Kamis, 06 September 2012

Tips Memilih Tas Punggung Buat Anak



Tas punggung yang sesuai akan membuat anak nyaman membawa buku-buku sekolahnya.
Saya sering tidak mengerti mengapa buku-buku pelajaran anak sekolah sekarang dibikin "menarik". Dengan menggunakan kertas HVS, buku pelajaran menjadi lebih berat dibandingkan dengan kertas koran. Padahal, sehari bisa empat sampai lima buku pelajaran harus dibawa. Itu belum termasuk dengan buku tulisnya yang untuk setiap mata pelajaran perlu lebih dari satu. Nah, untuk membawa itu semua butuh tas yang mampu menahannya agar nyaman dibawa.
  • Pertimbangkan ukurannya, sehingga pas dengan tubuh anak. Bila perlu, dijajal dulu. 
  • Agar distribusi beban merata sehingga tidak hanya terpusat di bahu, pilihlah tas yang selain memiliki cangklongan di pundak juga yang ada tali di pinggang atau dada. Tali itu berfungsi menstabilkan keseimbangan badan yang juga perlu mendapat perhatian. Pasalnya, tas jenis ini membuat tubuh bagian atas menjadi lebih berat. Hal ini mempengaruhi keseimbangan. Tanpa keseimbangan yang baik, anak lebih mudah jatuh. Berbeda dengan prajurit militer, anak-anak tidak dianjurkan menggunakan tas punggung sambil melakukan kegiatan seperti bermain sepatu roda, skateboard, atau kegiatan lain yang membutuhkan keseimbangan.
  • Pilih cangklongan yang lebar dan berbantalan lunak. Tali yang sempit akan menekan bahu. Bukan tidak mungkin malah dapat mengganggu kelancaran peredaran darah. Cangklongan sebaiknya juga dapat diatur sesuai ukuran tubuh si anak. Kalau terlalu longgar, akan menyebabkan tas punggung bergoyang-goyang atau berpindah posisi. Selain tidak nyaman, itu bisa memunculkan sakit otot leher dan punggung. Sebaliknya, tali bahu yang terlalu kencang bisa bikin sesak napas. Jarak antara tali sebaiknya tidak terlalu sempit hingga seakan menjepit leher. Namun, terlalu lebar pun akan membebani tulang sendi lengan.
  • Pilih juga tas yang berbahan ringan. Pada bagian tas yang menempel di punggung sebaiknya dilengkapi bantalan. Gunanya untuk mencegah benda-benda keras dan tajam menghantam atau menusuk punggung. Masih soal bahan tas, pilihlah yang mudah dibersihkan. Meskipun ringan, tas punggung harus cukup kuat. Untuk itu perhatikan kekuatan tali, bahan, maupun jahitannya.
  • Tas punggung harus memiliki beberapa kantung (kompartemen) terpisah. Kompartemen yang terpisah-pisah membuat barang mudah diatur secara menyebar. Ada tas yang kompartemennya cukup lengkap. Mulai dari bagian untuk buku, jaring bertali untuk botol minuman, kantung-kantung kecil untuk dompet uang receh, gantungan kunci, bahkan untuk pemutar CD dan disket.
Semoga anak Anda memperoleh tas punggung yang sesuai dan nyaman dipakai.

5 Hal Penting tentang Kadaluarsa Makanan

img
Makanan yang dikemas biasanya disertakan tanggal kadaluarsa pada label makanan. Sebelum mengolah kembali makanan kemasan yang ada di dalam kulkas Anda sebaiknya cek ulang labelnya dan kondisinya.

Peringatan yang diberikan oleh Health Canada beberapa waktu lalu, menginformasikan pada konsumen tentang tanggal kadaluarsa pada makanan yang disimpan dalam kulkas atau lemari makanan. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang tingkat kesegaran produk makanan.

1.Bagaimana kualitas produk setelah kemasan dibuka?
Tanggal kadaluarsa pada kemasan makanan bertujuan untuk memberi info tentang kesegaran dan masa simpan produk. Namun setelah kemasan dibuka tidak menjamin kualitas rasa, tekstur dan nilai gizi makanan tetap terjaga.

2. Pentingkah tanggal kadaluarsa?
Informasi tanggal kadaluarsa makanan sangat penting, karena jika digunakan sebelum tanggal yang ditentukan akan mendapatkan nilai gizi yang lebih baik.

