stadium awal, gejala yang timbul berupa ganguan haid. Tetapi berbeda dengan kanker leher rahim yang bisa dideteksi dengan metode pap smear, maka belum ada cara untuk mendeteksi kanker ovarium.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab kanker ovarium. Meskipun demikian, faktor pemakaian obat secara berlebihan dicurigai dapat memicu munculnya kanker ovarium.

Selain itu, penggunaan obat-obat kesuburan dalam jangka waktu lama juga diduga dapat
meningkatkan risiko serangan penyakit tersebut. Faktor genetika bisa juga menjadi acuan karena sebanyak 10 persen penderitanya ternyata memiliki keluarga yang juga menderita kanker ovarium.

Kini, sebuah studi di Amerika Serikat (AS) mengaitkan kegemukan dengan peningkatan risiko munculnya kanker ovarium.

Studi itu melibatkan lebih dari 94.000 wanita berusia 51 hingga 71 tahun, yang dipantau selama lebih dari tujuh tahun. Hasil studi itu, seperti dikutip Reuters, menunjukkan bahwa wanita yang mengalami obesitas memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terserang kanker ovarium.

Risiko itu meningkat pada wanita yang tidak pernah melakukan terapi pengganti hormon (HRT) selama masa menopause. Studi yang dilakukan sebelumnya mengaitkan hormon yang digunakan untuk mengurangi risiko kanker ovarium.

Di antara wanita yang tidak pernah melakukan HRT, mereka yang kegemukan memiliki risiko 83 persen lebih tinggi terserang kanker ovairum dibanding wanita dengan berat badan normal.

Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Cancer itu juga menunjukkan bahwa obesitas merupakan salah satu faktor penyebab kanker ovarium yang dapat dikendalikan.

Menurut kepala peneliti dalam studi itu, Dr Michael L Leitzman dari Lembaga Kanker Nasional Amerika Serikat (AS) di Bethesda, Maryland dan Universitas Regensburg di Jerman, hasil. studi itu memberikan satu lagi alasan bagi para wanita untuk menghindari kenaikan berat badan yang tidak sehat.

"Data kami menunjukkan bahwa mempertahankan berat badan yang sehat berkaitan dengan penurunan risiko perkembangan kanker ovarium," kata Leitzmann.

Belum jelas mengapa obesitas memiliki kontribusi terhadap kanker ovarium, tetapi mungkin hal itu berkaitan dengan efek lemak tubuh yang berlebihan terhadap kadar estrogen dalam tubuh seorang wanita, kata Leitzmann dan para mitranya.

Kenyataan bahwa risiko terserang kanker ovarium itu bergantung pada penggunaan HRT mendukung teori ini.

Studi itu juga menemukan kaitan antara obesitas pada usia 18 tahun dan peningkatan risiko terserang kanker ovarium pada usia lebih tua ?- sebuah kaitan yang bahkan lebih kuat dibanding kaitan antara kegemukan pada usia lebih lanjut dan kanker ovarium.

Berat badan pada usia remaja mungkin lebih relevan dengan kanker ovarium dibanding berat badan pada usia lebih lanjut.

Penelitian lain yang di lakukan para ilmuwan di AS juga menunjukkan bahwa perempuan yang mengalami obesitas lebih rentan terkena kanker ovarium ganas.

Obesitas memang meningkatkan risiko perkembangan beberapa jenis kanker, tetapi riset itu mengungkapkan bahwa jaringan lemak berpengaruh terhadap perkembangan tumor.

Menurut hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Cancer itu, sel lemak yang menghasilkan hormon atau protein membuat kanker ovarium berkembang lebih pesat.

Kepala penelitian, Dr Andrew Li mengatakan penelitian itu melibatkan 216 perempuan yang menderita kanker ovarium epithelial, jenis kanker ovarium yang paling banyak ditemui, atau sekitar 90 persen dari seluruh kasus.

Penelitian itu membandingkan 35 perempuan yang mengalami obesitas dengan 108 perempuan yang memiliki berat badan normal untuk melihat perbedaan signifikan dalam kemunculan kanker.

Ternyata, obesitas berpengaruh pada ketahanan tubuh. Mereka yang mengalami obesitas, sel kankernya bisa timbul lagi setelah melakukan pengobatan dan berisiko pada kematian.

Untuk mengenali kanker ovarium, The American Cancer Society mengumumkan hasil konsesus para ahli kanker tentang gejala kanker ovarium. Gejala tersebut antara lain bengkak-bengkak di tubuh, rasa sakit di bagian perut dan panggul,kehilangan napsu makan, sering buang air kecil dan nyeri saat bersenggama.

Sering buang air kecil terjadi jika jika tumor sudah menekan rektum atau kandung kemih. Dapat juga terjadi peregangan atau penekanan di daerah panggul yang menyebabkan nyeri.

Situs rumah sakit Kanker Dharmais menyebutkan pada stadium lanjut gejala yang terjadi berhubungan dengan asites (penimbunan cairan dalam rongga perut) penyebaran ke omentum (lemak perut) dan organ-organ di dalam rongga perut lain seperti usus dan hati. Gejala yang tampak, seperti perut membuncit, kembung, mual, gangguan nafsu makan, gangguan buang air besar dan buang air kecil.

Jika menemukan gejala tersebut, maka penderita harus segera ke dokter untuk pemeriksaan lanjutan guna mendeteksi kista atau pembesaran ovarium.

Pemeriksaan dianjurkan pada wanita yang memiliki faktor risiko tinggi, yakni wanita yang mendapat haid pertama lebih awal dan menopause lebih lambat, tidak pernah atau sulit hamil, ada riwayat kanker ovarium dalam keluarga, serta wanita penderita kanker payudara dan kanker usus.

Penderita kanker ovarium di Indonesia dilaporkan terus meningkat setiap tahun.

Kanker ovarium akan jauh lebih mudah disembuhkan bila keberadaanya diketahui pada tahap awal pertumbuhan.

The World Its Mine