3.Bagaimana jika aroma makanan tidak enak?
Kadaluarsa biasanya ditunjukkan dengan bau yang tidak sedap pada makanan. Jika ingin menggunakan kembali makanan yang sudah disimpan dalam lemari makanan dan Anda merasa ragu untuk memakainya, sebaiknya segera dibuang.

4.Makanan beku dapat memperpanjang tanggal kadaluarsa?
Canadian Partnership for Consumer Food Safety, menyatakan proses pembekuan makanan dapat menghentikan pertumbuhan bakteri sehingga dapat memperpanjang masa simpan makanan. Lamanya masa simpan makanan yang dibekukan tergantung jenis makanannya.

5.Apakah makanan selalu dibubuhi tanggal kadaluarsa?
Tidak semua makanan diberikan label peringatan. Seperti pada US Food and Drug Administration tidak mengharuskan perusahaan makanan menyertakan tanggal kadaluarsa, meskipun hukum di Amerika Serikat menyatakan bahwa makanan yang dijual harus sehat dan layak dikonsumsi 

Fakta- Fakta Tentang Alergi Makanan

 
Lebih baik lakukan tes yang dilakukan dokter. 

Untuk mendapatkan informasi tentang mengapa begitu banyak orang yang memiliki alergi makanan, Stephen I. Wasserman, MD, seorang profesor kedokteran dan peneliti di University of California, San Diego, dan peneliti American Academy of Allergy, Asma, dan Imunologi mengemukakan pendapatnya.

Apa yang berada di balik meningkatknya alergi makanan?
Ada banyak teori yang berbeda. Salah satunya adalah hipotesis kebersihan, yang mencatat bahwa karena kita tumbuh di lingkungan yang lebih bersih, sistem kekebalan tubuh kita tidak dididik benar dan mulai bereaksi berlebihan terhadap hal-hal yang berbahaya.

Teori lain adalah bahwa orang-orang yang dihadapkan pada lebih banyak makanan baru sekarang sudah menjadi komunitas yang lebih internasional, sehingga kemudian muncul keyakinan bahwa dengan menghindari makanan seperti kacang-kacangan di usia muda, maka orang akan bisa tahan dengan makanan tersebut ketika merasakannya di kemudian hari.  Apapun alasannya, penting untuk diketahui bahwa Anda bisa menjadi alergi makanan saat dewasa.


Seorang ahli alergi dapat memberikan Anda tes darah untuk mengukur IgE antibodi – zat yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh sebagai respons terhadap alergen – terhadap telur, udang, kacang tanah, kacang pohon, kedelai, dan pemicu tersangka lainnya.

Beberapa dokter melakukan tes kulit, seperti yang mereka lakukan untuk mereka yang alergi gandum, tapi itu sedikit rumit untuk makanan karena kadang-kadang hanya makanan segar, bukan ekstrak, yang akan menimbulkan reaksi.

Tes darah dan kulit dianggap sama-sama bisa diandalkan – tetapi Anda tidak bisa hanya bergantung pada hasil tes. Banyak orang akan menghasilkan positif terhadap makanan tertentu, tetapi mereka masih bisa makan makanan itu tanpa masalah.

Dapatkah berat badan yang tidak menentu, masalah pencernaan, atau kelelahan merupakan gejala alergi makanan?
Tidak. Alergi makanan biasanya berhubungan dengan gatal, ruam, gatal-gatal, atau, dalam kasus yang parah, pembengkakan pada mulut dan lidah, kesulitan bernapas, atau tekanan darah rendah. Masalah pencernaan, kelelahan, atau kenaikan berat badan bukan merupakan gejala dari alergi makanan. Orang-orang dengan gejala-gejala ini mungkin memiliki intoleransi laktosa atau gluten (intoleransi adalah respon pencernaan, bukan respon kekebalan), sindrom iritasi usus, depresi, stres, atau masalah medis lainnya.


Apakah benar orang-orang yang memiliki alergi terhadap suatu makanan, mengonsumsi makanan yang membuat mereka alergi dalam jumlah sedikit hanya untuk membangun suatu toleransi?
Ya, beberapa dokter mulai melakukan desensitisasi oral, tapi masih eksperimental. Hal ini juga sangat berisiko, jadi ini bukan sesuatu untuk dicoba di rumah! Para peneliti juga bekerja pada pengembangan vaksin kacang-alergi. Ini penelitian yang menarik, dan ada kemungkinan keberhasilan yang nyata, tetapi hal ini tidak mungkin akan tersedia dalam lima tahun ke depan. Sementara itu, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah mengetahui apa yang Anda alergi dan menghindarinya. 

Idul Fitri 1433 H












Segelas Susu Penuh Makna


Suatu hari, seorang anak miskin yang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya merasa sangat lapar, tapi dia hanya mempunyai uang satu sen. Ia memutuskan untuk meminta makan di rumah berikutnya, namun segera kehilangan keberaniannya ketika seorang gadis cantik telah membukakan pintu. Sebagai gantinya ia minta air. 
Gadis itu melihat bahwa si anak kecil tersebut tampak kelaparan, ia lalu membawakannya segelas besar susu. anak itupun meminumnya perlahan-lahan.
Berapa harus kubayar segelas susu ini? kata anak itu.
Kau tidak harus membayar apa-apa, jawab si gadis. Ibu melarangku menerima pembayaran atas kebaikan yang ku lakukan.
Bila demikian, kuucapkan terima kasih banyak dari lubuk hatiku.

Howard Kelly (nama si anak miskin tersebut) lalu meninggalkan rumah itu. Ia tidak saja merasa lebih kuat badannya, tapi keyakinannya kepada Tuhan dan kepercayaannya pada sesama manusia menjadi semakin mantap. Sebelumnya ia telah merasa putus asa dan hendak menyerah pada nasib.

Beberapa tahun kemudian gadis itu menderita sakit parah. Para dokter setempat merasa kebingungan sewaktu mendiagnosa penyakitnya. Mereka lalu mengirimnyake kota besar dan mengundang beberapa dokter ahli untuk mempelajari penyakit langka si pasien, Dokter Howard Kelly akhirnya dipanggil ke ruang konsultasi untuk dimintai pendapatnya.
Ketika mendengar nama kota asal si pasien, terlihat pancaran aneh di mata Dokter Kelly. Ia segera bangkit lalu berjalan di lorong rumah sakit dengan berpakaian dokter untuk menemui si pasien. Dokter Kelly segera mengenali wanita sakit itu. Ia lalu kembali ke ruang konsultasi dengan tekad untuk menyelamatkan nyawanya.

Sejak hari itu Dokter Kelly memberikan perhatian khusus pada kasus si pasien. Setelah dirawat cukup lama, akhirnya si pasien bisa disembuhkan. Dokter Kelly meminta kepada bagian keuangan agar tagihan rumah sakit diajukan kepadanya dahulu untuk disetujui sebelum diserahkan kepada pasien. Nota tagihan pun kemudian dikirimkan ke kantor Dokter Kelly. Ia mengamati sejenak lalu menuliskan sesuatu dipinggirnya. Tagihan tersebut kemudian dikirimkan ke kamar pasien. Si Pasien takut membuka amplop karena yakin bahwa untuk dapat melunasinya ia harus menghabiskan sisa umurnya.
Akhirnya, tagihan itu dibuka dan pandangannya segera tertuju pada tulisan di pinggir tagihan itu.

Telah dibayar lunas dengan segelas susu. 
Tertanda

Dr Howard Kellly

Air mata bahagia membanjiri mata si pasien. Ia berkata dalam hati, Terima kasih Tuhan, Cinta-Mu tersebar luas lewat hati dan tangan manusia. 

from KUMON

Kentang dan Dendam


Suatu waktu, ada seorang guru SMP yang meminta murid-muridnya untuk membawa satu kantung plastik ke sekolah. Kemudian, dia meminta setiap anak untuk memasukkan satu kentang berukuran kelereng yang telah disediakan kedalam kantung untuk setiap orang yang berbuat salah pada mereka dan tak mau mereka maafkan. kantung itu harus mereka bawa selama satu minggu.

Anak-anak diminta menuliskan nama orang itu dan tanggal kejadian pada kulit kentang. Dan kantung tersebut harus dibawa kemanapun mereka pergi selama satu minggu penuh. Kantung itu, harus berada di sisi mereka saat tidur, di letakkan di meja saat mereka belajar, dan ditenteng saat berjalan. Menjadikan kantung itu sebagai teman mereka. Ada beberapa anak yang memiliki kantung yang ringan, namun tidak sedikit juga yang memiliki plastik kelebihan beban.

Hari berganti hari, kentang itu makin membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Hampir semua anak mengeluh dengan pekerjaan ini. Akhirnya, waktu satu minggu itupun selesai. Dan semua anak, agaknya banyak yang memilih untuk membuangnya daripada menyimpannya terus menerus.

Saat kita tidak mau memaafkan seseorang, maka itu seperti kita sedang membawa beban. Iya, membawa beban di hati kita. Memberi maaf adalah lebih mudah dan ringan daripada membawa beban yang akan memperlambat pikiran juga gerak kita. Iya, memperlambat pikiran yang seharusnya memkirkan hal lain, harus terisi sebagian oleh siapa dan kenapa kita tidak memberi maaf.

Saat kita menyimpan dan memendam kemarahan, dendam, maka sebenarnya kita sedang membawa kebusukan dihati kita. Akan ada perasaan berat, tertekan, juga kegalauan menyelimuti hati kita. Dan ini adalah suatu penyakit.

Segala sesuatu yang busuk, jika tidak segera dibuang, maka pada saatnya nanti akan dibuang beserta wadahnya. Begitu pula dengan kita, jika kebencian itu tidak segera dibuang dari hati kita, maka kitalah yang akan terpinggirkan dari sekeliling kita.

Mungkin kita berpikir, memaafkan adalah hadiah bagi orang yang kita beri maaf. Namun, harus kita sadari, bahwa pemberian itu, adalah juga hadiah buat diri kita sendiri. Hadiah untuk sebuah kebebasan. Kebebasan dari rasa tertekan, rasa dendam, rasa amarah, dan kedegilan hati. 

from KUMON

Sandaran Masa Depan


lkisah, ada seorang anak yang bertanya pada ibunya, "Ibu, temanku tadi cerita kalau ibunya selalu membiarkan tangannya sendiri digigit nyamuk sampai nyamuk itu kenyang supaya ia tak menggigit temanku. Apa ibu juga akan berbuat yang sama?"Sang ibu tertawa dan menjawab terus terang, : Tidak. Tapi, Ibu akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam supaya tidak sempat menggigit kamu atau keluarga kita."

Mendengar jawaban itu, si anak tersenyum dan kembali meneruskan kegiatan bermainnya. Tak berapa lama kemudian, si anak kembali berpaling pada ibunya. Ternyata mendadak ia teringat sesuatu. "Terus Bu, aku waktu itu pernah dengar cerita ada ibu yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan kenyang. Kalau ibu bagaimana?" Anak itu mengajukan pertanyaan yang hampir sama.

Kali ini sang ibu menjawab dengan suara lebih tegas, "Ibu akan bekerja keras agar kita semua bisa makan sampai kenyang. Jadi, kamu tidak harus sulit menelan karena melihat ibumu menahan lapar."

Si anak kembali tersenyum, dan lalu memeluk ibunya dengan penuh kasih sayang. : Terima Kasih, Ibu. Aku bisa selalu bersandar pada Ibu. "Sembari mengusap-usap rambut anaknya, sang Ibu membalas, "Tidak, Nak! Tapi Ibu akan mendidikmu supaya bisa berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, agar kamu nantinya tidak sampai jatuh tersungkur ketika Ibu sudah tidak ada lagi di sisimu. Karena tidak selamanya Ibu bisa mendampingimu."

Ada beberapa banyak orangtua diantara kita yang sering kali merasa rela berkornban diri demi sang buah hati?Tidak sadarkah kita bahwa sikap seperti itu bisa menumpulkan mental pemberani si anak?

Jadi, adalah bijak bila semua orangtua tidak hanya menjadikan dirinya tempat bersandar bagi buah hati mereka, melainkan juga membuat sandaran itu tidak lagi diperlukan di kemudian hari. Adalah bijak jika para orangtua membentuk anak-anaknya sebagai pribadi mandiri kelak di saat orangtua itu sendiri tidak bisa lagi mendampingi anak-anaknya di dunia.

from KUMON

The World Its Mine